Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Potensi Dan Karakteristik Limbah Padat Fly Ash Dan Bottom Ash Hasil Pembakaran Batubara PT. Bakti Nugraha Yuda Energy Terhadap Kuat Tekan Paving Block Enda Kartika Sari; Yuliantini Eka Putri; Lindawati Lindawati; Ferry Desromi; Revianty Nurmeyliandari
Jurnal Deformasi Vol. 8 No. 1 (2023): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v8i1.11302

Abstract

PT. Bakti Nugraha Yuda Energy memiliki pembangkit tenaga uap dengan menggunakan batubara sebagai bahan bakar utama. Limbah Hasil Pembakaran Batubara (LHPB) terus bertambah tetapi terbatas penyimpanannya. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi potensi dan karakteristik limbah hasil pembakaran batubara yang dihasilkan dan potensinya untuk paving block. Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui kadar penggunaan fly ash dan bottom ash yang optimal untuk paving block dan karakteristiknya. Metode yang dilakukan berupa survey langsung. Data yangdari pengujian langsung di laboratorium terhadap kuat tekan paving block pada  campuran fly ash dan bottom ash. Data sekunder berupa data karakteristik fly ash dan botom ash dan literatur lainnya. Dari pengujian, kuat tekan tertinggi pada paving block pada subtitusi fly ash dan bottom ash 30 % sebesar 105.38 MPa. Peningkatan kuat tekan terjadi akibat kandungan silika yang tinggi yang terdapat pada fly ash dan bottom ash. Karakteristik batubara di PLTU  PT. Bakti Nugraha Yuda Energy adalah silika dan besi sebagai unsur kandungan utama, dan usur lainnya yaitu aluminium, kalsium, titanium dan kalium. Fly ash dan bottom ash memiliki kandungan mineral yang tinggi yaitu didominasi oleh phasa quartz 61,8% dengan struktur kristal trigonal (hexagonal axes).
Pelatihan penggunaan primavera dalam pengabdian masyarakat : meningkatkan efisiensi sistem informasi manajemen konstruksi Revianty Nurmeyliandari; Febriyanti Panjaitan; Mukhlis Nahriri Bastam; Ratih Baniva; Saskia Malikha Putri
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.23238

Abstract

Abstrak Kurangnya pemahaman karyawan tentang konsep manajemen proyek dan penggunakan Primavera menurunkan efisiensi proyek, terutama dalam perencanaan dan pengambilan keputusan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam tentang konsep-konsep manajemen proyek dan mengembangkan keterampilan praktis dalam menggunakan aplikasi Primavera. Direktur CV KEINARRA menyadari pentingnya meningkatkan efisiensi dalam manajemen proyek, sehingga tim pengabdian diberi tugas untuk melatih sejumlah karyawan, terutama dalam penguasaan aplikasi Primavera. Metode pelatihan meliputi demonstrasi praktis, dan latihan langsung dengan studi kasus yang relevan. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta, dengan nilai pretest rata-rata sebesar 68.79% dan posttest sebesar 88.46%. Peserta mampu merancang jadwal proyek yang realistis, mengelola sumber daya dengan lebih efektif, dan membuat keputusan yang lebih baik dalam menghadapi perubahan dan risiko. Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan untuk memperkuat kolaborasi tim, membangun kemampuan analitis, dan meningkatkan kualitas serta kesuksesan keseluruhan proyek konstruksi yang mereka kelola. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini tidak hanya memberikan pengetahuan baru kepada peserta, tetapi juga memastikan bahwa mereka dapat mengimplementasikan langsung materi yang telah dipelajari, sehingga membantu meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan proyek di CV KEINARRA. Kata kunci: sistem informasi; manajemen proyek; penjadwalan; primavera; pelatihan Abstract The lack of employee understanding of project management and Primavera software hinders project efficiency, especially in planning and decision-making. This community service activity aims to provide a deep understanding of project management concepts and develop practical skills using the Primavera application. The director of CV KEINARRA recognizes the importance of improving project management efficiency; thus, the service team is tasked with training several employees, especially in mastering the Primavera application. Training methods include practical demonstrations and hands-on exercises with relevant case studies. The results show a significant improvement in participants' understanding, with an average pretest score of 68.79% and a posttest score of 88.46%. Participants are able to design realistic project schedules, manage resources more effectively, and make better decisions when facing changes and risks. Additionally, this training aims to strengthen team collaboration, build analytical skills, and enhance the quality and overall success of the construction projects they manage. Thus, this community service activity not only provides new knowledge to participants but also ensures they can directly implement the learned material, thereby improving the efficiency and effectiveness of project management at CV KEINARRA. Keywords: information system; project management; scheduling; primavera; training
Transformasi sanitasi lingkungan melalui perancangan infrastruktur IPAL komunal bagi masyarakat kawasan bantaran sungai musi, Kelurahan Gandus Debby Sinta Devi; Revianty Nurmeyliandari; Fathoni Usman; Ratih Baniva; Sumi Amariena Hamim
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 3 (2026): June (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i3.39719

Abstract

Abstrak Kegiatan pengabdian masyarakat ini difokuskan pada penyediaan bantuan desain infrastruktur sanitasi tepat guna untuk menangani limbah domestik di Kelurahan Gandus, Kota Palembang. Urgensi perancangan ini didasari oleh kondisi geografis wilayah yang berada di kawasan bantaran sungai, di mana limbah domestik yang tidak terkelola berisiko tinggi mencemari badan air secara langsung dan merusak ekosistem perairan sungai. Perancangan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal ini menjadi solusi strategis dalam meminimalisir pencemaran lingkungan pada pemukiman padat penduduk tersebut. Sistem ini dirancang untuk melayani kebutuhan sanitasi bagi 67 (KK) dengan kapasitas volume efektif reaktor sebesar 27.200 liter (27,2 m3 /IPAL) guna memastikan air buangan memenuhi baku mutu sebelum dialirkan. Desain teknis yang diterapkan mengadopsi sistem pengolahan biologis anaerobik yang mengintegrasikan empat kompartemen utama yaitu bak pengendapan dengan sistem Anaerobic Baffled Reactor (ABR) pada tahap awal, diikuti dengan dua tahap biofilter menggunakan media bioball dan media batu pecah untuk mengoptimalkan degradasi polutan organik. Struktur unit pengolahan ini memiliki dimensi total panjang 900 cm, lebar 200 cm, dan tinggi 200 cm. Berdasarkan pertimbangan kemudahan operasional dan efisiensi pemeliharaan bagi warga setempat, air hasil pengolahan akhir diarahkan untuk langsung dialirkan menuju sistem drainase lingkungan atau badan air terdekat. Diharapkan implementasi rancangan ini dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pelestarian ekosistem sungai serta peningkatan derajat kesehatan masyarakat di wilayah Kelurahan Gandus. Kata kunci: IPAL komunal; sistem anaerobik; sanitasi bantaran sungai; kelurahan gandus. Abstract This community service initiative focuses on providing design assistance for appropriate sanitation infrastructure to manage domestic wastewater in Gandus Village, Palembang City. The urgency of this design stems from the area’s geographical location along a riverbank, where unmanaged domestic wastewater poses a high risk of directly polluting water bodies and damaging the river’s aquatic ecosystem. The design of this Community Wastewater Treatment Plant (WWTP) serves as a strategic solution to minimize environmental pollution in this densely populated residential area. This system is designed to meet the sanitation needs of 67 households (HH) with an effective reactor volume capacity of 27,200 liters (27.2 m³ / WWTP) to ensure that effluent meets quality standards before discharge. The technical design employs an anaerobic biological treatment system integrating four main compartments: a sedimentation tank with an Anaerobic Baffled Reactor (ABR) in the initial stage, followed by two biofilter stages using bioball media and crushed stone media to optimize the degradation of organic pollutants. The treatment unit structure has total dimensions of 900 cm in length, 200 cm in width, and 200 cm in height. Considering operational ease and maintenance efficiency for local residents, the treated effluent is directed to be discharged directly into the local drainage system or the nearest water body. It is hoped that the implementation of this design will make a significant contribution to the preservation of the river ecosystem and the improvement of public health in the Gandus neighborhood. Keywords: community wastewater treatment plant; anaerobic system; riverbank sanitation; gandus subdistrict.
Pelatihan dan pendampingan analisis Lalu Lintas Harian Rata-Rata (LHR) bagi tenaga teknik CV. Keinarra untuk mendukung perencanaan rekayasa transportasi berbasis data Mukhlis Nahriri Bastam; Revianty Nurmeyliandari; Dimas Bayu Endrayana; Fathoni Usman; Muhammad Firdaus; Denie Chandra; Sumi Amariena Hamim
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 3 (2026): June (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i3.39446

Abstract

AbstrakPerencanaan transportasi yang efektif membutuhkan data lalu lintas yang akurat dan representatif. Salah satu indikator penting dalam analisis lalu lintas adalah Lalu Lintas Harian Rata-Rata (LHR) atau Average Daily Traffic (ADT), yang menunjukkan jumlah rata-rata kendaraan yang melintas pada suatu ruas jalan dalam periode satu hari. Namun, keterbatasan kompetensi tenaga teknis dalam melakukan survei dan analisis data lalu lintas sering menjadi kendala dalam penerapan perencanaan transportasi berbasis data. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan tenaga teknik CV. Keinara dalam melakukan survei, pengolahan, dan analisis data LHR untuk mendukung perencanaan rekayasa transportasi. Metode kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan pelatihan, penyampaian materi teori, praktik survei lalu lintas, pendampingan pengolahan data, serta evaluasi melalui pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep survei lalu lintas dan teknik perhitungan LHR. Nilai rata-rata pretest peserta sebesar 56,3 meningkat menjadi 82,4 pada posttest setelah pelatihan. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan dan pendampingan mampu meningkatkan kompetensi tenaga teknik dalam pengolahan data lalu lintas. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat mendukung implementasi perencanaan transportasi yang lebih akurat dan berbasis data di lingkungan perusahaan. Kata kunci: LHR; rekayasa transportasi; survei lalu lintas; pelatihan teknis; transportasi berbasis data. AbstractEffective transportation planning requires accurate and representative traffic data. One important indicator in traffic analysis is Average Daily Traffic (ADT), which shows the average number of vehicles passing through a road section in a day. However, the limited competence of technical personnel in conducting traffic surveys and data analysis is often a challenge in implementing data-based transportation planning. This community service activity aims to improve the technical staff of CV. Keinara's ability to conduct surveys, process, and analyze ADT data to support transportation engineering planning. The methods used in this activity include identifying training needs, delivering theoretical material, conducting traffic survey practices, providing assistance in data processing, and evaluating through pre- and post-tests. The results of the activity showed an increase in participants' understanding of traffic survey concepts and LHR calculation techniques. The average pretest score of participants was 56.3, increasing to 82.4 on the posttest after training. This shows that training and mentoring activities can improve the competence of technical personnel in traffic data processing. Thus, this activity is expected to support the implementation of more accurate and data-based transportation planning within the company. Keywords: LHR; transportation engineering; traffic survey; technical training; data-based transportation.
Implementasi pelatihan project scheduling sebagai upaya peningkatan kapabilitas manajemen waktu pada praktisi jasa konsultansi (CV. Dwipayana Graha) Revianty Nurmeyliandari; Mukhlis Nahriri Bastam; Sumi Amariena Hamim; Dimas Bayu Endrayana; Jeany Deafisca
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 3 (2026): June (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i3.38791

Abstract

AbstrakKeterlambatan proyek konstruksi masih menjadi permasalahan utama yang berdampak pada peningkatan biaya dan menurunnya kinerja perusahaan. Salah satu penyebabnya adalah rendahnya kapabilitas manajemen waktu dan penyusunan project scheduling pada praktisi konstruksi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapabilitas manajemen waktu praktisi jasa konsultansi di CV. Dwipayana Graha melalui pelatihan project scheduling. Kegiatan pengabdian ini menerapkan metode pelatihan dengan desain pre-test dan post-test guna mengevaluasi efektivitas program terhadap peningkatan kompetensi serta pemahaman peserta dalam merencanakan dan mengendalikan jadwal proyek. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor dari hasil pre-test  56,40 menjadi hasil post-test 82,73 yang berarti terjadi peningkatan kompetensi secara signifikan. Pelatihan ini efektif meningkatkan kemampuan peserta dalam perencanaan dan pengendalian jadwal proyek serta berpotensi memperkuat kinerja organisasi secara berkelanjutan. Kata kunci: project scheduling; manajemen waktu; pelatihan konstruksi; pre-test dan post-test. AbstractProject delays in the construction industry remain a major issue that leads to cost overruns and decreased organizational performance. One of the primary causes is the limited capability of construction practitioners in time management and project scheduling. This community service program aims to improve the time management capabilities of consulting service practitioners at CV. Dwipayana Graha through project scheduling training. The community service program employed a training method using a pre-test and post-test design to evaluate the effectiveness of the program in improving participants’ competence and understanding in planning and controlling project schedules. The results indicate an increase in the average score from 56.40 in the pre-test to 82.73 in the post-test, demonstrating a significant improvement in participants’ competencies. The training program proved effective in enhancing participants’ abilities in project schedule planning and control and has the potential to strengthen organizational performance in a sustainable manner. Keywords: project scheduling; time management; construction training; pre-test and post-test.