Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISA PENGARUH AKTIVATOR KALIUM DAN KONDISI MATERIAL PADA BETON GEOPOLYMER DARI LIMBAH B3 FLY ASH BATUBARA TERHADAP KUAT TEKAN Denie Chandra; Firdaus
JURNAL REKAYASA Vol 9 No 2 (2019): Jurnal REKAYASA
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37037/jrftsp.v9i2.41

Abstract

Pada umumnya beton dikenal material yang tersusun dari komposisi utama batuan (aggregat) kasar, pasir, air dan semen. Karena persediaan semen yang semakin berkurang, berbagai penelitian telah dilakukan untuk mencari material yang ramah lingkungan sebagai pengganti semen. Pada penelitian ini membahas tentang beton geopolymer berbasis abu terbang (fly ash) hasil pembakaran batu bara pada PLTU Bukit Asam Tanjung enim Sumatera Selatan dengan aktivator potassium. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh aktivator pottasium dan kondisi material, terhadap kuat tekan rencana 30 Mpa pada beton geopolymer melalui pengujian di laboratorium Fakultas Teknik Sipil Universitas Bina Darma Palembang dengan membuat 18 benda uji silinder diameter 100 mm x 200 mm, dengan fly ash dan aktivator Pottasium. Pembuatan benda uji dilakukan kondisi material aggregat dalam kondisi Saturated Surface Dry (SSD) dan kering oven pada suhu 60°C dengan waktu 1 jam, dengan perawatan benda silinder dengan suhu ruangan sampai waktu benda uji akan di uji. Produk penelitian yang dilakukan adalah grafik hubungan perilaku material kondisi SSD dan kering oven pada material beton gopolymer dalam menerima beban tekan dengan aktivator Pottasium. Dari grafik tersebut dapat dilihat bahwa, dengan kondisi material kering oven dari fly ash dan aktivator pottasium, lebih kuat dalam menerima beban tekan dengan nilai kuat tekan fc 30 Mpa.
ANALISA PENGARUH AKTIVATOR KALIUM DAN KONDISI MATERIAL PADA BETON GEOPOLYMER DARI LIMBAH B3 FLY ASH BATUBARA TERHADAP KUAT TEKAN Denie Chandra; Firdaus
JURNAL REKAYASA Vol 11 No 1 (2021): Jurnal REKAYASA
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37037/jrftsp.v11i1.52

Abstract

Beton Geopolymer merupakan beton ramah lingkungan yang mana bahan utama yang digunakan memanfaatkan limbah B3 fly ash Batubara yang dijadikan sebagai pengganti semen. Material yang digunakan dalam penelitian ini dilakukan pemanasan dengan oven. Dan aktivator yang digunakan sebagai pembentuk beton geopolymer adalah Kalium. Tujuannya untuk mengetahui pengaruh aktivator untuk mencapai mutu beton yang di rencanakan berupa beton ringan dengan mutu yang tinggi. Sehingga penelitian ini dapat dijadikan pedoman dalam pembuatan beton ringan dengan mutu tinggi dan ramah lingkungan. Adapun secara spesifik tujuan yang ingin diketahui berapa besar perbedaan mutu beton geopolymer yang menggunakan aktivator Kalium dengan prilaku semua material kering oven. Dengan Mutu beton rencana 30 Mpa, pengujian di laboratorium Fakultas Teknik Sipil Universitas Bina Darma Palembang dengan membuat 18 benda uji silinder diameter 100 mm x 200 mm. Pembuatan benda uji dilakukan kondisi material aggregat dalam kondisi Saturated Surface Dry (SSD) dan kering oven pada suhu 60°C dengan waktu 1 jam, dengan perawatan benda silinder dengan suhu ruangan sampai waktu benda uji akan di uji. Produk penelitian yang dilakukan adalah grafik hubungan perilaku material kondisi SSD dan kering oven pada material beton gopolymer dengan aktivator Kalium dalam menerima beban tekan. Dari grafik tersebut dapat dilihat pengaruh kondisi material dan aktivator Kalium sebagai material beton geopolymer dalam menerima beban tekan dengan nilai kuat tekan fc 30 Mpa.
ANALISA PENGARUH KEHALUSAN FLY ASH BATUBARA TERHADAP MUTU BETON GEOPOLYMER DARI LIMBAH B3 DENGAN AKTIVATOR POTASSIUM Denie Chandra; Firdaus
JURNAL REKAYASA Vol 12 No 1 (2022): Jurnal REKAYASA
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37037/jrftsp.v12i1.130

Abstract

Pada Penelitian ini Kehalusan flyash Batubara di dapatkan dengan memisahkan flyash Batubara berdasarkan berat partikel flyash. Pemisahan dilakukan menggunakan alat yang ditemukan Firdaus dan Yunus Ishak,(2015). Kehalusan partikel dibedakan dengan zonasi yang mana zonasi 0 merupakan flyash yang langsung diambil dari limbah PLTU dan flyash zona 3 merupakan flyash yang diambil dari hasil penerbangan flyash zonasi 0 dengan menggunakan alat pemisah zonasi flyash (Firdaus dan Yunus Ishak,2015). Pengujian di laboratorium Fakultas Teknik Sipil Universitas Bina Darma Palembang dengan membuat 18 benda uji silinder diameter 100 mm x 200 mm, dengan fly ash dan aktivator Pottasium. Pembuatan benda uji dilakukan kondisi material aggregat dalam kondisi Saturated Surface Dry (SSD) dan kering oven pada suhu 60°C dengan waktu 1 jam, dengan perawatan benda silinder dengan suhu ruangan sampai waktu benda uji akan di uji. Produk penelitian yang dilakukan adalah grafik hubungan perilaku kehalusan flyash dengan kondisi SSD dan kering oven pada material beton gopolymer dalam menerima kuat tekan dengan aktivator Pottasium. Dari grafik tersebut dapat dilihat bahwa, dengan kehalusan dari fly ash dan aktivator pottasium, lebih kuat dalam menerima beban tekan dengan nilai kuat tekan fc 30 Mpa
BANTUAN DESAIN GAPURA DENGAN IDENTITAS LOKAL PADA KELURAHAN SUKAJADI KECAMATAN TALANG KELAPA Debby Sinta Devi; Fathoni Usman; Ratih Baniva; Sumi Amariena Hamim; Marguan Fauzi; Denie Chandra; Febryandi
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 8 No. 3 (2025): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v8i3.35673

Abstract

This community service activity was carried out in Sukajadi Village, Talang Kelapa Subdistrict, Banyuasin Regency, with the aim of designing and planning a gate that could represent the local identity of the area. As an architectural element, the gate not only functions as an entrance, but also as a symbol of culture, history, and local wisdom values of the community. The main challenge faced by Sukajadi Village is the absence of a gate that represents the local identity and cultural character of the local community. Through a participatory approach, this activity involved the community, the subdistrict government, and academics in all stages of implementation, from field surveys, interviews with community leaders, focus group discussions, inventory of local potential, to technical design using AutoCAD and SketchUp software. The result of this activity was a modern minimalist gate design with a harmonious blue and cream color composition, complete with the government and university logos as symbols of collaboration. The total planned construction budget of IDR 17,106,814.00 was prepared transparently and agreed upon by all stakeholders. Based on the satisfaction survey results, 100% of respondents expressed satisfaction with the quality of the design and the collaborative process. This activity demonstrates that community service based on participation can strengthen local identity, increase community ownership, and serve as a model for collaboration between academics and residents in sustainable development based on local wisdom.
Pelatihan dan pendampingan analisis Lalu Lintas Harian Rata-Rata (LHR) bagi tenaga teknik CV. Keinarra untuk mendukung perencanaan rekayasa transportasi berbasis data Mukhlis Nahriri Bastam; Revianty Nurmeyliandari; Dimas Bayu Endrayana; Fathoni Usman; Muhammad Firdaus; Denie Chandra; Sumi Amariena Hamim
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 3 (2026): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i3.39446

Abstract

AbstrakPerencanaan transportasi yang efektif membutuhkan data lalu lintas yang akurat dan representatif. Salah satu indikator penting dalam analisis lalu lintas adalah Lalu Lintas Harian Rata-Rata (LHR) atau Average Daily Traffic (ADT), yang menunjukkan jumlah rata-rata kendaraan yang melintas pada suatu ruas jalan dalam periode satu hari. Namun, keterbatasan kompetensi tenaga teknis dalam melakukan survei dan analisis data lalu lintas sering menjadi kendala dalam penerapan perencanaan transportasi berbasis data. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan tenaga teknik CV. Keinara dalam melakukan survei, pengolahan, dan analisis data LHR untuk mendukung perencanaan rekayasa transportasi. Metode kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan pelatihan, penyampaian materi teori, praktik survei lalu lintas, pendampingan pengolahan data, serta evaluasi melalui pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep survei lalu lintas dan teknik perhitungan LHR. Nilai rata-rata pretest peserta sebesar 56,3 meningkat menjadi 82,4 pada posttest setelah pelatihan. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan dan pendampingan mampu meningkatkan kompetensi tenaga teknik dalam pengolahan data lalu lintas. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat mendukung implementasi perencanaan transportasi yang lebih akurat dan berbasis data di lingkungan perusahaan. Kata kunci: LHR; rekayasa transportasi; survei lalu lintas; pelatihan teknis; transportasi berbasis data. AbstractEffective transportation planning requires accurate and representative traffic data. One important indicator in traffic analysis is Average Daily Traffic (ADT), which shows the average number of vehicles passing through a road section in a day. However, the limited competence of technical personnel in conducting traffic surveys and data analysis is often a challenge in implementing data-based transportation planning. This community service activity aims to improve the technical staff of CV. Keinara's ability to conduct surveys, process, and analyze ADT data to support transportation engineering planning. The methods used in this activity include identifying training needs, delivering theoretical material, conducting traffic survey practices, providing assistance in data processing, and evaluating through pre- and post-tests. The results of the activity showed an increase in participants' understanding of traffic survey concepts and LHR calculation techniques. The average pretest score of participants was 56.3, increasing to 82.4 on the posttest after training. This shows that training and mentoring activities can improve the competence of technical personnel in traffic data processing. Thus, this activity is expected to support the implementation of more accurate and data-based transportation planning within the company. Keywords: LHR; transportation engineering; traffic survey; technical training; data-based transportation.