Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pendampingan Sumber Daya Manusia dalam Perencanaan dan Pengelolaan Desa Wisata di Desa Empat Balai, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau Helen, Nurrul; Firzal, Yohannes; Susilawaty, Mira Dharma; Al Husaini, Muhammad Arief; Dewi, Oriana Paramita; Annisa, Laili Dwi; Kuswoyo, Indra
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 3 No 3 (2025): JPMII - Juni 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.821

Abstract

Pengembangan desa wisata memerlukan perencanaan terstruktur dan keterlibatan aktif masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mendampingi peningkatan kapasitas SDM Desa Empat Balai, Kabupaten Kampar, dalam merancang dan mengelola paket wisata berkelanjutan. Melalui penyampaian materi dan buku panduan, peserta yang terdiri dari perangkat desa dan pemangku kepentingan diberikan sebelas tahapan strategis penyusunan paket wisata, mulai dari identifikasi potensi hingga strategi pemasaran. Materi juga mencakup narasi lokal, perhitungan biaya, SOP, dan evaluasi pelayanan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan kesiapan peserta dalam pengembangan desa wisata secara profesional dan terorganisir. Kegiatan ini memberikan dampak positif bagi kemandirian masyarakat dalam pengelolaan wisata berbasis potensi lokal.
Perancangan Camping Ground Berbasis Edu-Ekowisata dengan Konsep “Alam Membentuk Budaya” di Dusun Kebuh Tengah, Desa Empat Balai Kuswoyo, Indra; Hidayati, Wahyu; Suryani, R Lisa; Dewi, Oriana Paramita; Siregar, Kharisma Moliona; Yati, Putri NUrlidya; Putri, Aarifah Nabila; Hadi, Ahsanul; Hartono, Hartono; Zulma, Najwa Amalia; Fahlevi, Reza; Amelya, Rizcy; Fatimah, Siti
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 7 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jruce.7.1.7-17

Abstract

Sebagai salah satu komponen utama dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, pengabdian kepada masyarakat berfungsi untuk menghubungkan teori akademis dengan praktik di lapangan. Program Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) merupakan implementasi konkret dari pengabdian ini, di mana mahasiswa menerapkan ilmu mereka untuk mengatasi masalah sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu inisiatif yang diusulkan dalam kerangka ini adalah pengembangan camping ground berbasis edu-ekowisata di Dusun Kebuh Tengah Desa Empat Balai, Provinsi Riau. Program ini bertujuan untuk memanfaatkan potensi alam dan budaya pada desa untuk menciptakan destinasi wisata yang berkelanjutan. Metode perancangan ini mencakup survei lapangan dan wawancara dengan masyarakat setempat untuk menghasilkan desain yang sesuai dengan kebutuhan lokal. Hasil perancangan mencakup master plan, site plan, animasi 3D, dan DED yang memperhatikan aspek fungsional, estetika, serta keberlanjutan, berupa penataan dan desain kawasan zona camping, fasilitas pendukung, dan aktivitas edukatif yang mendukung pemahaman tentang ekosistem lokal. Area camping ground di Dusun Kebuh Tengah dirancang dengan menerapkan konsep "Revitalizing the Riverside" yang kemudian ditransformasikan menjadi "Alam Membentuk Budaya", yang diharapkan dapat memperkuat identitas lokal dan memastikan bahwa kegiatan wisata yang berkembang tidak mengganggu keseimbangan ekosistem alam sekitar.
Bioclimatic Design Strategies for a Public Plaza in Pekanbaru, Indonesia Laili Dwi Annisa; R. Naila Yannizur; Syifadiza Hanum; Nurrul Helen; Oriana Paramita Dewi
RUSTIC Vol. 6 No. 2 (2026): RUSTIC
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32546/rustic.v6i2.3528

Abstract

The development of commercial areas in major cities such as Pekanbaru continues to grow rapidly in line with increasing economic activity and the rising demand for multifunctional public spaces. However, most commercial buildings in Indonesia remain focused on visual image-making and modern aesthetics, with limited consideration for energy efficiency and thermal comfort. This design study examines the application of bioclimatic architectural principles to a three-story commercial plaza whose primary functions include a culinary center, coworking space, and retail area. The aim of this design is to create a climate-responsive and energy-efficient building that ensures optimal thermal comfort for its users. The design method employs a bioclimatic approach through analysis of building orientation, spatial layout, facade treatment, and the integration of passive elements such as vegetated balconies, secondary skin, and overhangs. The design results indicate that the façade strategy using a secondary skin effectively reduces direct heat exposure from the west, while the addition of vegetation on balconies and the roof provides natural shading and enhances the building’s visual quality. Furthermore, the spatial orientation based on sun path and wind flow improves the efficiency of natural lighting and ventilation. Overall, this design demonstrates that the integration of passive architectural elements can create sustainable commercial buildings that are adaptive to tropical climatic conditions.
Application of Folding Architecture in the Design of Modern Music Center in Pekanbaru Farhah Duratul Adibah; Indra Kuswoyo; Morian Saspriatnadi; Nurrul Helen; Oriana Paramita Dewi; Laili Dwi Annisa
JALUR: Journal of Architecture, Landscape & Urban Design Vol. 3 No. 2 (2026): March
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of modern music activities in Pekanbaru has increased significantly; however, integrated facilities that accommodate music education, practice, production, and performances remain limited. This study aims to explore the application of the folding architecture approach in the design of a Modern Music Center in Pekanbaru. The design process employed the method proposed by Jones (1972), consisting of the stages of ideas, information and analysis, synthesis, evaluation, and optimization. Data were collected through site surveys, documentation, interviews, literature review, and precedent studies. The results indicate that the folding approach generates dynamic and expressive forms and spaces that correspond to the rhythmic and evolving nature of modern music. The Melody Beat concept was translated into architectural form through folded geometries that influenced spatial organization, façade expression, and users' spatial experience. In addition to creating a distinctive visual identity, this approach also has the potential to support spatial flexibility and acoustic quality within the building.