Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengabdian Masyarakat Melalui Gerakan Masyarakat Sadar Stunting (Germasting) Kepada Masyarakat Desa Wangunsari Melisa Antoineta Maharani; Anfal Algifari; Anenda Puspitawati; Anggi Nurbayiti; Riyan Mirdan Faris; Wahyu Mulyadi; Yoedani Yoedani; M. Andri Juniansyah
Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 05 (2024): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v3i05.1199

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan signifikan di Indonesia, yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dan tidak sesuai dengan kebutuhan gizi anak (Sugianto, 2021). Kondisi ini berdampak pada perkembangan fisik dan kognitif anak, mengakibatkan tinggi badan yang lebih rendah dari standar usianya (Utami et al., 2023). Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) menjadi salah satu solusi untuk mengatasi masalah stunting, karena berperan penting dalam memberikan layanan kesehatan dan edukasi gizi kepada masyarakat (Mubarak et al., 2017). Kader posyandu, yang merupakan petugas terlatih, memiliki peran vital dalam melaksanakan kegiatan ini, terutama dalam memantau status gizi balita dan memberikan penyuluhan gizi (Saeni & Irwan, 2022). Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Wangunsari, Kecamatan Cisolok, difokuskan pada pencegahan stunting melalui berbagai langkah seperti observasi, wawancara, sosialisasi, dan pelatihan kader posyandu. Kegiatan ini melibatkan pemeriksaan kesehatan balita dan ibu hamil, serta pembagian sayur dan buah. Pelatihan yang diberikan kepada kader posyandu meliputi tiga tahap: pemaparan materi, praktek langsung, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman ibu hamil dan ibu balita tentang pentingnya pencegahan stunting dan peningkatan kunjungan ke posyandu, yang menjadi indikator keberhasilan program ini. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dan mencegah stunting sejak dini, sehingga dapat mengurangi angka stunting di Indonesia.
Analisis Peramalan Produksi Tanaman Kelapa Sawit Menggunakan Metode Arima pada PTPN Kebun Sukamaju Riyan Mirdan Faris; Kalfajrin Kurniaji; Dana Budiman; Yoedani Yoedani; Mulus Wijaya Kusuma; Fitrina Lestari
Jurnal Bisnis dan Manajemen West Science Vol 3 No 03 (2024): Jurnal Bisnis dan Manajemen West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jbmws.v3i03.1537

Abstract

Industri kelapa sawit Indonesia memainkan peran penting dalam sektor ekonomi dan sosial dengan memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan nasional. Penelitian ini berfokus pada peramalan produksi kelapa sawit di PTPN Kebun Sukamaju, Jawa Barat, menggunakan model ARIMA untuk mendukung manajemen operasional. Data sekunder produksi bulanan dari 2016 hingga 2023 dianalisis dengan pendekatan mixed methods, menggunakan perangkat lunak R-Studio. Model ARIMA(1,1,3)(1,0,1)[12] dipilih sebagai model terbaik setelah melalui identifikasi, estimasi parameter, dan pemeriksaan diagnostik. Hasil peramalan menunjukkan penurunan produksi dengan nilai MAPE sebesar 12,49%.
Sustaining Cooperatives through Governance, Resilience, and Innovation: A Systematic Literature Review and Future Research Agenda Yoedani Yoedani; FITRINA LESTARI
Business Management Vol. 5 No. 2 (2026): Business Management Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/bisnis.v5i2.10617

Abstract

Cooperatives are increasingly recognized as strategic institutions for inclusive and sustainable development, particularly in emerging economies where many community-based actors face limited access to finance, markets, technology, and institutional support. Yet, cooperative sustainability research remains fragmented across sectors, theories, methods, and outcomes. This systematic literature review synthesizes how governance, resilience, and innovation shape cooperative sustainability and future research directions. Drawing on Scopus-indexed literature from 2020 to 2026, this review followed a PRISMA-informed process. From 842 initial records, 475 reports were assessed after time-period filtering, and 82 studies were included. Thematic and framework-based synthesis organized the evidence into four themes: governance and institutional capacity, resilience and adaptive capacity, innovation and sustainable business models, and sustainability outcomes. The findings show that cooperative sustainability is not an automatic result of member ownership. It emerges from the alignment of participatory governance, institutional legitimacy, social capital, risk management, financial capacity, innovation readiness, and stakeholder coordination. Governance builds accountability, trust, participation, and clarity. Resilience helps cooperatives absorb shocks and protect livelihoods amid market, climate, disease, and financial uncertainty. Innovation supports transformation through digital capability, circular economy, certification, Islamic social finance, sustainable supply chains, and business model redesign. The review also identifies tensions related to elite capture, weak accountability, facilitation dependency, gender exclusion, digital inequality, and inconsistent measurement. This review reframes cooperative sustainability as a multidimensional strategic process, not merely organizational survival. It proposes an integrated governance–resilience–innovation perspective and calls for longitudinal, comparative, multi-level, and mixed-method research to explain when, how, and under what conditions cooperatives create sustainable value.