Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Literasi Digital dan Kesadaran Dampak Penggunaan HP Berlebihan Di SD 027 Labuang Kasmawati; Hamsah
Macoa : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2025): Macoa : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPPM) Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan penggunaan perangkat teknologi, terutama handphone (HP), di kalangan anak-anak semakin marak seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Hal ini menyebabkan meningkatnya tantangan bagi dunia pendidikan, terutama dalam menyeimbangkan manfaat teknologi dengan potensi dampak negatifnya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan kesadaran akan dampak penggunaan HP berlebihan pada anakdi SD 027 Labuang. Oleh karena itu mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik ITBM Polman melaksanakan program tentang Literasi digital agar siswa dapat memanfaatkan teknologi dengan bijak, sedangkan kesadaran mengenai dampak penggunaan HP berlebihan bertujuan untuk meminimalkan efek negatif, seperti gangguan kesehatan fisik dan mental. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan survei. untuk mengumpulkan data terkait kebiasaan penggunaan HP oleh siswa dan pemahaman mereka tentang dampak yang ditimbulkan. Selain itu, menampilkan materi mengenai edukasi dampak internet dan HP dan vidio edukasi tentang cara menggunakan teknologi dengan bijak dan seimbang. Dan yang kami harapkan Hasil dari edukasi ini siswa dapat menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai pentingnya penggunaan teknologi secara bijak dan seimbang. Siswa mulai menunjukkan perubahan positif dalam kebiasaan menggunakan HP, serta lebih sadar akan potensi dampak negatif yang dapat ditimbulkan, seperti gangguan tidur, kurangnya interaksi sosial, dan penurunan konsentrasi dalam belajar. Selain itu diharapkan, orang tua dan guru juga lebih aktif memberikan pengawasan terhadap penggunaan HP di luar jam belajar. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa peningkatan literasi digital dan kesadaran akan dampak penggunaan HP berlebihan sangat penting untuk diterapkan sejak dini di lingkungan sekolah. Pendidikan tentang teknologi yang bijak dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi perkembangan siswa dalam menghadapi era digital yang semakin berkembang pesat.
Pemanfaatan Lahan Terbengkalai untuk Pertanian Modern dengan Green House Muh. Ramadhan; Hamsah
Macoa : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2025): Macoa : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPPM) Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lahan terbengkalai adalah sebidang lahan yang secara fisik tidak memiliki bangunan atau penggunaan yang jelas, namun memiliki potensi untuk dimanfaatkan. Meskipun lahan tersebut tidak sedang digunakan atau dikelola secara aktif, seringkali lahan terlantar memiliki kesuburan tanah atau sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai tujuan, seperti pertanian, perkebunan, atau bahkan pembangunan infrastruktur. Penting untuk mengidentifikasi dan mengelola lahan terlantar dengan bijak, agar potensi yang ada dapat dimaksimalkan. Keunggulan lain dari penggunaan greenhouse adalah kemampuannya dalam melindungi tanaman dari hama, binatang pengganggu, dan penyakit tanaman. Dengan dinding yang tertutup rapat, greenhouse mengurangi peluang bagi serangga dan hewan pemangsa untuk mengakses tanaman. Selain itu, kelembapan yang terjaga di dalam greenhouse juga membantu mengurangi risiko infeksi jamur dan bakteri yang sering menyerang tanaman, sehingga dapat meningkatkan kesehatan dan produktivitas tanaman secara keseluruhan. Penanaman sayuran di area ini dikelola secara organik, dengan pemanfaatan pupuk alami seperti kotoran kambing untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Proses ini menghindari penggunaan pestisida sintetis, sehingga menghasilkan produk yang lebih ramah lingkungan dan aman untuk dikonsumsi.
Inovasi Pembuatan Tempat Sampah di Kawasan pantai : Pembuatan Tempat Sampah Sementara Oleh KKN Tematik ITBM Polman di Pantai Labuang Zulfahri; Hamsah
Macoa : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2025): Macoa : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPPM) Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencemaran sampah di kawasan pantai menjadi masalah lingkungan yang terus meningkat, terutama akibat kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah. Untuk mengatasi masalah tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik ITBM Polman melaksanakan program inovasi pembuatan tempat sampah di kawasan Pantai Labuang, Desa Laliko. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan pantai sekaligus menyediakan fasilitas pengelolaan sampah yang memadai. Kegiatan dimulai dengan survei lokasi untuk mengidentifikasi titik-titik rawan sampah. Selanjutnya, mahasiswa merancang tempat sampah berbahan ramah lingkungan dan tahan terhadap kondisi cuaca pantai, menggunakan kombinasi bahan daur ulang dan material lokal. Tempat sampah ini dirancang dengan sistem pemilahan sampah organik dan anorganik, guna mendukung konsep pengelolaan sampah berkelanjutan. Proses implementasi melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat, termasuk dalam hal edukasi tentang pentingnya pengelolaan sampah dan cara pemilahan yang benar. Program ini juga berkolaborasi dengan pemerintah desa untuk memastikan keberlanjutan pengelolaan fasilitas yang telah disediakan. Hasilnya, sebanyak satu unit tempat sampah berhasil dibuat di kawasan Pantai Labuang, dan terjadi peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Program ini menunjukkan bahwa inovasi sederhana, seperti penyediaan fasilitas pengelolaan sampah, dapat memberikan dampak positif yang signifikan dalam menjaga kebersihan kawasan pantai. Selain itu Kegiatan ini diharapkan menjadi model untuk implementasi program serupa di kawasan pantai lainnya, demi mendukung pelestarian lingkungan pesisir yang berkelanjutan.
Workshop Literasi Digital Pemanfaatan Sosial Media sebagai Sarana Promosi UMKM dan Pariwisata Siti Nurfadilah; Hamsah
Macoa : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 3 (2025): Macoa : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPPM) Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59903/macoajurnalpkm.v2i3.234

Abstract

Digitalisasi telah menjadi salah satu katalisator utama dalam memajukan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta sektor pariwisata di era modern. Dalam konteks ini, workshop literasi digital bertema Pemanfaatan Sosial Media sebagai Sarana Promosi UMKM dan Pariwisata yang diselenggarakan oleh KKN Tematik ITBM Polma di Desa Laliko, merupakan upaya strategis untuk memperkuat kapasitas masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital. Tujuan dari workshop ini adalah untuk memberikan pemahaman praktis kepada pelaku UMKM dan penggiat pariwisata tentang pentingnya platform media sosial sebagai alat promosi yang efektif dan terjangkau. Melalui pendekatan partisipatif, para peserta dilatih untuk menggunakan berbagai platform media sosial seperti Facebook, Instagram, dan TikTok untuk memperluas jangkauan promosi produk dan destinasi wisata lokal. Workshop ini juga membahas teknik pembuatan konten kreatif, analisis data media sosial, serta strategi pemasaran digital yang relevan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa peserta mampu meningkatkan keterampilan dalam pembuatan konten digital yang menarik serta memahami pentingnya konsistensi dalam membangun identitas merek di media sosial. Selain itu, kolaborasi antara KKN Tematik ITBM Polman dan masyarakat Desa Laliko membuka peluang sinergi yang lebih besar untuk mengembangkan ekosistem digital di wilayah tersebut. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap pengembangan UMKM dan sektor pariwisata, khususnya dalam memperkenalkan produk unggulan dan destinasi lokal ke pasar yang lebih luas. Workshop ini menjadi contoh implementasi nyata dari literasi digital sebagai sarana pemberdayaan masyarakat di era digital.
Digitalisasi UMKM Siammasei Pembuatan Kerupuk Magrove Oleh Masyarakat Desa Laliko Risal; Hamsah
Macoa : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 3 (2025): Macoa : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPPM) Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59903/macoajurnalpkm.v2i3.235

Abstract

Digitalisasi UMKM Siammasei Pembuatan Kerupuk Mangrove Oleh Masyarakat Desa Laliko bertujuan untuk mengkaji pentingnya penerapan teknologi digital dalam mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Laliko, khususnya dalam industri pembuatan kerupuk mangrove oleh kelompok usaha Siammasei. Desa Laliko, yang terletak di daerah pesisir, memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, salah satunya adalah mangrove, yang selama ini digunakan oleh masyarakat untuk menghasilkan kerupuk mangrove sebagai produk unggulan lokal. UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) di Indonesia memiliki potensi yang sangat besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Sebagai sektor yang dominan, UMKM berkontribusi signifikan terhadap PDB (Produk Domestik Bruto) Indonesia, menciptakan lapangan pekerjaan, dan mendukung pemerataan pembangunan di berbagai daerah. UMKM juga dikenal sebagai sektor yang tangguh, mampu bertahan bahkan dalam kondisi ekonomi yang sulit, serta memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat. Digitalisasi UMKM kerupuk mangrove merujuk pada penerapan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi dalam proses produksi, pemasaran, dan pengelolaan usaha kecil dan menengah (UMKM) yang berfokus pada produk berbahan baku mangrove. Potensi ekonomi mangrove dapat dimanfaatkan melalui pengolahan produk-produk bernilai tinggi, seperti madu mangrove, buah mangrove, kerupuk mangrove, serta produk olahan lainnya yang dapat dijual baik di pasar lokal maupun internasional. Selain itu, kawasan mangrove juga memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis ekowisata, yang memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh pendapatan dari sektor pariwisata.
Membangun Lingkungan Sekolah Aman : Upaya Stop Perundungan Di SD 027 Labuang Fatmawati; Hamsah
Macoa : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 3 (2025): Macoa : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPPM) Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59903/macoajurnalpkm.v2i3.243

Abstract

Perundunganatau bullying di sekolah masih menjadi masalah yang signifikan dan berdampak pada perkembangan fisik, emosional, serta akademik siswa. Hal ini memerlukan perhatian serius dari seluruh pihak yang terlibat di dunia pendidikan, termasuk guru, siswa, orang tua, dan pihak sekolah. Oleh karenaitu kami mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik ITBM Polman melaksanakan Sosialisa stop perundingan di SD 027 Labuang dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari perundungan, dengan menyoroti program dan kebijakan yang diterapkan serta hasil yang dicapai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan survey untuk mengumpulkan data selain itu juga dilakukan observasi langsung di lingkungan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan stop perundingan.Selain itu kami menapilkan materi edukasi stop perundingan dan dampak jika kita sering membully teman kita di sekolah maupun di luar sekolah.Tujuan kami melakukan sosialisai di SD 027 Labung mengenai stop perundungan adalah untuk meningkatkan kesadaran seluruh warga sekolah tentang bahaya perundungan, baik di kalangan siswa, guru, maupun orang tua. Kegiatan ini bertujuan agar semua pihak dapat memahami dampak negatif dari perundungan dan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi semua siswa. Selain itu, sosialisasi ini juga bertujuan untuk menumbuhkan sikap empati, saling menghargai, dan toleransi antar sesama siswa agar mereka dapat saling mendukung dalam menciptakan suasana yang positif di sekolah. Kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan informasi mengenai cara-cara mencegah perundungan dan bagaimana langkah yang tepat untuk mengatasi masalah perundungan yang terjadi di lingkungan sekolah. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta budaya sekolah yang bebas dari perundungan, di mana setiap siswa merasa aman, dihargai, dan memiliki ruang untuk berkembang dengan baik. Dan kami harapkan Hasil dari edukasi ini siswa dapat menunjukkan kesadaran mengenai stop perindungan. Selain itu diharapkan, orang tua dan guru juga lebih aktif memberikan pengawasan terhadap siswa agar stop perundingan. Kesimpulan dari penelitian ini Kesimpulan dari penelitiana dalah bahwa menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari perundungan dan kesadar stop perindungan .Upaya yang efektif dalam pencegahan perundungan melibatkan kerjasama antara siswa, guru, orang tua, Secara keseluruhan, keberhasilan dalam menghentikan perundungan
Digitalisasi UMKM Siammasei Pembuatan Kerupuk Mangrove oleh Masyarakat Desa Laliko Risal; Hamsah
Macoa : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1 No 3 (2024): Macoa : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPPM) Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59903/macoajurnalpkm.v1i3.250

Abstract

Digitalisasi UMKM Siammasei Pembuatan Kerupuk Mangrove Oleh Masyarakat Desa Laliko bertujuan untuk mengkaji pentingnya penerapan teknologi digital dalam mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Laliko, khususnya dalam industri pembuatan kerupuk mangrove oleh kelompok usaha Siammasei. Desa Laliko, yang terletak di daerah pesisir, memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, salah satunya adalah mangrove, yang selama ini digunakan oleh masyarakat untuk menghasilkan kerupuk mangrove sebagai produk unggulan lokal. UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) di Indonesia memiliki potensi yang sangat besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Sebagai sektor yang dominan, UMKM berkontribusi signifikan terhadap PDB (Produk Domestik Bruto) Indonesia, menciptakan lapangan pekerjaan, dan mendukung pemerataan pembangunan di berbagai daerah. UMKM juga dikenal sebagai sektor yang tangguh, mampu bertahan bahkan dalam kondisi ekonomi yang sulit, serta memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat. Digitalisasi UMKM kerupuk mangrove merujuk pada penerapan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi dalam proses produksi, pemasaran, dan pengelolaan usaha kecil dan menengah (UMKM) yang berfokus pada produk berbahan baku mangrove. Potensi ekonomi mangrove dapat dimanfaatkan melalui pengolahan produk-produk bernilai tinggi, seperti madu mangrove, buah mangrove, kerupuk mangrove, serta produk olahan lainnya yang dapat dijual baik di pasar lokal maupun internasional. Selain itu, kawasan mangrove juga memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis ekowisata, yang memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh pendapatan dari sektor pariwisata.
Sistem Ternak Kambing Zero waste Berbasis Integrasi Agribisnis Terpadu pada Kegiatan Pemberdayaan Kelompok Ternak Rakyat Abdul Azis Ambar; Hamsah Hamsah; Syarif Syarif; Nurul Fitri Ramadhani
Jurnal Riset Multidisiplin Agrisosco Vol 4, No 2 (2026): Vol 4 No 2 Agustus 2026
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan, Pemberdayaan Potensi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61316/jrma.v4i2.251

Abstract

Penelitian ini mengkaji sistem ternak kambing zero waste berbasis integrasi agribisnis terpadu pada kelompok ternak rakyat di Kabupaten Polewali Mandar. Tujuan penelitian adalah menganalisis integrasi antarsubsistem agribisnis, pemanfaatan limbah ternak, serta kontribusinya terhadap efisiensi dan keberlanjutan usaha peternakan rakyat. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha ternak kambing masih didominasi sistem produksi skala rumah tangga dengan pola linear, di mana limbah belum dimanfaatkan optimal. Kepemilikan ternak berkisar 5–15 ekor per peternak dengan produksi kotoran hewan (KOHE) padat dan urin yang cukup signifikan. Sebagian peternak telah mengolah limbah menjadi pupuk organik padat melalui fermentasi 21–30 hari dan pupuk cair (bio urine) sekitar 14 hari, untuk kebutuhan pertanian sendiri dan sebagian kecil dipasarkan terbatas. Integrasi peternakan dan pertanian terjadi secara sederhana melalui pemanfaatan limbah sebagai input usaha tani dan hasil pertanian sebagai pakan ternak, namun masih bersifat informal tanpa kelembagaan kuat. Kondisi ini menunjukkan transisi menuju sistem agribisnis zero waste yang belum terstruktur optimal. Kesimpulan penelitian menunjukkan potensi peningkatan efisiensi, nilai tambah ekonomi, dan keberlanjutan usaha, dengan keterbatasan pada kapasitas peternak, sarana pengolahan, dan kelembagaan kelompok.
Analisis Kelayakan Home Industry Tempe di Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar Wahyu Prasetio; Jumriani Dambe; Hamsah
Jurnal E-bussiness Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar Vol 5 No 1 (2025): Jurnal E-bussiness Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat ITBM Polman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59903/ebussiness.v5i1.180

Abstract

Home industry tempe merupakan usaha pembuatan tempe dengan skala rumah tangga baik kecil maupun menengah yang akan di kelola baik oleh pemilik usaha maupun karyawan. Di kecamatan Wonomulyo hampir setiap desa ada home industry tempe. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kelayakan home industry tempe di kecamatan Wonomulyo dari sisi finansial dan dari sisi sosial budaya apakah home industry tempe ini layak untuk diusahakan serta limbah yang dihasilkan apakah akan mempengaruhi sosial budaya di masyarakat. Jumlah populasi home industry tempe di kecamatan wonomulyo sabanyak 105 home industry dengan menggunakan metode slovin maka penentuan sampel apabila populasi di bawah seratus maka semua pupulasi akan menjadi sampel dan jika populasi lebih dari seratus maka sampel yang digunakan 10%-30% dari populasi, yaitu jumlah populasi 105 dikali 30% adalah 30 sampel maka Sampling purposive dalam penelitian ini adalah pelaku rumah tangga yang melakukan usaha home industry tempe di Kecamatan Wonomulyo yaitu 30 pelaku home industry tempe. Dengan mengunakan analisis kelayakan B/C Ratio, Net Peresent Value dan Internal Rate Of Retrun serta metode wawancara kepada masyarakat sekitar home industry tentang kelayakan home industry tempe dari sosial buadaya.
Strategi Pengembangan Usahatani Kakao di Desa Tapua, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar Saharuddin; Ansyar; Hamsah
Jurnal E-bussiness Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar Vol 5 No 2 (2025): Jurnal E-bussiness Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat ITBM Polman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59903/ebussiness.v5i2.225

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan usahatani kakao di Desa Tapua, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis SWOT. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan petani kakao, tokoh masyarakat, serta aparat pemerintah desa, yang didukung oleh studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani kakao di Desa Tapua memiliki potensi yang cukup besar dalam mendukung peningkatan perekonomian masyarakat. Faktor kekuatan meliputi tingkat kesuburan tanah yang baik, pengalaman petani dalam budidaya kakao, serta tingginya permintaan pasar. Adapun faktor kelemahan meliputi keterbatasan modal usaha, rendahnya pemanfaatan teknologi pertanian, dan terbatasnya ketersediaan sarana produksi. Peluang pengembangan usaha ditunjukkan oleh adanya dukungan dari pemerintah daerah serta kecenderungan peningkatan harga kakao di pasar global. Sementara itu, ancaman yang dihadapi antara lain perubahan iklim, serangan hama dan penyakit tanaman, serta persaingan dengan komoditas pertanian lainnya. Berdasarkan hasil analisis SWOT, usahatani kakao di Desa Tapua berada pada kuadran II, sehingga strategi yang direkomendasikan adalah diversifikasi produk serta peningkatan daya saing melalui inovasi dan penguatan kelembagaan petani.