Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

DAMPAK PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR JALAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI DESA LEBANI KECAMATAN TAPALANG BARAT KABUPATEN MAMUJU Ratna
Jurnal E-bussiness Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar Vol 2 No 1 (2022): Jurnal E-bussiness Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat ITBM Polman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.93 KB) | DOI: 10.59903/ebussiness.v2i1.22

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui untuk mengetahui dampak dari adanya pembangunan infrastruktur jalan terhadap pertumbuhan ekonomi dan peran pemerinta dalam pembangunan infrastruktur jalan di desa Lebani kecamatan Tapalang Barat kabupaten Mamuju. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder yang diperoleh menggunakan metode wawancara, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Jenis data yaitu data kualitatif yang berbentuk kalimat, uraian, atau penjelasan Subjek penelitian adalah orang yang mengetahui dan menegrti tentang hal yang akan diteliti. Penentuan subjek penelitian dilakukan dengan cara purposive. Analisis data dalam penelitian kualitatif dilakukan pada saat pengumpulan data berlangsung dan setelah selesai pengumpulan data. Aktivitas dalam analisis data yaitu reduksi data, penyajian data dan konklusi atau penarikan kesimpulan. Untuk pengecekan keabsahan data peneliti menggunakan tekhnik trianggulasi diantaranya trianggulasi data, trianggulasi metode, dan trianggulasi sumber kemudian dilanjutkan ke metode definisi operasional. Peran pemerintah desa dalam pembangunan infrastruktur jalan di desa Lebani kecamatan Tapalang barat kabupaten Mamuju sangat penting dilihat dari beberapa kegiatan pemerintah desa yang mengacu pada peningkatan infrastruktur jalan diantaranya kegiatan musrembang desa yang diadakan setiap satu tahun sekali di dalam kegiatan tersebut selalu di usulkan untuk perbaikan jalan ke wilayah dusun-dusun yang ada di desa Lebani, selain itu pemerintah desa Lebani juga selalu memberikan pengawasan terhadap setiap proyek atau perbaikan infrastruktur yang masuk ke desa agar dapat berfungsi sesuai kebutuhan masyarakat. Pembangunan Infrastruktur Jalan Di Desa Lebani berimplikasi terhadap mobilisasi masyarakat yang lebih cepat, proses distribusi barang yang lebih mudah dan mempermudah akses terbangunanya fasilitas penunjuang kegiatan perekonomian yang memadai. Desa Lebani memiliki potensi alam yang dapat dikembangkan menjadi objek wisata bahari. dengan kondisi geografis yang mendukung serta pembangunan infrastruktur yang baik tentu hal ini bisa terealisasi dengan baik.Kata kunci : Pembangunan, Infrastruktur jalan, Pertumbuhan ekonomi
The Role of Innovation and Creativity in Business Management to Enhance SME Economy in the Creative Industry Ratna; Yudiyanto Joko Purnomo; Sutrisno
Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business Vol. 4 No. 3 (2024): Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ifijeb.v4i3.1473

Abstract

SMEs are the backbone of Indonesia's economy, contributing significantly to employment and the Gross Domestic Product. The creative industry holds immense potential in driving economic growth, especially in the digital era. This research aims to analyze the role of innovation and creativity in business management to enhance SME economy in the creative industry. The research method employed is a literature review using a qualitative approach. Data were gathered from articles published on Google Scholar between 2013 and 2024. The study findings indicate that the creative industry has become one of Indonesia's most dynamic and rapidly growing economic sectors, with Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) playing a vital role as engines of local economic growth, innovation sources, and creativity. Innovation and creativity are key to maintaining competitiveness, developing new products and services, and reaching broader markets. Through innovation, SMEs can develop unique and compelling products, enhance operational efficiency through technology adoption, and optimize marketing strategies and branding. Creativity in product design and customer experience is crucial for attracting consumer interest and distinguishing oneself from competitors
Pengaruh Pendapatan Nelayan Terhadap Peningkatan Ekonomi di Desa Tubo Poang Kecamatan Tubo Sendana Kabupaten Majene Ratna; Baharuddin Semmaila; Baso Amang; Aryati Arfah; Muhamaad Arif; Tenri waru
Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Juli - Agustus In Press
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69688/juksit.v5i1.206

Abstract

Penelitian ini mengkaji dampak pendapatan nelayan terhadap perkembangan ekonomi masyarakat Tubo Poang di Kecamatan Tubo Sendana, Kabupaten Majene, yang terletak di Jalan Poros Majene Mamuju Tubo, di mana sebagian nelayan juga berprofesi sebagai petani sehingga tidak hanya mengandalkan penangkapan ikan sebagai mata pencaharian utama mereka. Metode penelitian ini akan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei, dengan memanfaatkan instrumen yang dirancang khusus untuk mengumpulkan data dari para nelayan. Analisis regresi sederhana menggunakan SPSS v26 akan dilakukan untuk mengidentifikasi dan memahami hubungan di antara variabel-variabel tersebut. Ukuran sampel untuk penelitian ini terdiri dari 75 rumah tangga yang mata pencaharian utamanya adalah nelayan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, kuesioner, dan dokumentasi, yang memberikan dasar empiris untuk memahami dampak pendapatan nelayan terhadap pertumbuhan ekonomi. Berdasarkan hasil penelitian, pendapatan nelayan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan ekonomi, dengan peningkatan ekonomi sebesar 1.157%. Pendapatan nelayan berkorelasi dengan peningkatan ekonomi
Business Sustainability Analysis of Street Vendors: A Case Study in Salletto Village, Simboro District, Mamuju Regency Khairul Haq; Yati Heryati; Muhammad Arsyad; Supriadi; Ratna
Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business Vol. 8 No. 3 (2026): Vol. 8 No. 2 (2026): All articles in this issue include authors from 3 countrie
Publisher : LP2M IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/kharaj.v8i3.12252

Abstract

This study aims to analyze the sustainability conditions of street vendors and identify the supporting and inhibiting factors faced by street vendors in Salletto Village Market, Simboro District, Mamuju Regency. This study uses a qualitative approach with a case study design. Informants were selected through purposive sampling and consisted of one key informant (the Head of Salletto Village), 15 main informants (street vendors who had been operating for at least one year), and supporting informants from the communities of Pasada and Ganno hamlets. Data were collected through in-depth interviews, participant observation, and documentation. Data were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and SaldaƱa, consisting of data condensation, data display, and conclusion drawing and verification. Data validity was tested through source and method triangulation. The results show that the sustainability of street vendors in Salletto Village is more oriented toward meeting basic household needs (livelihood activities), with stable daily capital turnover, although there is not yet a strong orientation toward capital expansion. The main supporting factors include low operating costs, flexible payment systems (credit/installments), access to local microfinance, communal social ties, and the application of Islamic business ethics (sidiq and amanah). The inhibiting factors include low financial literacy and poor financial record-keeping, dependence on middlemen-based supply chains from Mamuju City, intense competition in basic commodities, and limited technological adaptation. This study recommends assistance in simple financial record-keeping and facilitation by the village government to break inefficient supply chains.