Faradilla Iedliany
Universitas Borneo Lestari

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS GAYA BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR SEBAGAI DASAR PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI BERBASIS ETNO KALIMANTAN Faradilla Iedliany; Rahmi Hidayati; Vebruati Vebruati; Azmi Yunarti; Farida Rahmawati
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i2.9996

Abstract

The diversity of student characteristics, especially learning styles, is an element that teachers should pay attention to when planning learning with a differentiated approach. This research leads to the identification of the learning styles of class V students and describes the application of ethnic Kalimantan differentiated learning in mathematics subjects. The research site was conducted at SDN Cindai Alus 1 Martapura with the research subjects of students in classes VA, VB, and VC. The approach used in this study uses quantitative with a descriptive method. In the data collection process, the researcher used VAK (visual, auditory, and kinesthetic) instruments to reveal the learning styles of students. The findings of the study show that each individual has a tendency to have different learning styles, with a tendency to dominate auditory learning styles. The identification results are used as a basis for implementing differentiated learning. Teachers use different learning methods and media such as videos and flascards for visual students, lecture and discussion methods for auditory students, and the use of geoboard media for kinesthetic students. In his learning, the concept of building flat is integrated with culture, namely Kalimantan food as a form of learning based on Kalimantan Ethno. The existence of learning style mapping can be the basis for determining differentiated learning strategies combined with local culture so as to provide a varied, contextual and meaningful learning experience for elementary school students
Pengaruh Interaksi antara Gaya Belajar dan Media Interaktif Berbasis Budaya Lokal terhadap Hasil Belajar Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Dasar Azmi Yunarti; Rahmi Hidayati; Vebruati Vebruati; Faradilla Iedliany
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 15, No 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v15i2.23914

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi antara gaya belajar dan penggunaan media interaktif berbasis budaya lokal terhadap hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) siswa Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain faktorial 3×2, melibatkan 84 siswa kelas V yang dibagi dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Instrumen penelitian berupa angket gaya belajar, tes hasil belajar PKn, serta lembar observasi aktivitas. Analisis data dilakukan dengan uji deskriptif dan inferensial menggunakan ANOVA dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum perlakuan, kemampuan awal kedua kelompok relatif setara, dengan rata-rata nilai pretest sekitar 72. Setelah perlakuan, terdapat peningkatan signifikan pada kelompok eksperimen yang menggunakan media interaktif berbasis budaya lokal, dengan rata-rata nilai posttest 84,07 (peningkatan 11,43 poin), dibandingkan dengan kelompok kontrol yang menggunakan media konvensional, dengan rata-rata posttest 76,40 (peningkatan 4,47 poin). Selain itu, gaya belajar siswa juga berpengaruh terhadap hasil belajar, di mana siswa dengan gaya belajar kinestetik memperoleh hasil yang lebih tinggi dibanding visual maupun auditori. Media interaktif berbasis budaya lokal memiliki dampak positif yang signifikan dalam meningkatkan hasil belajar PKn siswa Sekolah Dasar. Berdasarkan hasil tersebut, direkomendasikan agar guru sekolah dasar dapat lebih memanfaatkan dan mengembangkan media interaktif berbasis budaya lokal sebagai alternatif strategi pembelajaran yang inovatif dalam mata pelajaran PKn. Selain itu, penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas subjek dan variabel kajian, seperti menambahkan faktor motivasi belajar atau lingkungan sekolah, guna memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai efektivitas media berbasis budaya lokal terhadap peningkatan hasil belajar siswa.