Labusab
Universitas Negeri Makassar

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGEMBANGAN APLIKASI LUNAK UNTUK MONITORING KULIAH DARING DALAM UPAYA PENANGGULANGAN WABAH COVID-19 Muhammad Agung; Labusab
Journal of Embedded Systems, Security and Intelligent Systems Vol 1, No 2 (2020): November 2020
Publisher : Program Studi Teknik Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan suatu aplikasi yang dapat digunakan dalam memonitoring proses pembelajaran yang dilakukan dalam lingkup Universitas Negeri Makassar (UNM). Dalam pengembangan aplikasi ini, sistem monitoring digunakan sebagai sarana rekam jejak pembelajaran daring yang dilakukan selama masa pandemic COVID-19 dan model ISO 9126 digunakan untuk menguji kehandalan dari aplikasi. Aplikasi ini divalidasi oleh pakar dan responden. Dari hasil validasi tersebut diperoleh aplikasi MonitorDaring yang mendapat penilaian Baik (B) oleh pakar dengan persentase 81,25%, dan mendapat penilaian Baik (B) oleh responden dengan persentase 77,89%.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kejuruan melalui Contextual Teaching and Learning di Makassar Labusab
Information Technology Education Journal Volume 1, Issue 2, Mei 2022
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.892 KB) | DOI: 10.59562/intec.v1i2.240

Abstract

Kualitas kehidupan bangsa sangat ditentukan oleh faktor pendidikan. Peran pendidikan sangat penting untuk menciptakan kehidupan yang cerdas, damai, terbuka, dan demokratis. Oleh karena itu, pembaruan pendidikan harus selalu dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional. Kemajuan suatu bangsa hanya dapat dicapai melalui penataan pendidikan yang baik. Upaya peningkatan mutu pendidikan itu diharapkan dapat menaikkan harkat dan martabat bangsa Indonesia. Untuk mencapainya, pendidikan harus adaptif terhadap perubahan zaman Rendahnya perolehan rata-rata hasil belajar siswa, salah satunya disebabkan oleh metode mengajar yang diterapkan guru yang hanya menggunakan metode ceramah, diskusi informasi, karena metode mengajar mempunyai karakteristik tertentu dengan segala kelebihan dan kelemahan masing-masing maka keberhasilan belajar bergantung pada ketepatan pemilihan metode dalam arti kesesuaian antara tujuan pokok dengan metode, situasi dan kondisi serta kepribadian guru yang mengajarkan materi tersebut. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan tahap-tahap pelaksanaannya meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, refleksi. Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 5 Makassar dengan subyek penelitian siswa kelas X teknik permesinan. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap 2021/2022. Dengan demikian, penerapan pembelajaran CTL dapat mengubah sikap dan perilaku siswa yang sekaligus dapat meningkatkan hasil belajar siswa, sehingga disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran CTL dapat meningkatkan hasil belajar Dasar Kompetensi Kejuruan pada mata pelajaran Pengetahuan Dasar Teknik Mesin Siswa Kelas X SMK Negeri 5 Makassar.
INTEGRATION OF OTSU THRESHOLDING AND MORPHOLOGICAL OPERATIONS FOR CAROLINA REAPER CHILI IMAGE SEGMENTATION Andi Baso Kaswar; Labusab; Ismail Aqsha
Journal of Embedded Systems, Security and Intelligent Systems Vol 5, No 3 (2024): November 2024
Publisher : Program Studi Teknik Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Segmentation is an important step in building a fruit-quality classification system. Previous research has shown the success of the Otsu Thresholding method for fruit image segmentation, but its application to Carolina Reaper chili images in Indonesia has not been carried out specifically. This research proposes the integration of the Otsu Thresholding method with morphological operations to improve the accuracy of Carolina Reaper chili image segmentation based on the ripeness level. The process starts with RGB image acquisition using a controlled camera, followed by red channel extraction as the segmentation input. The Otsu method is used to separate the object and background based on pixel intensity, resulting in a binary image that is enhanced through morphological operations, including dilation, imfill, and bwareaopen. The results show high accuracy, with averages of 99.85% (mature), 99.38% (almost mature), and 99.67% (raw). The average computation time is less than one second which shows the potential for real-time applications. This research contributes to the efficiency of technology-based postharvest processing of Carolina chili peppers
MEMBANGUN KEMANDIRIAN EKONOMI PEMUDA MELALUI PENINGKATAN KOMPETENSI SOCIAL MEDIA MANAGEMENT DAN PEMBUATAN KONTEN Wahyudi; Muhammad Yahya Yahya; Wulan Purnamasari; Anita Candra Dewi; Labusab
Journal of Engineering Service and Innovation Volume 1, Issue 2 (Februari) 2026
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital memberikan peluang ekonomi yang luas, namun belum sepenuhnya dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok pemuda di Kota Makassar. Masalah utama yang dihadapi oleh kelompok sasaran adalah kurangnya keterampilan teknis di bidang digital dan terbatasnya peluang kerja yang menghambat kemandirian ekonomi mereka. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan solusi nyata melalui peningkatan kompetensi pemuda dalam bidang social media management dan pembuatan konten kreatif. Metode pelaksanaan kegiatan ini berbasis Project Based Learning yang terdiri dari tahapan sosialisasi, pemaparan materi, praktik langsung, serta evaluasi dan pendampingan. Selama kegiatan, peserta dibekali dengan pengetahuan terkait algoritma platform digital, teknik copywriting, desain visual dasar, hingga strategi digital marketing yang komprehensif. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan kemampuan teknis peserta untuk merencanakan, memproduksi, dan mengelola konten media sosial secara profesional. Melalui peningkatan kompetensi ini, para pemuda kini memiliki keterampilan bernilai jual tinggi yang dapat digunakan untuk menjadi content creator mandiri maupun menawarkan jasa pengelolaan media sosial bagi UMKM lokal. Solusi ini diharapkan menjadi langkah awal yang efektif dalam membuka peluang usaha baru, sehingga kemandirian ekonomi pemuda dapat terwujud secara berkelanjutan.
Analysis of The Employability Skills Perception Gap: A Case Study of Teaching Factory Implementation at SMK Negeri 10 Makassar Fitrah Asma Darmawan; Labusab; Aulia Sabril
Jurnal MEKOM (Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan) Volume 13, Issue 1, February 2026
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/mekom.v13i1.262

Abstract

Purpose – Vocational education continues to face a persistent competency gap between graduates and industry demands. The Teaching Factory (TeFa) model at SMK Negeri 10 Makassar has been implemented as a strategic approach to enhance students’ employability skills. This study aims to evaluate the implementation of the TeFa model and assess its effectiveness in developing students’ work character and technical competencies. Methods – A sequential explanatory mixed-methods design was employed. Quantitative data were collected from 54 students through structured questionnaires, while qualitative data were obtained through observations and in-depth interviews with 12 teachers and industry partners. Findings – The results show moderate implementation quality, with SOP compliance at 70.3% and effective communication at 68.5%. A notable perception gap was identified, in which students rated their discipline (61.1%) and time management (64.8%) highly, whereas teachers and industry partners perceived these areas as major weaknesses. Furthermore, 38.9% of students reported a neutral perception of the improvement in their hard skills, indicating infrastructure constraints and the phenomenon of pseudo-discipline. Although the TeFa model demonstrates potential in character building, its effectiveness in strengthening technical competencies remains limited. Research implications – Findings from this single-case study are contextual to SMK Negeri 10 Makassar and should be further validated in broader vocational education contexts. This study recommends the adoption of “Industrial Mirroring” strategies and systematic role rotation to better align student perceptions with industrial standards. Originality – This study contributes by revealing the perception gap between students, teachers, and industry partners regarding work character and technical competency development within the Teaching Factory implementation in vocational education.