Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN DAN PENGGUNAAN MAIL MERGE PADA APLIKASI MICROSOFT OFFICE DAN MICROSOFT EXCEL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN ADMINISTRATIF STAF Amna Amna; Anna Permatasari Kamarudin; Rahmadi Asri; Ratna Dewi; Lenawati Asry; Rizkan Fahmi; Amru Bin Ash; Hendra Kusuma; Hajar Ashwad
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.14769

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat yang telah dilaksanakan di Fakultas Pertanian, Universitas Gajah Putih. Pada pengabdian kepada masyarakat ini, pelatihan tentang penggunaan Mail Merge menjadi salah satu kemahiran dan keterampilan yang sangat diperlukan. Baik bagi staf fakultas dan sektretaris program studi. Keterampilan penggunaan Mail Merge ini akan memudahkan siapapun dalam melakukan pendataan. Baik berupa penulisan surat undangan, pembuatan SK, pembuatan buku Log bagi keperluan mahasiswa. Terutama dokumen yang mempunyai bentuk yang sama tetapi ditujukan pada lebih satu orang mahasiswa. Kenyataannya, masih banyak staf dan sekretaris yang belum mempunyai keterampilan dan kemahiran dalam menggunakan Mail Merge. Hal ini sangat disayangkan, karena adanya fitur Mail Merge untuk memberikan kelapangan dan kemudahan dalam menjalankan tugas dan beban kerja sehari-hari. Penggunaan Mail Merge dalam pembuatan dokumen ini akan mempercepat  pengerjaan dokumen tersebut karena dilakukan tidak satu- persatu tetapi secara bersamaan. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk memberikan keterampilan penggunaan fitur Mail Merge dari aplikasi Microsoft Word dan Microsoft Excel kepada staf dan sekreataris yang berada di Fakultas Pertanian terutama dalam pengeditan telaahan, pembuatan surat undangan, Surat Keputusan dan lainnya.
PENINGKATAN KAPASITAS MANAJEMEN SAMPAH MANDIRI MELALUI PENERAPAN TEKNOLOGI ECOBRICK Yusmaniarti Yusmaniarti; Windhi Tia Saputra; Novita Hamron; Lenawati Asry; Ali Ibrahim
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 3 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jpmebd.v3i2.4270

Abstract

Permasalahan utama dalam pengelolaan sampah di Kelurahan Betungan, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu adalah masih rendahnya kesadaran dan kapasitas masyarakat dalam melakukan pemilahan, pengurangan, dan pemanfaatan sampah rumah tangga, khususnya sampah plastik. Kondisi tersebut mengakibatkan sebagian besar sampah plastik belum dimanfaatkan secara optimal dan masih berpotensi mencemari lingkungan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, tim pengabdian melaksanakan program Peningkatan Kapasitas Manajemen Sampah Mandiri melalui Penerapan Teknologi Ecobrick dengan bermitra bersama Bank Sampah Betandang yang berlokasi di Kelurahan Pondok Besi. Kegiatan melibatkan 25 orang peserta yang terdiri atas pengurus bank sampah, kader lingkungan, perangkat kelurahan, dan masyarakat yang aktif dalam pengelolaan sampah. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Learning and Action (PLA) melalui tahapan observasi, identifikasi permasalahan, penyuluhan, pelatihan, praktik pembuatan ecobrick, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas peserta dalam pengelolaan sampah, yang ditunjukkan oleh kenaikan rata-rata nilai pre-test dari 57 menjadi 87 pada post-test, atau meningkat sebesar 52,6%. Peningkatan terbesar terjadi pada aspek teknik pembuatan ecobrick, yaitu sebesar 73,1%, yang menunjukkan efektivitas metode pembelajaran berbasis praktik (learning by doing). Selain meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengolah sampah plastik menjadi ecobrick, kegiatan ini juga memperkuat peran Bank Sampah Betandang sebagai pusat edukasi lingkungan serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis komunitas. Dampak kegiatan terlihat dari meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemilahan sampah dari sumber, pemanfaatan limbah plastik menjadi produk yang bernilai guna, serta terbentuknya komitmen untuk menerapkan pengelolaan sampah secara mandiri dan berkelanjutan. Program ini dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat yang dapat direplikasi pada wilayah lain dalam mendukung pengurangan timbulan sampah dan mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.