Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Estimasi Biaya Proyek pada Kontrakor Skala Kecil di Bali pada Masa Pandemi COVID-19 Ida Ayu Cri Vinantya Laksmi; Ni Komang Armaeni; I Wayan Jawat
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 15, No 1 (2023): Edisi April
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v15i1.3203

Abstract

Perencanaan proyek merupakan bagian dari realisasi pelaksanaan proyek. Dalam tahap perencanaan ini ada beberapa kegiatan yang dilakukan, salah satunya adalah estimasi biaya. Estimasi biaya memegang peranan penting dalam penyelenggaraan proyek, mengingat kesalahan dalam membuat estimasi proyek bisa berakibat kesalahan dalam pengambilan keputusan menjalankan proyek. Di masa pandemi Covid-19, banyak hal yang harus dipertimbangkan dalam merencanakan estimasi biaya proyek. Untuk menyelesaikan permasalahan terkait estimasi biaya proyek, dilakukan penelitian untuk mengetahui faktor serta metode yang digunakan dalam melakukan estimasi biaya. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Hasil penelitian menunjukkan jika urutan faktor yang paling berpengaruh pada proses estimasi biaya yang dilakukan oleh kontraktor skala kecil di Bali selama pandemi Covid-19 antara lain, harga bahan dan material (14,6%), faktor harga upah (13,8%), spesifikasi proyek (12,8%), tipe bangunan (11,5%), durasi pekerjaan (10,4%), lokasi proyek (11,4%), metode yang digunakan (9,80%), sumber daya (9,50%), dan tahapan kegiatan (7,30%).
Identifikasi Faktor Yang Mempengaruhi Besaran Biaya Dalam Pelaksanaan Proyek Skala Kecil Di Bali Ida Ayu Cri Vinantya Laksmi; I Wayan Jawat; I Gusti Agung Gede Nodya Dharmastika
Borneo Engineering : Jurnal Teknik Sipil Volume 7 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/be.v7i3.4548

Abstract

The realization of the implementation of a project must be within the initial project planning stage. In the planning stage, various types of activities are carried out, starting from forming the project team, preparing the schedule, planning project resources, and preparing project cost estimates. Cost estimation activities are one of the main processes in a construction project to determine the amount of funds that must be provided for a building. Without costs, the project will not be able to be implemented even if other resource elements are met. Costs in construction projects consist of direct costs and indirect costs. Based on these 2 (two) types of costs, research needs to be carried out to determine the factors that influence the nominal amount of these types. Data analysis in this research uses the Analytical Hierarchy Process (AHP) method. The results of the research show that the order of factors that have the most influence on the two types of costs include force majeure factors, availability of labor, detailed design plans, work methods, technical specifications, distance to the place where materials/tools are purchased, location of work/project, the environment around the project, and road conditions leading to the project.
Pengembangan Ekowisata Berbasis Hutan Desa Lebih dengan Konsep Tri Hita Karana untuk Mendukung Keberlanjutan Lingkungan, Sosial, dan Ekonomi I Kadek Merta Wijaya; Ni Wayan Meidayanti Mustika; I Wayan Jawat; Dewa Ayu Nyoman Sriastuti
Jurnal Abdi Daya Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Abdi Daya Vol.5 No.1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/jad.5.1.2025.27-38

Abstract

Hutan Desa Lebih merupakan kawasan seluas 3 hektar yang direboisasi dengan pohon mahoni pada tahun 2014 untuk mencegah erosi, mengingat posisinya berada di atas permukiman warga. Saat ini kawasan tersebut belum dimanfaatkan secara optimal dan hanya berfungsi sebagai ruang hijau dengan potensi terbatas. Permasalahan utama adalah rendahnya pemanfaatan hutan desa, padahal terdapat potensi sumber mata air suci di Pura Taman Beji serta aktivitas ekonomi masyarakat melalui UMKM kuliner berbasis hasil laut. Pengabdian ini bertujuan mengkaji potensi Hutan Desa Lebih untuk dikembangkan sebagai kawasan ekowisata berbasis kearifan lokal dengan konsep Tri Hita Karana. Fokus utamanya adalah bagaimana pengembangan ekowisata dapat mendukung pelestarian lingkungan, meningkatkan ekonomi lokal, serta menjaga keharmonisan sosial budaya. Metode yang digunakan adalah studi deskriptif-kualitatif dengan pendekatan analisis potensi sumber daya alam, sosial-ekonomi, serta kearifan lokal masyarakat. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara dengan pengelola desa, serta kajian literatur terkait konsep ekowisata dan keberlanjutan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengembangan ekowisata dapat dilakukan melalui beberapa program: (1) jalur tracking dari desa menuju hutan; (2) lintasan ATV dan area istirahat; (3) fasilitas eco-glamping; (4) ruang komunal untuk kegiatan masyarakat; dan (5) tempat melukat di Pura Taman Beji. Pengembangan ini mendukung keberlanjutan dengan tiga pilar utama: pelestarian lingkungan, pemberdayaan ekonomi melalui UMKM kuliner, dan penguatan nilai spiritual serta sosial budaya. Dengan demikian, Hutan Desa Lebih berpotensi menjadi destinasi ekowisata unggulan yang sejalan dengan visi-misi desa dan tujuan SDGs.
ANALYSIS OF WOODEN RESIDENTIAL HOUSE STRUCTURE AGAINST EARTHQUAKE LOAD I Ketut Agus Asih Adi Arta; Putu Didik Sulistiana; Cokorda Agung Yujana; I Wayan Jawat
Journal of Infrastructure Planning and Engineering Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Master Program of Infrastructure and Environmental Engineering, Postgraduate Program, Warmadewa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/jipe.3.2.2024.57-62

Abstract

Wood material is a construction material that has its own appeal from an aesthetic and architectural point of view, however wood material has various limitations, namely in terms of durability and structural strength when compared to structural materials such as concrete and steel. This research examines the structural behavior of residential houses using glulam wood materials using program analysis software ETABS.  From the results of initial design calculations, the dimensions of the structural elements were obtained, namely beams measuring 25 cm x 40 cm and columns measuring 30 cm x 30 cm. Based on the results of the analysis that has been carried out, it shows that the house structure has met earthquake resistance requirements with maximum inter-story drift of 24.35 mm (below the 26.92 mm limit). The dynamic analysis shows successful mass participation with total mass participation ratios exceeding 90% in all primary directions: 99.11% for translational motion in X-direction (UX), 99.29% for translational motion in Y-direction (UY), and 99.51% for rotational motion about vertical axis (RZ). These results indicate that the structural model adequately captures both lateral and torsional responses of the building under seismic loading.