Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Digital Transformation, Benefits and Impacts for Teenagers Study of Student Perceptions of Cybercrime in Yogyakarta State Islamic Senior High School Students Muhani Jibi; Nur Aida; Mipasya Ratu Plamesti
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol 13 No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v13i1.1025

Abstract

Digital transformation in the field of education provides tremendous benefits for both teachers and students, enabling easy access to a wide range of knowledge and supporting the teaching and learning process, including distance learning. However, digital transformation has had an impact on students, as they often become victims of cybercrime in the form of cyberbullying, which affects the mental well-being of the individuals involved. The purpose of this research is to understand the perception of students at MAN (Madrasah Aliyah Negeri) in Yogyakarta regarding the digitally-based teaching and learning process that utilizes smartphones for activities outside of the classroom. The research method employed in this study is qualitative descriptive research, which involves gathering information about existing phenomena, clearly defining the objectives to be achieved, planning the approach, and collecting data as the basis for creating a report. The research findings indicate that students' perception of social media crime/cybercrime reflects their experiences as observers, perpetrators, and victims. Factors such as individual characteristics, environment, and friendships influence students in engaging in these criminal activities. Students tend to be loyal to their friends, and victims often choose to remain silent. Effective prevention measures have been implemented in schools through collaboration with law enforcement authorities.
Peningkatan Pemahaman Peserta Didik Madrasah Aliyah Negeri Dan Swasta Terhadap Pemanfaatan Teknologi Informasi Dalam Perspektif UU No. 11 tahun 2008 jo UU No. 19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Aida, Nur; Sulaiman, Maryam; Plamesti, Mipasya Ratu
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 3 No. 4 (2023): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v3i4.466

Abstract

Aktivitas masyarakat dewasa ini dipermudah dengan adanya internet, kemudahan tersebut juga berakibat adanya tindakan perbuatan yang melanggar hukum. Dan pengguna media sosial terbanyak adalah remaja usia 18 – 24 tahun. Kalangan remaja tersebut rentan untuk menyaring informasi yang diterima melalui jejaring sosial, hal ini kurangnya pemahaman remaja khususnya peserta didik terhadap akibat hukum apabila informasi yang dibuat bertentangan dengan ketentuan yang berlaku, dalam hal ini UU ITE. TIM Pengabdi Universitas Islam Jakarta melakukan kegiatan penyuluhan hukum kepada peserta didik MAN dan MAS se Kota Tangerang tentang Pemahaman Pemanfaatan Teknologi Informasi sesuai dengan UU ITE. Kegiatan ini dimaksudkan untuk membantu siswa memahami akibat hukum terhadap pemanfaatan teknologi Informasi apabila tidak diberlakukan sesuai dengan UU ITE. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan berpedoman pada hasil penelitian tentang fenomena phubbing, kontrol diri, sosial ekonomi dan interaksi sosial. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, evaluasi kegiatan, dan laporan hasil kegiatan.
Pelatihan Teknik Pengutipan Referensi Menggunakan Aplikasi Mendeley Dalam Penyusunan Referensi Tugas Akhir Mahasiswa: The Training of Reference Citation Techniques Using the Mendeley Application in Organizing Student Thesis References Trisista, Ratna Galuh Manika; Siregar, Ahmad Munawir; Plamesti, Mipasya Ratu; Nurlilah, Widya
Jurnal Abdimas Le Mujtamak Vol. 3 No. 1 (2023): Le MUJTAMAK 2023: Januari - Juni
Publisher : Universitas Islam Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46257/jal.v3i1.625

Abstract

Penggunaan aplikasi reference manager dalam menunjang penulisan karya ilmiah seperti tugas akhir mahasiswa kini semakin dianjurkan. Mendeley sebagai salah satu aplikasi mampu mengelola referensi ilmiah seperti buku, jurnal, dan referensi lainnya sehingga dapat mempermudah dalam menyusun referensi yang jumlahnya tidak sedikit. Oleh karena itu, kegiatan pelatihan dilaksanakan secara langsung (offline) yang kemudian dihadiri oleh 20 peserta yang merupakan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Islam Jakarta. Dengan diadakannya pelatihan Mendeley, mahasiswa diharapkan mampu menggunakan aplikasi Mendeley dalam Menyusun tugas akhirnya. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu Pelatihan. Kegiatan ini dilaksankan dalam dua tahapan yaitu tahap penyampaian materi dan selanjutnya tahap praktek penggunaan aplikasi Mendeley secara langsung. Mahasiswa dibimbing secara langsung oleh para narasumber sampai setiap peserta memahami dan mampu mempraktekannya. Melalui kegiatan ini, mahasiswa sebagai peserta mendapatkan pemahaman materi dan kemampuan dalam menyusun referensi tugas akhirnya dengan menggunakan aplikasi Mendeley.
PERSEPSI PEREMPUAN MASYARAKAT BADUY LUAR TERHADAP UU PERKAWINAN NO 16 TAHUN 2019 PERUBAHAN ATAS UU NO 1 TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN Mursyid, Fatimah; Aida, Nur; Plamesti, Mipasya Ratu
IBLAM LAW REVIEW Vol. 4 No. 1 (2024): IBLAM LAW REVIEW
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM IBLAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52249/ilr.v4i1.298

Abstract

Kehidupan masyarakat saat ini dipengaruhi oleh perkembangan informasi yang telah mendunia melalui dunia maya, tidak ketinggalan masyarakat Baduy luar, yang dapat menerima perubahan kebiasaan yang hidup di masyarakat baduy dengan banyaknya masyarakat baduy menggunakan media sosial untuk mempermudah komunikasi dengan masyarakat luar baduy. Namun demikian penerimaan kemajuan tersebut, tidak dibarengi dengan pengetahuan-pengetahuan lainnya terutama pengetahuan hukum perkawinan, yang telah mengalami perubahan. Masyarakat baduy, dalam pelaksanaan perkawinan tetap mempertahankan kebiasaan adat istiadat yang berlaku selama ini. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengetahui tingkat pemahaman perempuan masyarakat adat baduy luar, terhadap perubahan UU Perkawinan. Perubahan UU Perkawinan diantaranya adalah mengenai usia bagi calon mempelai wanita yang semula 16 tahun berubah menjadi 19 tahun sama dengan calon mempelai Pria. Sedangkan pada masyarakat baduy, perkawinan dapat dilakukan melalui perjodohan saat seorang gadis mencapai usia empat belas tahun. Dalam tenggang waktu tersebut, orang tua pemuda masih bebas memilih wanita yang disukainya. Jika belum ada yang cocok, semua harus mau dijodohkan. UU Perkawinan memerintahan lembaga Kantor Urusan Agama untuk menyaksikan suatu perkawian. Pada masyarakat baduy, mempelai laki-laki beserta keluarga harus melapor ke Pu’un atau kepala adat dengan membawa daun sirih, pinang, dan gambir secukupnya, dan upacara pernikahan yang hanya boleh diadakan pada bulan kalima, kagenep, katujuh. Penanggalan ini berdasarkan pikukuh, berupa aturan-aturan yang sudah digariskan oleh leluhur. Metode penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data yang dilakukan berupa pengamatan (observasi), wawancara mendalam (in depth interview) dan studi literatur.