Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pemilah Organik dengan Sensor Inframerah Terintegerasi Sensor Induktif dan Kapasitif Bahtiar, Yusuf Ari; Ariyanto, Dedy; Taufik, Muhammad; Handayani, Trie
Jurnal EECCIS (Electrics, Electronics, Communications, Controls, Informatics, Systems) Vol. 13 No. 3 (2019)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jeeccis.v13i3.578

Abstract

Every corner of the building and room has been available bin. Not all bins have different colors. This condition makes the performance was less precise and less optimal. Often find out,  still waste not match in the available place. As a result, inappropriate sorting of waste can cause problems that affect the environment. Convenience  and beauty can no longer be felt. So, it needs an innovation which waste can be disposed based on its type, so that sorting and service  becomes easier. "Littering Smart Detection Forms the Love Environment Mindset" the solution to trash problems. The working system of this tool uses raspberry pi as a performance brain. The embedded camera sensor will detect someone who is throwing waste. If it does not enter into the bin that is already available, a reminder and instructions will be given to make the trash dumper aware. Take back and place it in the container provided. Waste will be detected through a combination of infrared sensors and inductive and capacitive sensors. The combination of the three types of sensors that will determine the type of waste and open waste cover
Implementasi Smart Greenhouse Berbasis IoT Untuk Budidaya Brokoli Green Magic F1 (Brassica Oleracea Var. Green Magic F1) Media Hortikultura Anwar, Gilang Khairul; Handayani, Trie; Prasojo, Joko; Yuliani, Oni
Angkasa: Jurnal Ilmiah Bidang Teknologi Vol 17, No 2 (2025)
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/angkasa.v17i2.3115

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara tropis dengan 11% wilayah tropis yang dapat ditanami dan dibudidayakan setiap tahunnya, hal ini memudahkan petani untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Indonesia, seperti kebutuhan pangan sayur dan buah-buahan. Kebutuhan pangan tidak dapat terpenuhi sepenuhnya dikarenakan tingginya angka pembangunan perumahan dan gedung bertingkat, hal ini menyebabkan berkurangnya lahan pertanian dengan rata-rata peralihan lahan pertanian menjadi lahan non-pertanian mencapai 100.000 hektar pertahunnya. Penelitian bertujuan untuk memanfaatkan keterbatasan lahan dengan smart greenhouse untuk budidaya brokoli green magic f1 (brassica oleracea var. green magic f1) media hortikultura, prototipe dirancang dengan menggunakan Esp32, DHT22, DS18B20, YL-69, Soil pH, RTC, Water Pump, dan Exhaust Fan. Penelitian dilakukan dengan merancang dan mengembangkan alat prototipe yang terintegrasi internet of things (IoT). Alat prototipe dirancang untuk menyiram tanaman secara real time (jam 07.00 WIB dan 16.00 WIB) atau otomatis (kelembaban 80%-90%) dan menstabilkan suhu greenhouse (18) yang dimonitor dan dikontrol melalui aplikasi Blynk pada ponsel.
Alat Bantu Penyandang Tunanetra Emergency Smart Hat Anwar, Gilang Khairul; Ghani, Yahya Harishta; Pa, Gregorius Yance; Sandjaya, Wisnu Kusuma; Handayani, Trie
Aviation Electronics, Information Technology, Telecommunications, Electricals, and Controls (AVITEC) Vol 6, No 1 (2024): February
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/avitec.v6i1.2025

Abstract

Penyandang tunanetra dalam beraktivitas memerlukan alat bantu jalan berupa tongkat, namun tongkat masih memiliki kekurangan sehingga diperlukan pengembangan teknologi yang dapat memaksimalkan penyandang tunanetra berjalan. Berdasarkan masalah tersebut, maka penelitian ini membuat topi pintar sebagai alat bantu jalan menggunakan sensor untuk mendeteksi halangan 5 arah, yakni depan, kanan, kiri, belakang, dan bawah. Alat ini memiliki GPS dan sensor alarm yang dapat mengirimkan pesan darurat berupa link sms lokasi dan mencari keberadaan topi pintar. Pengujian untuk menguji akurasi, presisi, dan tingkat keberhasilan alat. Alat dibuat menggunakan sensor ultrasonik HC-SR04, Arduino uno R3, modul GPS, RF433 Mhz, Df Player Mini dan speaker mini. Alat diuji dengan membaca jarak pada 50 cm, 100 cm, 150 cm, dan 200 cm. Selain pengujian jarak, alat juga diuji untuk kecepatan respon dari modul GPS dan sensor alarm pada rentang respon 1-15 menit untuk modul GPS dan 0,2 – 0,15 detik untuk sensor alarm. Output alat berupa perintah suara dari speaker untuk pembacaan jarak dan buzzer untuk sensor alarm. Hasil penelitan menunjukkan akurasi 99,99% dan presisi sebesar 98,65%. Kemudian, alat ini memiliki presentase tingkat keberhasilan sebesar 98,50%.
PENYULUHAN TENTANG LANGKAH NYATA MEMBATASI INTERNET PADA ANAK Handayani, Trie; Sudiana, Sudiana
Retii 2025: Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-20 (Edisi Pengabdian kepada Masyarakat)
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan ini dilaksanakan secara sistematis dengan pendekatan edukatif dan partisipatif, melalui beberapa tahapan, yaitusosialisasi awal, pelatihan teknis penggunaan aplikasi parental control (seperti Google Family Link dan Norton Family), pelatihan memilih konten edukatif, penyuluhan tentang pentingnya aktivitas sosial dan keagamaan bagi anak, serta evaluasi hasil kegiatan. Mahasiswa terlibat aktif sebagai fasilitator dalam simulasi teknis dan pengisian pre-test serta post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil evaluasi menunjukkan kemajuan yang signifikan. Pemahaman orang tua tentang risiko screen time meningkat dari 36% menjadi 88%, kemampuan mengatur parental control naik dari 18% menjadi 74%, penerapan jadwal penggunaan gadget meningkat dari 26% menjadi 82%, dan ketelitian memilih konten edukatif bertambah dari 42% menjadi 90%. Selain itu, partisipasi anak dalam kegiatan sosial dan keagamaan naik dari 10% menjadi 56% menurut laporan orang tua. Kegiatan ini menghasilkan luaran berupa submit publikasi di prosiding ReTII ITNY serta dokumentasi dan evaluasi yang menunjukkan peningkatan kapasitas warga secara nyata. Tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, kegiatan ini juga berpotensi menjadi contoh yang dapat diterapkan di komunitas lain untuk memperkuat praktik digital parenting.