Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN KOMPONEN PEMBENTUK GEL DAUN CINCAU HITAM (Mesona palustris B.L) TERHADAP PENURUNAN BERAT BADAN MENCIT Deswati, Dytha Andri; Anggraeni, Rina; Santika, Candha Widiya
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI FARMASI INDONESIA Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.535 KB) | DOI: 10.58327/jstfi.v11i2.179

Abstract

Komponen pembentuk gel (KPG) daun cincau hitam (Mesona palustri B.L) mengandung serat dan senyawa flavonoid yang berkontribusi pada aktivitas antioksidan yang dapat mencegah dan mengurangi penumpukan lemak didalam tubuh sehingga mampu mengobati masalah obesitas dan factor resikonya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis efektifitas komponen pembentuk gel daun cincau hitam dalam memberikan efek sebagai penurun berat badan dan lingkar perut. Sebanyak 20 ekor mencit betina terbagi menjadi 5 kelompok yaitu control negative (pakan standar), control positif (orlistat 15,6 mg/KgBB), 3 kelompok komponen pembentuk gel daun cincau hitam dosis 100, 200 dan 300 mg/KgBB. Semua kelompok di induksi obesitas dengan pakan kaya lemak selama 7 hari. Parameter yang diukur adalah berat badan dan lingkar perut. Data dianalisa menggunakan uji one way ANOVA. Hasil penelitian diperoleh penurunan berat badan dan lingkar perut mencit pada kelompok dosis 100 mg/kg (2,72 gram/0,4 cm), kelompok dosis 200 mg/kg (3,2 gram/0,6 cm), dan pada kelompok 300 mg/kg (3,82 gram/0,8cm). Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu semakin tinggi dosis maka semakin besar kosentrasi penurunan berat badan dan lingkar perut pada mencit yang diuji.
Budidaya Dan Pemanfaatan Kunyit (Curcuma Domestica Val) Sebagai Produk Jamu Yang Bermutu dan Bernilai Tinggi Di Kampung Adat Banceuy Deswati, Dytha Andri
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Babakti Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Al Ghifari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53675/babakti.v3i2.992

Abstract

Kampung Adat Banceuy adalah salah satu kampung yang terletak di desa Sanca kecamatan Ciater kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat, Sebagai salah satu kampung yang berkembang di desa Sanca sebagian besar wilayahnya pesawahan dan perkebunan rakyat juga terdapat beberapa sungai yang berfungsi sebagai irigasi pertanian. Hasil sawah dan kebun sebagian besar adalah padi, cengkeh, pala dan tanaman obat seperti kunyit, jahe, temulawak, kencur, lidah buaya dan lain - lain. Pengolahan tanaman obat di Kampung Adat Banceuy belum terolah secara optimal terutama dalam bidang peningkatan kesehatan dan nilai tambah dalam membantu meningkatkan perekonomian keluarga. Sebelumnya penduduk Kampung Adat Banceuy menggunakan kunyit hanya sebagai bumbu dapur maka perlunya pengolahan dengan bentuk dan cara lain agar lebih praktis dan mudah dikonsumsi bahkan dapat meningkatkan perekonomian keluarga, salah satunya pemanfaatan kunyit menjadi minuman jamu dan serbuk instan yang bernilai ekonomis tinggi. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan pelatihan budidaya tanaman kunyit dan pelatihan pembuatan produk jamu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Kampung Adat Banceuy dapat meningkatkan pengetahuan dan keahlian tentang pemanfaatan kunyit sebagai produk jamu untuk menjaga kesehatan dan dapat menjadi peluang usaha bagi ibu-ibu PKK untuk membantu meningkatkan perekonomian keluarga.
Edukasi Perilaku Hidup Sehat dan Pengelolaan Minyak Jelantah di Esa Kareem Primary School Deswati, Dytha Andri; Putri, Yola Desnera; Mardiah, Irma; Brilian, Alifa; Alhamd, Mutiara
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 3 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i3.680

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Esa Kareem Primary School, Kota Bandung, untuk mengatasi dua permasalahan utama, yaitu rendahnya kesadaran mencuci tangan pakai sabun (CTPS) dan pengelolaan limbah minyak jelantah. Program ini dirancang untuk memberikan edukasi interaktif kepada siswa dan guru mengenai pentingnya CTPS sebagai upaya mencegah penyakit menular serta memberikan pelatihan praktis kepada guru dalam mengolah minyak jelantah menjadi sabun cuci tangan ramah lingkungan. Metode yang digunakan meliputi diskusi kelompok, sosialisasi, dan pelatihan berbasis workshop. Proses evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil kegiatanmenunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya CTPS sebesar 30,7%, dan pengetahuan tentang pengelolaan minyak jelantah meningkat sebesar 37,3%. Selain itu, pelatihan ini menghasilkan sabun cuci tangan yang diperkaya ekstrak pegagan (Centella asiatica), yang memberikan manfaat antioksidan dan antiinflamasi. Produk ini tidak hanya bermanfaat untuk mendukung kebersihan tangan tetapi juga sebagai solusi untuk meminimalkan dampak lingkungan akibat limbah minyak jelantah. Program ini berhasil meningkatkan kesadaran perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di lingkungan sekolah dan menciptakan praktik berkelanjutan yang mendukung pelestarian lingkungan.
Analisis Utilitas Biaya Dalam Mendukung Pengambilan Keputusan Pada Sistem Jaminan Kesehatan Ellin Rachmawati; Indah Laily Hilmi; Triana Maudy Yulianti Surasa; Dytha Andri Deswati
Journal of Pharmaceutical and Sciences JPS Volume 9 Nomor 2 (2026)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/journal-jps.com.v9i2.1555

Abstract

Health insurance systems face growing challenges in determining which interventions should be financed under limited resources, making it necessary to adopt approaches that can assess both health benefits and economic consequences simultaneously. One widely used approach is cost-utility analysis, which relates intervention costs to utility-based outcomes, particularly quality-adjusted life years (QALYs). This review article aimed to examine the role of cost-utility analysis in supporting decision-making within health insurance systems. This study was conducted as a review article through a systematic literature search in the PubMed database using the keyword “cost-utility analysis” AND “decision making”. The article selection process followed the PRISMA framework. Of the 131 records initially identified, 10 articles met the inclusion criteria after screening titles/abstracts (n=116 excluded) and full-text review (n=5 excluded), and were analyzed using a descriptive narrative approach. The review found that cost-utility analysis has been applied to assess various interventions, including palliative care services, antiviral therapies, artificial intelligence-based screening technologies, chronic disease medications, and national immunization programs. Several interventions were found to be cost-effective or even cost-saving, suggesting their potential to support benefit package expansion and improve the efficiency of health financing. However, other interventions were not considered economically feasible due to high prices, substantial budget impact, and limited reimbursement mechanisms. All reviewed studies originated from Thailand, Tiongkok, Vietnam, Colombia, Jepang, Korea Selatan, dan, Taiwan, Province of China; therefore, direct generalization to the Indonesian context requires further adaptation assessment. These findings indicate that cost-utility analysis plays an important role in informing benefit package design, health technology adoption, price negotiation, and more efficient resource allocation in health insurance systems. Therefore, the integration of cost-utility evidence into health financing policy should be strengthened to ensure that health insurance systems operate in a more rational, efficient, and sustainable manner.