Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN STANDAR NEW NORMAL PADA PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI DI KOTA MALANG Bambang Djatmiko; Nemesius Bambang Revantoro; Edi Santoso; M. Aris Ichwanto
BANGUNAN Vol 28, No 1 (2023): BANGUNAN EDISI MARET
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v28i12023p%p

Abstract

Abstrak:Akibat pandemi covid 19 pelaksanaan proyek konstruksi mengalami keterlambatan. Penelitian ini bertujuan mendiskripsikan sejauh mana para pelaksana konstruksi yang melanjutkan pekerjaanya dengan menerapkan standar new normal di Kota Malang. Sejauh penelusuran penelitian jenis ini belum pernah dilakukan. Populasi dan sampel purposive [10] tenaga kerja proyek, yaitu: 1) Bangunan gedung 30 orang dan 3) Bangunan perumahan 30 orang. Jika penelitian ini berhasil, maka bisa dipakai rujukan pemerintah daerah maupun owner untuk bahan pertimbangan pengambilan keputusan serta penelitian lebih lanjut. Kesimpulan:(1) Penerapan new standar normal covid 19 pada lingkungan proyek konstruksi bangunan gedung akumulasi rerata sebesar 89,00 % katergori bahaya terhadap penyebaran covid 19, (2) Penerapan new standar normal covid 19 pada lingkungan proyek perumahan kumulasi sebesar 61,73 %, katergori bahaya terhadap penyebaran covid 19 dan (3) Terdapat perbedaan yang signifikan penerapan standar normal new covid 19 pada proyek konstruksi bangunan gedung dengan lingkungan proyek perumahan dan sama- sama berbahaya terhadap penularan covid 19.Kata-kata kunci: penerapan, standar, new normal, proyek konstruksi dan perumahanAbstract: Due to the covid 19 pandemic, the implementation of construction projects has been delayed. This study aims to describe the extent to which construction workers continue their work by implementing new normal standards in Malang City. So far, research of this type has never been carried out. Population and purposive sample [10] project workforce, namely: 1) 30 people in buildings and 3) 30 people in residential buildings. If this research is successful, it can be used as a reference for the local government and the owner for consideration in decision making and further research. Conclusion: (1) The application of the new normal covid 19 standard in the building construction project environment accumulated an average of 89.00% in the hazard category for the spread of covid 19, (2) The application of the new normal covid 19 standard in the cumulative housing project environment was 61.73% , the hazard category for the spread of covid 19 and (3) There is a significant difference in the application of the new normal covid 19 standards in building construction projects with residential project environments and are equally dangerous to transmission of covid 19.Keywords: application, standards, new normal, construction and housing projects
Studi Kompetensi Instalasi Smart Building Berbasis KNX sebagai Dasar Pengembangan Kurikulum SMK Desy Eva Riawati; Isnandar Isnandar; M. Aris Ichwanto
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3203

Abstract

Studi ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk meningkatkan relevansi kurikulum di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), khususnya pada program keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL), dengan perkembangan teknologi yang terus berubah. Salah satu teknologi yang semakin berkembang dan penting untuk diterapkan di dunia industri adalah sistem smart building berbasis KNX. Namun, kurikulum di SMK belum sepenuhnya mengakomodasi kompetensi yang dibutuhkan oleh industri, seperti instalasi perangkat, konfigurasi menggunakan software ETS, dan pemrograman sistem KNX. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi kompetensi yang diperlukan dalam instalasi smart building berbasis KNX sebagai dasar pengembangan kurikulum di SMK. Studi ini dilakukan melalui observasi lapangan serta validasi dokumen hasil telaah kurikulum dan pengembangan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP). Hasil observasi menunjukkan bahwa teknologi KNX telah digunakan secara luas dalam sistem otomasi bangunan, dan kompetensi terkait sangat dibutuhkan oleh dunia kerja. Dokumen ATP yang disusun telah divalidasi oleh guru kejuruan, wakil kepala sekolah urusan kurikulum, dan perwakilan industri dengan hasil penilaian yang menunjukkan kelayakan dan relevansi tinggi terhadap standar pembelajaran SMK dan kebutuhan industri. Studi ini merekomendasikan integrasi kompetensi KNX ke dalam kurikulum SMK, pengembangan perangkat ajar berbasis proyek, pelatihan guru, serta penguatan kemitraan dengan dunia industri sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi.