Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGEMBANGAN E-BOOK TIPE FLIP BOOK BERBASIS LITERASI SAINS PADA MATERI EKOLOGI KELAS X SMA Muhlas, Muhlas; Kuntjoro, Sunu
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum 2013 lebih menekankan pada pola pembelajaran berbasis teknologi yang dapat dimanfaatkan untuk mengajarkan literasi sains. Hal tersebut dapat terintegrasi dengan optimalisasi inovasi media pembelajaran, salah satunya e-book tipe flip book. Penggunaan e-book tipe flip book berbasis literasi sains sesuai dikembangkan pada materi Ekologi, dikarenakan kompetensi dasar pada materi tersebut membutuhkan analisis informasi dari berbagai sumber. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk menghasilkan e-book tipe flip book yang layak secara teoretis dan empiris. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Hannafin and Peck yang terdiri dari tahap analisis keperluan, tahap desain, dan tahap pengembangan atau implementasi. Parameter yang diukur meliputi validasi e-book tipe flip book, keterbacaan dan angket respons peserta didik. Kelayakan teoretis diperoleh berdasarkan hasil validasi oleh dosen ahli literasi sains, ahli Ekologi dan ahli media. Kelayakan empiris diperoleh berdasarkan hasil keterbacaan menggunakan formula Fry dan angket respons peserta didik. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian secara teoretis menunjukkan rata-rata persentase validitas sebesar 97,9% dengan kategori sangat valid. Kelayakan empiris menunjukkan keterbacaan e-book tipe flip book berada pada level 9 dan 12. Keterbacaan e-book tipe flip book sesuai untuk kelas X jika berada pada level 9-11. Persentase angket respons peserta didik sebesar 85,3% dengan kategori sangat baik. Kata Kunci: e-book, ekologi, flip book, literasi sains.
PERSEPSI MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS MBOJO BIMA TENTANG TREN “ IKOY-IKOYAN “ DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM Muhlas, Muhlas; Firdaus, Firdaus; Yayu Mayangsari
Jurnal Komunikasi dan Kebudayaan Vol. 10 No. 1 (2023): Mei: Jurnal Komunikasi dan Kebudayaan
Publisher : Universitas Mbojo Bima - Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (669.908 KB) | DOI: 10.59050/jkk.v10i1.188

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untu mengetahui bagaimana Persepsi Mahasiswa Ilmu komunikasi Tentang Tren Ikoy-ikoyan di Media Sosial Instagram, Bagaimana Persepsi Mahasiswa Ilmu Komunikasi Tentang Budaya Minta-minta di Media Sosial. Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Penentuan informan penelitian menggunakan teknik purposive sampling, yaitu pemilihan informan menurut kriteria tertentu yang telah di tetapkan oleh peneliti.Analisis data dalam penelitian ini adalah dengan pendekatan kualitatif dengan bersamaan yaitu : Reduksi data, penarikan kesimpulan/verifikasi antara lain, Reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan analisis terhadap sejumlah variable penelitian dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif, maka hasil penelitian di peroleh yaitu; 1. Dalam komunikasi, persepsi diartikan sebagai tahapan tiap individu atau kelompok dalam mengenali serta memahami lingkungannya lewat bantuan pancaindra. Persepsi merupakan inti dari komunikasi. Seseorang harus memiliki persepsi yang akurat, agar proses komunikasinya akan berjalan efektif; 2. Dalam tren ikoy-ikoyan terjadi komunikasi interpersonal antara influencer dan followers yang terjadi lewat DM (direct message); 3. Dari hasil wawancara tentang persepsi mahasiswa ilmu komunikasi Universitas Mbojo Bima tentang tren ikoy-ikoyan sebagai sebuah fenomena komunikasi yang terjadi miskomunikasi antara pihak influencer (komunikator) dan pihak followers (komunikan) menimbulkan mental pengemis/minta-minta dari pihak followers kepada pihak influencer; 4. Dalam tren ikoy-ikoyan terdapat banyak pro dan kontra dari berbagai pihak yang terkait dalam lingkup komunikasi, mulai dari para influencer, followers, artis, warganet, dan persepsi masyarakat (Mahasiswa), dalam hal ini adalah tentang persepsi masing-masing; 5. Persepsi mempengaruhi seseorang untuk memilih pro ataupun kontra dalam suatu hal dalam hal ini adalah tren ikoy-ikoyan.
Interweaving Religious Dialogue: Dynamics and Conflict Resolution Between Islam and Judaism Hermawan, Ucep; Muhlas, Muhlas
Jurnal Iman dan Spiritualitas Vol 5, No 1 (2025): Jurnal Iman dan Spiritualitas
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jis.v5i1.43393

Abstract

The purpose of this research is to explore the dynamics of Islamic-Jewish dialogue and the conflict resolution efforts undertaken between these two religions. This study employs a qualitative approach, utilizing a literature review method to collect and analyze data from various sources. The findings reveal several key points: first, the conflict between Islam and Judaism is often identified with the Israel-Palestine conflict, which represents a significant international issue. Second, Islamic-Jewish dialogue remains limited, with notable efforts emerging only in recent years, such as those led by Imam Shamsi Ali (Islam) and Rabbi Marc (Judaism) in the United States. These dialogues aim to foster mutual understanding by emphasizing that all religions fundamentally strive for human salvation, while acts of violence in the name of religion stem from individual actions rather than representing religious institutions. This study contributes to the discourse on interfaith dialogue by highlighting the potential of Islamic-Jewish dialogue as a tool for conflict resolution and promoting peace.
An Analysis of Spirituality from the Perspective of Transpersonal Psychology Napilah, Paridah; Muhlas, Muhlas; Setiawan, Cucu
Jurnal Iman dan Spiritualitas Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Iman dan Spiritualitas
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jis.v5i4.52059

Abstract

Spirituality is an essential dimension of human life, encompassing self-awareness, relationships with God, others, and nature, as well as the search for meaning in life. This study examines spirituality through the perspective of Transpersonal Psychology, a modern branch of psychology that emphasizes transcendental experiences, heightened consciousness, and the integration of psychological, emotional, and spiritual dimensions. Transpersonal psychology emerged as a response to the limitations of conventional psychological approaches that focus on behavior, mental processes, and clinical healing, thus underemphasizing the spiritual aspect of individual growth. This study used library research methods to analyze relevant literature, including books, articles, and scientific documents on transpersonal psychology and spiritual experiences. The findings suggest that transpersonal experiences, including peak experiences, self-transcendence, and mystical experiences, play a significant role in shaping self-awareness, psychological well-being, and the quality of social relationships. The integration of the spiritual dimension into psychology helps individuals face stress, conflict, and the challenges of everyday life with greater awareness. The research also emphasizes the importance of a holistic, subjective, and humanistic approach to understanding transformative experiences that are unique to each individual. Thus, Transpersonal Psychology not only expands scientific understanding of humankind but also provides a practical foundation for spirituality-based education, counselling, and psychological interventions. This study asserts that spirituality, through transpersonal experiences, is a fundamental element in self-development, character formation, and the attainment of a deeper meaning in life within the context of contemporary psychology.