Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia

Konsep Desain Konservasi Air Pada Masjid Nasyrul Ulum Sumenep Fihir Alkautsar; Eva Elviana
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.686 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i12.10808

Abstract

Air merupakan sumber daya alam yang menunjang hampir setiap aspek pendukung kehidupan. Kebutuhan akan air bersih tidak dapat dihindari, namun perlu diperhatikan agar tidak terbuang percuma. Sehingga diperlukan manajemen pengelolaan agar air yang dikeluarkan terpakai secara benar. Masjid Nasyrul Ulum merupakan masjid bersama yang digunakan oleh Pondok Pesantren Nasyrul Ulum Sumenep. Sebagai masjid yang akan digunakan bersama dari berbagai elemen seperti santri, guru dan masyarakat daerah tentunya akan banyak aktivitas yang memerlukan air terutama penggunaan air untuk berwudhu. Masjid Nasyrul Ulum akan menjadi sebuah contoh yang baik dalam penerapan konservasi air dan manajemen lingkungan bangunan yang baik dalam sebuah gedung untuk berikutnya diterapkan pada gedung-gedung lainnya di Sumenep. Salah satu standar pelaksanaan arsitektur berkelanjutan bangunan yang dapat dijalankan pada gedung adalah dengan penerapan konservasi air. Di Indonesia, penerapan konservasi air untuk mencapai arsitektur berkelanjutan sendiri masih jarang ditemukan. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah dapat mengetahui bagaimana rancangan rencana pembangunan Masjid Nasyrul Ulum Sumenep yang menerapkan Arsitektur Berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian metode penelitian kualitatif dengan mengeksplorasi studi literatur tentang arsitektur berkelanjutan dan penerapan konservasi air. Hasil dari penelitian ini adalah dapat memberi rancangan arsitektur berkelanjutan untuk Masjid Nasyrul Ulum Sumenep dengan menggunakan parameter GREENSHIP yang ditentukan oleh GBCI sehingga dapat menciptakan bangunan arsitektur berkelanjutan hingga dapat memberi dampak baik pada lingkungan.
Kajian Penerapan Arsitektur Neo Vernakular pada Museum Tsunami Aceh Maulana, Mochamad Hamdan; Elviana, Eva
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i3.11328

Abstract

Museum Tsunami Aceh merupakan museum yang dibangun untuk memperingati tragedi tsunami Aceh pada tahun 2004 silam. Seperti fungsi museum pada umumnya, Museum Tsunami Aceh memiliki fungsi sebagai objek edukasi serta rekreasi. Eksistensi Museum Tsunami Aceh tentu menjadi salah satu daya tarik bagi pengunjung dari luar Aceh untuk datang ke Aceh. Unsur – unsur lokal Aceh seharusnya diterapkan pada elemen bangunannya karena pada saat ini, elemen – elemen lokal yang banyak ditinggalkan pada rancangan bangunan baru. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengkaji implementasi adanya arsitektur neo vernakular dengan unsur – unsur lokal Aceh yang diterapkan baik pada eksterior maupun interior Museum Tsunami Aceh. Arsitektur neo-vernakular adalah suatu penerapan elemen arsitektur yang telah ada (lokal), baik fisik maupun non fisik. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif dengan eksplorasi literatur. Data yang akan dipaparkan berupa data literatur terkait teori arsitektur Neo vernakular serta literatur mengenai Museum Tsunami Aceh. Karena museum ini memiliki konsep yang kontemporer, maka konsep visual pada Museum Tsunami Aceh tidak mengambil langsung elemen visual pada budaya Aceh, melainkan dengan memodifikasinya dan mengadaptasikannya dengan perkembangan zaman, sehingga dapat diterima dengan kalangan masyarakat yang modern ataupun masyarakat yang masih konservatif dalam hal pelestarian budaya.