Indah Permata Sari
Universitas Jambi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Menyembuhkan Luka Kepercayaan: Menyikapi Sikap Angkuh Polisi melalui Konseling untuk Merestorasi Hubungan dengan Masyarakat Dinda Anggraini; Indah Permata Sari; Suci Rahmadia; Wawan Dwi Syahputra; Affan Yusra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini merupakan literatur review yang memfokuskan pada penyembuhan luka kepercayaan antara polisi dan masyarakat melalui konseling. Penelitian dilakukan dengan mengumpulkan artikel dari 2010 hingga 2023 menggunakan tool "publish and perish" dengan kata kunci terkait luka kepercayaan, sikap angkuh polisi, konseling, dan hubungan dengan masyarakat. Artikel-artikel yang relevan dipilih dan dianalisis untuk mendapatkan wawasan mendalam mengenai penyembuhan luka kepercayaan melalui konseling. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendekatan konseling efektif dalam mengatasi sikap angkuh polisi dan membangun kembali hubungan yang terganggu dengan masyarakat. Konseling membantu polisi memahami dampak negatif sikap angkuh dan mengembangkan sikap rendah hati, empati, dan penghargaan terhadap perspektif masyarakat. Disarankan agar institusi kepolisian melibatkan profesional konseling dalam pelatihan dan pengembangan polisi, serta menerapkan program konseling berkelanjutan sebagai bagian dari strategi pengembangan kepolisian yang holistik
KEMAMPUAN MOTORIK DAN FUNGSI KOGNITIF: STUDI KORELASI PADA SISWA SEKOLAH DASAR Alek Oktadinata; Indah Permata Sari; Anggel Hardi Yanto; Atri Widowati; Ely Yuliawan
Jambura Health and Sport Journal Vol 7, No 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/jhsj.v7i2.31252

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada perbedaan hubungan antara kemampuan motorik dan fungsi kognitif siswa laki-laki dan perempuan. Sampel penelitian ini mencakup laki-laki dan perempuan, dengan umur 11-12 Tahun yang berjumlah 37 siswa yang terbagi menjadi 22 sampel laki-laki usia rata-rata 11,13 tahun dan 15 sampel perempuan usia rata-rata 11,13 tahun pada siswa sekolah dasar. Penelitian kuantitatif dirancang dengan pendekatan korelasional. Teknik Pengumpulan data menggunakan barrow motor ability test untuk kemampuan motorik yang meliputi: (tes lari shuttle, tes lempar tangkap bola, tes keseimbangan, tes lari sprint) dan untuk mengukur fungsi kognitif digunakan tes concentration grid test. Menurut hasil penelitian, ada korelasi yang signifikan antara kemampuan motorik dan fungsi kognitif sampel laki-laki, dengan signifikansi 0,001, dimana nilai probabilitas (Sig) 0,05. Sedangkan pada sampel Perempuan tidak terdapat hubungan yang signifikan terkait kemampuan motorik dan fungsi kognitif, dengan nilai signifikansi 0,233 dan nilai probabilitas (Sig) 0,05. Temuan ini menunjukkan bahwa perbedaan kemampuan motorik terhadap fungsi kognitif mungkin lebih kuat atau lebih relevan pada siswa laki-laki dibandingkan siswa perempuan. Temuan ini juga menunjukkan pentingnya integrasi aktivitas motorik dalam pembelajaran di sekolah dasar sebagai salah satu upaya untuk mendukung perkembangan kognitif siswa. Program pendidikan sebaiknya disusun dengan mempertimbangkan perbedaan karakteristik antara siswa laki-laki dan perempuan agar intervensi pembelajaran menjadi lebih efektif dan menyeluruh.