Sri Hayati Damanik
STAI Bahriyatul Ulum KH Zainul Arifin Pandan-Tapteng

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Increasing the Quality of Education by Maximizing the Role of Educational Supervision in MIS YPI Batang KUIS Leli Hasanah Lubis; Ali Sadikin Ritonga; Mulkan Darajat; Yuslinda Yuslinda; Sri Hayati Damanik
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 7 No 2 (2023): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v7i2.6534

Abstract

This research discusses the Quality of Education which is something that must be improved by every Educational Institution, especially the MIS YPI Batang Kuis, educational supervision can improve the professional and technical abilities of teachers, principals and other school personnel so that the educational process in schools is of higher quality. And the most important thing is that educational supervision is carried out on the basis of cooperation, and the method is more humane. This research method is descriptive qualitative, the location of this research is the MIS YPI Batang Kuis. The results of this study are that educational supervision at the MIS YPI Batang Kuis has a role in providing convenience and helping teachers develop their potential optimally. Judging from the function of supervision as follows: (a). As a coordinator he can coordinate teaching and learning programs, staff member assignments various different activities among MIS YPI Batang Kuis teachers. (b). As a consultant he provided assistance, together with consulting the problems experienced by MIS YPI Batang Kuis teachers both individually and as a group. In accordance with the use of supervision techniques. (c). As a group leader he can lead a staff of teachers in developing the potential of the group, while developing curriculum, subject matter and the professional needs of teachers together. (d). As an evaluator he helps the MIS YPI Batang Kuis teachers in assessing results and learning processes, can assess the curriculum that is being developed. He must also learn to look at himself. Judging from its definition and function, supervision plays a very important role in improving the quality of education at the MIS YPI Batang Kuis.
Education as the Basis for State Development (Implications of Education in Improving State Welfare and Security) Galih Orlando; Leli Hasanah Lubis; Mulkan Darajat; Yuslinda Yuslinda; Sri Hayati Damanik
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 8 No 1 (2024): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v8i1.7712

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep pendidikan sebagai dasar perkembangan sebuah Negara dilihat dari implikasi pendidikan dalam meningkatkan kesejahteraan dan keamanan negera. Metode penelitan ini adalah Library Research. Hasil penelitian ini yaitu Pendidikan diharapkan mampu mengantarkan kehidupan masyarakat Indonesia dan terus mengiringi perubahan-perubahan yang ada di dalam masyarakat seiring dengan perkembangan zaman. Dalam proses demokratisasi yang dilalui oleh negara Indonesia,pendidikan mampu menghadirkan nilai-nilai kehidupan masyarakat yang harus dimiliki oleh setiap individu. Nilai-nilai yang sesuai dengan norma-norma dan aturan yang berlaku di dalam kehidupan bernegara menjadi pegangan yang harus dimiliki dan diamalkan dalam pikiran dan perilaku manusia Indonesia. Individu yang cerdas akan mampu menjalani fungsinya sebagai makhluk individu sekaligus makhluk sosial. Individu yang cerdas akan mampu memainkan perannya tidak hanya dalam pemenuhan hak namun juga menunaikan kewajibannya terhadap negara. Dalam pemenuhan kewajibannya terhadap negara pendidikan bela negara menjadi salah satu cara yang bisa dilakukan untuk kembali menumbuhkan semangat keIndonesiaan pada setiap jiwa masyarakat. Arus globalisasi yang hadir tanpa batas perlahan demi perlahan telah berdampak kepada berkurangnya rasa nasionalisme dan cinta tanah air kepada masyarakat Indonesia,secara khusus generasi muda. Generasi muda atau generasi Y merupakan generasi modern yang kini terbawa dengan arus globalisasi dan menjalani kehidupannya sebagai masyarakat modern. Dimana sebagai masyarakat modern generasi ini bebas melakukan apapu yang diinginkannya dan cenderung mengabaikan kewajibannya kepada negara. Pendekatan-pendekatan kekinian perlu dilakukan untuk melakukan sosialisasi nilai-nilai yang ada dalam pendidikan bela negara terhadap generasi Y. Pemaksimalan penggunaan perkembangan teknologi harus dilakukan agar sosialisasi ini bisa dilakukan secara efektif. Pendidikan dengan pendekatan karakter juga bisa dilakukan untuk menyampaikan nilai-nilai yang ada dalam bela negara. Generasi yang khas dengan kecanggihan teknologi dan karakter yang unik seperti generasi Y dapat dimaksimalkan sebagai komponen pendukung menuju pembangunan pertahanan negara.