Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Journal Education

Desain Manajemen Gerakan Literasi Sekolah: Perspektif pada sebuah Sekolah di Lamongan Ahmad Thohirin
Journal Educatione Vol. 1 No. 1 (2023): Journal Educatione
Publisher : Pascasarjana Manajemen Pendidikan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Gerakan literasi sekolah (GLS) salah satu program dari Kemendikbud yang bersifat wajib bagi sekolah di Indonesia. Pelibatan guru tenaga kependidikan, siswa serta kepala sekolah sangat dibutuhkan dalam pengelolaannya. Sebagai manajer puncak kepala sekolah menerapkan fungsi manajemen yaitu POAC (Planning, Organizing, Actuating, and Controling) pada sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan desain manajemen program literasi sekolah di MI Muhammadiyah 11 Brondong, Lamongan, Jawa Timur, Indonesia; dan (2) mengkaji tanggapan guru dan siswa tentang budaya literasi di sekolah tersebut. Desain penelitian yang digunakan ialah deskriptif-eksploratif. Pengumpulan data menggunakan angket dan wawancara tak terstruktur. Data bersumber 5 guru dan 20 siswa kemudian dianalisis secara persentase serta analisis kualitatif terdiri kondensasi data, paparan data, dan interpretasi. Berdasarkan hasil penelitian ini peneliti menemukan gambaran desan manajemen GLS yang cukup efektif yang melibatkan semua elemen di sekolah serta perilaku manajemen yang dipilih cenderung supportive-fasilitative. Respon positif dari guru dan siswa atas program GLS namun ada aspek yang perlu perbaikan seperti memanfaatkan teknologi serta produktivitas guru dan siswa. Saran untuk perbaikan dan pengembangan profesional guru yang berintegrasi dengan program literasi.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN KURIKULUM MERDEKA DA-LAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI SMK AL IKHLAS KEC. REMBANG KABUPATEN PASURUAN Murtaqiyah Inaayatie; Khoirun Nisak; Maria Ulfa; Khoiriyah; Mohammad Muri F; Amiruddin; Ahmad Thohirin
Journal Educatione Vol. 1 No. 2 (2024): Journal Educatione
Publisher : Pascasarjana Manajemen Pendidikan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan proses yang di lakukan oleh guru dan siswa disaat pembelajaran dilakukan di kelas. Pada saat ini sekolah mulai menerapkan kurikulum merdeka. Implementasi manajemen kurikulum merdeka dalam meningkatkan mutu pendidikan SMK Al Ikhlas Rembang Pasuruan melibatkan komite satuan pendidikan dan berbagai pemangku kepentingan antara lain orang tua, organisasi, berbagai sentra, di bawah koordinasi dan supervisi Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan. yang menyelenggarakan urusan pemerintahan sesuai dengan kewenangannya. Manajemen kurikulum merdeka sangat penting dalam mewujudkan mutu Pendidikan. Tujuan penelitian untuk menganalisis manajemen: (1) pengorganisasian pembelajaran; (2) perencanaan pembelajaran; (3) evaluasi, pendampingan dan pengembangan professional. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Lokasi penelitian di SMK Al Ikhlas Rembang Pasuruan. Subjek penelitian adalah pelaksana manajemen kurikulum merdeka yaitu kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru dan komite pembelajaran. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen implementasi kurikulum merdeka berjalan secara efektif dan bermakna sehingga meningkatkan mutu Pendidikan di SMK Al Ikhlas Rembang Pasuruan
Tantangan dan Strategi Manajemen Kepemimpinan Situasional dalam Menghadapi Era Digitalisasi di SDN Kolursari I Bangil Sofiyatuz Zahroh; Lailatul Tarwikhi; Munifah; Niken Muji Suryaningsih; Ahmad Thohirin
Journal Educatione Vol. 2 No. 2 (2025): Leadership
Publisher : Pascasarjana Manajemen Pendidikan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan era digital membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, terutama di tingkat sekolah dasar. Digitalisasi menuntut kepala sekolah untuk mampu beradaptasi dengan teknologi serta mengelola sumber daya manusia dan sarana pembelajaran secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan yang dihadapi kepala sekolah serta strategi manajemen kepemimpinan situasional yang diterapkan di SDN Kolursari I Bangil dalam menghadapi era digitalisasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur dan wawancara mendalam kepada kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama meliputi keterbatasan infrastruktur digital, kesenjangan literasi teknologi guru, dan resistensi terhadap perubahan. Untuk merespons tantangan tersebut, kepala sekolah menerapkan gaya kepemimpinan situasional dengan menyesuaikan arahan sesuai kebutuhan guru, memperkuat kolaborasi, mengadakan pelatihan digital, serta mendorong motivasi agar warga sekolah siap menghadapi transformasi. Kebaruan penelitian ini terletak pada penerapan teori kepemimpinan situasional Hersey-Blanchard dalam konteks sekolah dasar negeri di daerah, yang masih jarang dikaji secara mendalam. Penelitian ini diharapkan memberi kontribusi dalam memperkaya strategi kepemimpinan pendidikan di era digital.
Kepemimpinan Humanis di Tengah Disrupsi Teknologi Pendidikan ainul Yqin; Eprilia Rimadani; Robi’atul Adawiyah; Renyta Susiari; Ahmad Thohirin
Journal Educatione Vol. 2 No. 2 (2025): Leadership
Publisher : Pascasarjana Manajemen Pendidikan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Disrupsi teknologi telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, baik pada metode pembelajaran, pola interaksi, maupun arah kebijakan. Di satu sisi, teknologi membuka peluang melalui akses informasi yang luas, efisiensi, dan fleksibilitas; namun di sisi lain berpotensi menurunkan nilai kemanusiaan, seperti berkurangnya interaksi, munculnya kesenjangan digital, dan dominasi orientasi teknokratis. Kajian ini bertujuan menelaah urgensi kepemimpinan humanis dalam menjawab tantangan tersebut. Dengan menggunakan metode kualitatif berbasis telaah literatur, kajian ini mengkaji konsep kepemimpinan humanis yang menekankan penghargaan terhadap martabat manusia, empati, relasi interpersonal yang sehat, serta pembentukan karakter peserta didik. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan humanis memiliki relevansi strategis di era disrupsi teknologi karena mampu menyeimbangkan inovasi digital dengan nilai-nilai kemanusiaan. Kesimpulannya, kepemimpinan humanis menjadi fondasi penting untuk memastikan transformasi digital dalam pendidikan tidak hanya berorientasi pada teknologi, tetapi juga menjadi sarana pemerdekaan dan pemanusiaan peserta didik. Kata kunci: kepemimpinan humanis, disrupsi teknologi, pendidikan, humanisasi, transformasi digital. Abstract Technological disruption has brought significant changes to education, including learning methods, patterns of interaction, and policy directions. On the one hand, technology offers opportunities through broad access to information, efficiency, and flexibility; on the other hand, it has the potential to undermine human values, such as reduced social interaction, the emergence of digital inequality, and the dominance of technocratic orientation. This study aims to examine the urgency of humanistic leadership in addressing these challenges. Using a qualitative method based on literature review, this study explores the concept of humanistic leadership, which emphasizes respect for human dignity, empathy, healthy interpersonal relationships, and the character development of learners. The findings show that humanistic leadership holds strategic relevance in the era of technological disruption, as it balances digital innovation with human values. In conclusion, humanistic leadership becomes a crucial foundation to ensure that digital transformation in education is not merely technology-oriented, but also serves as a means of liberation and humanization for students..