Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

DAMPAK PEMBELAJARAN DARI RUMAH PADA MASA PANDEMI COVID-19 TERHADAP MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK DI SEKOLAH DASAR KATOLIK (SDK) WAIARA Maria Fika Ayuningtias Dou; Alfonsus Mudi Aran; Skolastika Lelu Beding
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : STP Reinha Larantuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56358/japb.v5i2.362

Abstract

Wabah Virus Corona-19 berdampak pada seluruh bidang kehidupan, salah satunya dalam bidang pendidikan. Akibat dari wabah virus mematikan ini proses pembelajaran menjadi terhambat. Untuk itu upaya yang dilakukan adalah melalui pembelajaran dari rumah. Namun, berbagai hambatan yang muncul dalam pelaksanaan pembelajaran dari rumah seperti keterbatasan media komunikasi, gagap teknologi dan lain sebagainya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana dampak Covid-19 terhadap pembelajaran dari rumah di SDK Waiara. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskripsi kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi dengan key Informan dalam penelitian ini berjumlah 11 orang terdiri dari  guru PAK,  orangtua peserta didik dan  peserta didik. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui beberapa tahap yaitu: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dampak pembelajaran dari rumah di Sekolah Dasar Katolik (SDK) Waiara tepatnya pada kelas VI sudah baik yang mana guru PAK, telah memiliki fasilitas-fasilitas dasar yang dibutuhkan, hal itu menggambarkan kesiapan pembelajaran dari rumah. Dalam pelaksanaan pembelajaran dari rumah guru PAK sudah melakukan Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran namun masih ada hambatan. Guru PAK perlunya meninjau secara terus-menerus hambatan-hambatan yang ada dan bekerjasama dengan orang tua agar pembelajaran dari rumah bisa berjalan baik.
PERWUJUDAN KOINONIA DALAM MEMBANGUN MODERASI BERAGAMA BAGI KAUM MUDA KATOLIK Yovita Ina Peni B. Y.; Benedikta Yosefina Kebingin; Alfonsus Mudi Aran
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : STP Reinha Larantuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56358/japb.v5i2.371

Abstract

Moderasi dewasa ini menjadi perbincangan yang serius untuk mewujudkan kedamaian dalam hidup bersama di tengah umat yang memilik perbedaan satu dengan yang lainya. Dengan adanya perbedaan maka perwujudan semangat koinonia dapat membangun moderasi beragama bagi Orang Muda Katolik di Paroki St. Kornelius Pohon Bao, Keuskupan Larantuka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pemahaman OMK  Paroki St. Kornelius Pohon Bao, Keuskupan Larantuka tentang Koinonia dan moderasi beragama dan dampak dari perwujudan Koinonia untuk membangun moderasi beragama di Paroki St. Kornelius Pohon Bao, Keuskupan Larantuka. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian di Paroki St. Kornelius Pohon Bao, Keuskupan Larantuka. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Ferbuari sampai dengan bulan Mei 2023. Subjek yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 7 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yakni teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisa data dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengatakan bahwa Orang Muda Katolik di Paroki St. Kornelius Pohon Bao, Keuskupan Larantuka sudah memahami secara baik tentang koinonia dan moderasi beragama. Pemahaman yang baik ini diwujudkan dalam sikap membangun kebersamaan, persaudaraan, solidaritas, kerjasama, partisipasi dalam kegiatan bersama dan memberikan kontribusi dalam upaya membangun moderasi beragama. Kesadaran ini membuat mereka melibatkan diri atau dilibatkan dalam berbagai kegiatan keagamaan dan kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya. 
MENINGKATKAN KARAKTER RELIGIUS SISWA MELALUI PENGHAYATAN BUDAYA RELIGIUS SEKOLAH DAN KEPEMIMPINAN KARISMATIK GURU AGAMA KATOLIK Valentina Ina Abong Watun; Hermania Bhoki; Alfonsus Mudi Aran
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal JAPB
Publisher : STP Reinha Larantuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56358/japb.v6i1.339

Abstract

Karakter religius merupakan seperangkat nilai, keyakinan, dan perbuatan yang berasaskan pada pandangan agama tertentu dan termanifestasi dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini melihat bagaimana penghayatan budaya religius dalam membentuk karakter religius siswa, gambaran karakter religius siswa, dan sejauh mana pengaruh penghayatan budaya religius sekolah dan kepemimpinan karismatik guru agama Katolik dalam meningkatkan karakter religius siswa SD Katolik Kemiri. Tujuan dari penelitian ini, untuk mengevaluasi upaya meningkatkan karakter siswa melalui penghayatan budaya religius sekolah dan kepemimpinan karismatik guru agama Katolik. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian di SDK Kemiri, Desa Boru, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur. Waktu penelitian terhitung dari tanggal 22 April - 04 Mei 2024. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara. Tekni analisa data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa penghayatan budaya religius sekolah, yang diwujudkan melalui kegiatan keagamaan rutin, simbol-simbol religius, dan suasana sekolah yang mendukung nilai-nilai spiritual, secara signifikan berkontribusi pada pembentukan karakter religius siswa. Selain itu, kepemimpinan karismatik guru agama Katolik, yang ditandai dengan keteladanan, komunikasi efektif, inspirasi moral, juga memainkan peran penting dalam memotivasi siswa untuk menginternalisasi nilai-nilai religus dalam kehidupan sehari-hari. Kombinasi antara lingkungan sekolah dan kepemimpinan guru yang karismatik menciptakan kondisi yang kondusif bagi perkembangan karakter religius siswa di Sekolah Dasar Katolik Kemiri.  
PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR DALAM MENINGKATKAN MINAT DAN KEAKTIFAN BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK Susana Konimila Bili; Benedikta Yosefina Kebingin; Alfonsus Mudi Aran
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal JAPB
Publisher : STP Reinha Larantuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56358/japb.v6i1.401

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini adalah bagaimana minat dan keaktifan belajar siswa kelas III khususnya pada materi “ Saya Mampu Membedakan Perbuatan Baik dan Buruk”  dengan menggunakan media gambar. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui minat dan keaktifan belajar peserta didik pada mata pelajaran pendidikan agama Katolik menggunakan media gambar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Lokasi dan waktu penelitian ini terjadi di SD Inpres Lamaojan pada bulan April 2024 sampai Mei 2024.  Data dikumpulkan melalui Observasi, wawancara dan studi  dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Subjek penelitian ini adalah lima siswa kelas III, guru Pendidikan Agama Katoilk, dan kepala sekolah.Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan media gambar dapat membuat siswa semakin merasa minat dan lebih aktif dalam mengikuti pembelajaran pada mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik, khususnya materi “ Saya Mampu Membedakan Perbuatan Baik, dan media gambar juga sangat mempermudah guru dalam menyajikan materi pembelajaran. Dengan demikian guru dapat memanfaatkan media gambar dan mendesainnya lebih baik agar siswa lebih mudah memahami materi yang dipaparkan dan berpartisipasi aktif dalam mengikuti pembelajaran.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PAK SISWA KELAS V MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY Paulina Penun Lewar; Alfonsus Mudi Aran; Yosep Belen Keban
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal JAPB
Publisher : STP Reinha Larantuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56358/japb.v6i1.410

Abstract

Masalah dalam penelitian adalah hasil belajar peserta didik kelas V SD Inpres Pajinian yang rendah pada mata pelajaran Pendidikan agama Katolik. Berdasarkan data hasil pembelajaran siswa yang rendah akibat dari kurang tepatnya pemakaian model pembelajaran yang dilakukan pada saat kegiatan belajar mengajar dalam kelas. Tujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD Inpres Pajian pada mata pelajaran Pendidikan agama Katolik melalui model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray. Metode yang digunakan yakni Penelitian Tindakan Kelas (PTK)  dengan melalui tahapan siklus1 dan siklus 2. Perhitungan hasil belajar dengan teknik membagi jumlah siswa yang tuntas dengan jumlah siswa seluruhnya. Hasil penelitian menunjukkan ketuntasan siswa pada siklus 1 sebesar 41,6 % sedangkan siklus 2 sebesar 100 %. Jadi terdapat peningkatan Presentase hasil belajar pada siklus 1 ke Siklus 2 sebesar 14,38 %. Oleh karena itu jika dipakai kriteria keberhasilan tindakan serta kriteria penskoran hasil belajar dapat dikatakan bahwa penerapan model Two Stay Two Stray (TSTS) dalam meningkatkan hasil belajar pendidikan agama Katolik dan Budi Pekerti peserta didik masuk kategori baik dan dinyatakan berhasil. Maka pentingnya guru menggunakan metode pembelajaran yang menarik karena dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Salah satu metode pembelajaran yang perlu digunakan adalah metode pembelajaran Two Stay Two Stray.
Peran Suami Isteri Katolik Dalam Membangun Komunikasi Yang Efektif Di Stasi St. Petrus Kolilanang Paroki St. Petrus Kolisagu Pricila Devi P. Sili; Skolastika Lelu; Alfonsus Mudi Aran
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 7 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v6i7.8294

Abstract

The purpose of this study is to find out the role of Catholic husband and wife in domestic welfare and to analyze the causative factors of the role of Catholic husband and wife in household welfare at St. John's Station. Peter was stunned. The role of husband and wife in marriage is very important to understand. Each couple has different responsibilities, such as taking care of the house, supporting each other emotionally, and managing finances. Human life in this day and age experiences various challenges related to customary, economic, and faith factors that affect family welfare. The method used in this study is a qualitative descriptive method, using data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation. The research was carried out from February to May 2025. The results of this study found that there was no openness between married couples. There are couples who argue that, in order to avoid ongoing conflict, effective communication is needed, so that the couple is more open to what they feel about the truth from their own point of view, approval and support.
ANALISIS KUALITAS LAYANAN PENDIDIKAN TERHADAP KEPUASAN MAHASISWA SEKOLAH TINGGI PASTORAL REINHA LARANTUKA Letitia Susana Beto Letek; Alfonsus Mudi Aran; Skolastika Lelu Beding
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : STP Reinha Larantuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56358/japb.v4i2.234

Abstract

Perguruan Tinggi termasuk lembaga penyedia jasa pendidikan, dimana harus memberikan pelayanan terbaik agar menghasilkan mahasiswa yang berkualitas serta mampu menghadapi persaingan antar perguruan tinggi. Dalam kaitannya Sekolah Tinggi Pastoral Reinha Larantuka juga dituntut untuk mampu memberikan mutu pendidikan berkualitas dengan meningkatkan layanan pendidikannya. Kualitas pelayanan adalah evaluasi dari hasil membandingkan antara pelayanan diterima dengan pelayanan yang diharapkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kualitas pelayanan terhadap kepuasan mahasiswa Sekolah Tinggi Pastoral Reinha Larantuka, dengan metode penelitian deskriptif kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 94 responden, didasarkan pada teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data berupa kuesioner dan analisis data menggunakan metode Servqual untuk menganalisis sumber masalah serta cara memperbaiki kualitas layanan dan Importance Perfomance Analaysis (IPA) untuk menentukan faktor kinerja yang dianggap penting sehingga digunakan sebagai saran perbaikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa belum puas terhadap pelayanan pendidikan terlihat dari rata-rata nilai gap sebesar -18,1 dengan dua nilai gap negatif terbesar -1,6 pada pelayanan fasilitas wifi dan -1,52 pada pelayanan kegiatan kampus. Sedangkan analisis IPA menunjukkan 8 layanan yang tergolong dalam prioritas utama yaitu organisasi senat mahasiswa, keuangan, kegiatan kampus dan evaluasi, aspirasi dan permasalahan mahasiswa, fasilitas pengembangan bakat minat, website kampus serta fasilitas wifi.
PERAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU DI SDI DUABLOLONG KECAMATAN ILE BOLENG Maria Rosario Biti Tupen; Hermania Bhoki; Alfonsus Mudi Aran
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : STP Reinha Larantuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56358/japb.v4i2.238

Abstract

Kinerja Guru di SD Inpres Duablolong Kecamatan Ile Boleng Kabupaten Flores Timur perlu ditingkatkan agar terwujudnya kualitas pendidikan. Salah satunya adalah melalui kepemimpinan kepala sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran manajerial kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SDI Duablolong. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik interview, observasi dan dokumentasi. Teknik analisisnya menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, verifikasi data dan teknik penarikan kesimpulan. Penelitian dilaksanakan di Sekolah Dasar Inpres Duablolong, Desa duablolong Kecamatan Ile Boleng Kabupaten Flores Timur pada bulan Februari sampai Mei 2023. Subjek penelitian ini berjumlah 5 orang yang terdiri dari 3 orang guru wali kelas, mantan kepala sekolah dan kepala sekolah yang menjabat saat ini. Studi ini mengatakan peran kepala sekolah di SD Inpres Duablolong telah menjalankan tuganya dengan baik untuk membantu meningkatkan kinerja guru. Kepala sekolah di SD Inpres Duablolong menjalankan peran kepemimpinannya sebagai educator, manajer, administrator, supervisor, leader, dan motivator dengan baik. Peran yang dijalankan oleh kepala sekolah belum terlihat secara optimal. Oleh sebab itu, kepala sekolah hendaknya membuat program baru untuk meningkatkan kinerja guru di sekolah ini.  
PENGARUH SARANA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK Veliksia Yohana Sano; Alfonsus Mudi Aran; Yosep Belen Keban
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : STP Reinha Larantuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56358/japb.v4i2.242

Abstract

Motivasi belajar peserta didik sangat dipengaruhi oleh ketersediaan sarana pendukung dalam belajar. Hal ini akan berdampak pada peningkatan kualitas diri dan juga kualitas lembaga pendidikan. Masalah utama yang peneliti kaji di sini ialah motivasi belajar yang rendah dari peserta didik di SDK Boganatar yang dipengaruhi oleh sarana sekolah. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh dan tidaknya sarana sekolah terhadap motivasi belajar peserta didik di SDK Boganatar desa Kringa kecamatan  Talibura, kabupaten Sikka melalui pendekatan kuantitatif deskriptif dengan populasinya ialah 60 peserta didik kelas I-VI. Penelitian ini dilakukan dari bulan February-Mey 2023. Data dihimpun melalui teknik kuesioner dan observasi lalu dianalisa melalui regresi linear sederhana untuk menguji hipotesis dan uji koefisien dengan menggunakan alat bantu SPPS. Hasil analisis data menunjukan bahwa adanya pengaruh sarana dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik SDK Boganatar sesuai dengan hasil analisis data hasil regresi linear sederhana yang menegaskan H0 ditolak sementara Ha diterima karena signifikansinya bernilai 0.047 (< 0.05). Sehingga diketahui besarnya pengaruh  pada koefisien determinasi sebesar   ( R2) sebesar 0.015 artinya motivasi belajar dipengaruhi oleh sarana sekolah, sedangkan 0,985 dipengaruhi variable lainnya.
PENGARUH KOMPETENSI PROFESIONAL DAN PEDAGOGIK GURU TERHADAP KEAKTIFAN BELAJAR PESERTA DIDIK DI SMPN 1 ILE BOLENG Fransiskus Xaverius Sabon Taka; Alfonsus Mudi Aran; Krisantus Minggu Kwen
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : STP Reinha Larantuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56358/japb.v5i1.244

Abstract

Penelitian ini berjudul”Pengaruh Kompetensi Profesional dan Kompetensi Pedagogik Guru Terhadap Keaktifan Belajar Peserta Didik di SMPN 1 Ile Boleng”.Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pengaruh Kompetensi Profesional guru terhadap keaktifan belajar peserta didik di SMPN 1 Ile Boleng, (2) mengetahui pengaruh Kompetensi pedagogik guru terhadap keaktifan belajar peserta didik di SMPN 1 Ile Boleng, (3) mengetahui Kompetensi profesional dan kompetensi pedagogik berpengaruh terhadap keaktifan belajar peserta didik di SMPN 1 Ile Boleng.Jenis penelitian kuantitatif dengan mengunakan metode deskriptif.Lokasi penelitian di SMPN 1 Ile Boleng.Populasi dalam penelitian ini adalah 41 peserta didik yakni kelas VII dan VII.Data dikumpulkan dengan kuesioner dan wawancara Analisis menggunakan metode deskriptif dan statistik inferensial yaitu regresi linear berganda.Pengujian hipotesis melalui uji F dan uji t memakai aplikasi SPSS versi 16. Hasil menujukkan bahwa (1) ada pengaruh yang signifikan antara kompetensi profesional terhadap keaktifan belajar dengan hasil nilai thitung sebesar 2,044 ? ttabel 2,042. (2) ada pengaruh yang signifikan antara kompetensi pedagogik guru terhadap keaktifan belajar dengan hasil nilai thitung sebesar 2,101 ? ttabel 2,042. (3) ada pengaruh yang signifikan antara kompetensi profesional dan pedagogik secara simultan terhadap keaktifan belajar dengan hasil fhitung 7,795 ? ftabel 3,30, sehingga Ho ditolak dan Ha3 diterima.