Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : WIDYAKALA JOURNAL

Pengolahan Material Bambu dengan Menggunakan Teknik Laminasi dan Bending untuk Produk Furniture Nugraha, Hari
WIDYAKALA: JOURNAL OF PEMBANGUNAN JAYA UNIVERSITY Vol 1 (2014): Sustainable Eco Development
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UPJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (699.221 KB) | DOI: 10.36262/widyakala.v1i1.1

Abstract

Bambu adalah sebuah material alternatif dari kayu yang banyak digunakan untuk pembuatan furniture. Dengan menggunakan rotan sebagai tali pengikat untuk sambungan, bambu dapat dibentuk menjadi furniture dengan nilai estetik. Penelitian ini meneliti cara baru dalam pemprosesan furniture yang terbuat dari bambu. Metode yang digunakan adalah teknik laminasi yang digunakan untuk membuat balok atau papan bambu dan teknik penguap bertekanan untuk proses penekukan. Keluaran dari penelitian ini yaitu dua teknik yang inovatif untuk pemprosesan bambu secara modern. Hasil penelitian ini dapat digunakan oleh khalayak umum dan usaha kecil yang berkecimpung dalam industri kerajinan bambu.
Penerapan Prinsip Ergonomi Untuk Perancangan Fasilitas Duduk dari Material Bambu Laminasi Sistem Cold Press Dua Arah Hari Nugraha
WIDYAKALA: JOURNAL OF PEMBANGUNAN JAYA UNIVERSITY Vol 5, No 1 (2018): Urban Development & Urban Lifestyle
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UPJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1048.841 KB) | DOI: 10.36262/widyakala.v5i1.66

Abstract

Abstrak: Pemanfaatan material bambu untuk pembuatan produk furniture dengan fungsi sebagai sarana untuk duduk seperti produk kursi, secara tradisional dibuat dengan cara mengolah batang bambu utuh yang masih berbentuk silinder dan kemudian dipotong dengan berbagai ukuran, disatukan dan dirakit menjadi sebuah produk kursi utuh, cara konvensional ini menghasilkan produk kursi bambu yang terlihat kaku dan massif, dengan bentuk tersebut kursi bambu belum memenuhi prinsip ergonomi yang ideal.Alternatif pengolahan material bambu agar menghasilkan bentuk yang dinamis dan dapat dibentuk untuk menghasilkan permukaan yang melengkung, dapat dibuat dengan menerapkan teknik laminasi cold press dan bending. Dengan menggunakan cara ini, batang silinder bambu dibelah menjadi lembaran-lembaran bilah bambu dan kemudian dipress lapisan perlapisan (sistem laminasi). Untuk membentuk hasil laminasi bambu menjadi bentuk yang dinamis dan memiliki penampang yang melengkung, dapat dibentuk dengan menerapkan sistem cetakan press dua arah. Sistem cetakan tersebut dapat menghasilkan penampang bentuk yang disesuaikan dengan bentuk anatomi atau antropometri dari pengguna produk kursi bambu tersebut. Pemanfaatan dari teknik pengolahan material bambu ini, selain dapat memenuhi aspek ergonomi, teknik tersebut dapat bermanfaat untuk menghasilkan desain produk furniture bambu yang kreatif, inovatif dan estetik dari persfektif desain produk.Kata Kunci: Bambu, Laminasi, Ergonomi, Antropometri, Desain, Furniture
Desain Kruk Multifungsi Untuk Membantu Aktivitas Perkuliahan Mahasiswa Difabel Fitorio Bowo Leksono; Hari Nugraha; Ismail Alif Siregar; Donna Angelina
WIDYAKALA JOURNAL : JOURNAL OF PEMBANGUNAN JAYA UNIVERSITY Vol 10, No 1 (2023): Urban Lifestyle and Urban Development
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UPJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36262/widyakala.v10i1.533

Abstract

Penyelenggaraan pendidikan pada dasarnya memberikan kesempatan kepada semua peserta didik tanpa memandang keterbatasan fisik, seperti peserta didik difabel. Fasilitas pendukung di kampus masih belum dapat mendukung untuk mahasiswa tersebut untuk beraktivitas di lingkungan kampus, terutama mahasiswa yang menggunakan kursi roda. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan desain dan alternatif prototipe alat bantu berjalan yaitu Kruk yang telah diperbaiki fungsinya dan ditambahkan fitur tambahan agar sesuai dengan kebutuhan siswa yang menggunakan kursi roda. Proses desain yang dilakukan menggunakan pendekatan referensi sumber data terkait aspek ergonomi dan metode tahapan proses desain menggunakan Design thinking disertai dengan peta empati sebagai dasar identifikasi kebutuhan dari mahasiswa difabel tersebut. Hasil akhir uji coba penelitian menunjukkan bahwa prototipe Kruk dengan desain yang diperbaharui dapat membantu mahasiswa difabel dalam beraktivitas diarea kampus yang tidak dapat dilakukan dengan menggunakan kursi roda, seperti aktivitas di perpustakaan dan  melalui jalan sempit. Tindak lanjut untuk kedepannya dari penelitian ini adalah pengembangan desain lanjutan agar prototipe layak untuk tahap produksi massal dan pengujian lebih lanjut terkait fungsi, keawetan produk, dan optimalisasi penggunaan produk oleh mahasiswa difabel pengguna kursi roda.