Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Determinants Of Contraceptive Method Choice Among Reproductive-Age Couples: A Literature Review Of Socioeconomic And Health Service Factors Ketut Anom Sri Kesumawati; Kurniati Devi Purnamasari; Ni Kadek Flora Ayu Dwi Indahsari; Dedah Haryani
Journal of Midwifery and Public Health Vol 7, No 2 (2025): Current Perspectives in Midwifery and Public Health
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jmph.v7i2.23804

Abstract

Background: Family Planning (FP) is an effort to regulate the birth rate, spacing, and number of children to improve maternal and family health. The choice of contraceptive method is a key factor in the success of the FP program, but its use among couples of childbearing age is still not optimal. Methods: This study used a literature review method by examining scientific articles from the Google Scholar, PubMed, and ScienceDirect databases published in the last 10 years (2015–2025). A total of n = 15 articles that met the inclusion criteria were described using a narrative synthesis approach. Results: The results showed that the choice of contraceptive method was influenced by various factors, including knowledge, education level, age, parity, husband's support, access to health services, and perceptions of contraceptive side effects. These factors interact with each other in determining the decision of couples of childbearing age in choosing a contraceptive method. Conclusion: The choice of contraceptive method is influenced by individual, social, and health service factors. Therefore, comprehensive education, increased involvement of partners (especially husbands), and strengthening access and quality of FP services are needed to increase the use of appropriate and sustainable protection methods.
EFEKTIVITAS PIJAT OKSITOSIN TERHADAP PRODUKSI ASI: TINJAUAN LITERATUR: The Effectiveness of Oxytocin Massage on Breast Milk Production: A Literature Review Ni Kadek Dwi Utami Ds; Komang Srititin Agustina; Ni Rai Sintya Agustini; Ketut Anom Sri Kesumawati
Jurnal Sinergi Kesehatan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Sinergi Kesehatan Indonesia
Publisher : Lentera Mitra Lestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55887/jski.v3i1.30

Abstract

Latar Belakang: Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi terbaik bagi bayi, khususnya pada enam bulan pertama kehidupan. Produksi ASI sangat dipengaruhi oleh hormon prolaktin yang merangsang pembentukan ASI, dan oksitosin yang berperan dalam refleks pengeluaran (let-down reflex). Stres, kelelahan, serta kurangnya stimulasi dapat menghambat sekresi oksitosin, sehingga mengurangi kelancaran ASI. Tujuan : Untuk menganalisis dan merangkum bukti ilmiah mengenai efektivitas pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu menyusui. Metode: Metode yang digunakan adalah literature review dengan pencarian artikel melalui PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar. Hasil: Hasil tinjauan literatur menunjukkan bahwa pijat oksitosin terbukti efektif dalam meningkatkan produksi maupun kelancaran ASI pada ibu menyusui. Kesimpulan: Meskipun ditemukan bahwa pijat oksitosin efektif dalam meningkatkan produksi dan kelancaran ASI pada ibu menyusui masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan desain randomized controlled trial dan jumlah sampel lebih besar untuk memperkuat bukti ilmiah mengenai efektivitas pijat oksitosin dalam mendukung laktasi.
PENGARUH KOMPRES HANGAT PIPER CROCATUM TERHADAP NYERI KAKI PEDAGANG PASAR DI KELURAHAN GILIMANUK vega syaifiyatil kamila; I Ketut Andika Priastana; Ketut Anom Sri Kesumawati
Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi S1 Ilmu Keperawatan dan Ners IKBIS Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59894/jpkk.v6i3.1474

Abstract

Latar Belakang: Pedagang pasar melakukan aktivitas fisik yang cukup berat, seperti berdiri dalam waktu lama, berjalan, serta mengangkat dan memindahkan barang dagangan. Aktivitas tersebut dapat menyebabkan nyeri kaki yang berdampak pada kenyamanan dan produktivitas kerja. Salah satu terapi nonfarmakologi yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri adalah kompres hangat Piper crocatum. Tujuan: Mengetahui pengaruh kompres hangat Piper crocatum terhadap nyeri kaki pedagang pasar di Kelurahan Gilimanuk. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 57 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah pemberian kompres hangat Piper crocatum. Data analisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Sebelum intervensi, sebagian besar responden mengalami nyeri sedang (87,7%) dan nyeri berat (12,3%). Setelah intervensi, sebagian besar responden mengalami nyeri ringan (94,7%) dan nyeri sedang (5,3%). Hasil uji Wilcoxon Signed Rank test menunjukan nilai p < 0,001, yang berarti terdapat pengaruh kompres hangat Piper crocatum terhadap penurunan nyeri kaki pedagang pasar. Implikasi: Kompres hangat Piper crocatum dapat dijadikan sebagai salah satu terapi nonfarmakologi untuk membantu menurunkan nyeri kaki pada pedagang pasar.     
Asuhan Kebidanan Continuity Of Care Pada Ny. “A. Y” G1P0000 Kehamilan Trimester III Dengan Kek + Underweight, Persalinan, Nifas, Neonatus Dan Keluarga Berencana Di TPMB Nur Happy Yuliana Husin A.Md.Keb Intan Jayanti; Komang Srititin Agustina; Ketut Anom Sri Kesumawati
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 3 No. 2 (2026): IJISK 2026
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v3i2.368

Abstract

Asuhan kebidanan komprehensif (Continuity of Care) pada Ny. A.Y di PMB Nur Happy Yuliana Husin, A.Md.Keb. tahun 2026 dilakukan secara berkesinambungan menggunakan manajemen kebidanan dan dokumentasi SOAP. Asuhan kehamilan dilakukan tiga kali, dengan keluhan nyeri perut bawah dan pengeluaran cairan yang telah dievaluasi, sementara hasil pemeriksaan tetap normal. Persalinan pada 09 April 2026 berlangsung spontan selama 6 jam 18 menit, dengan bayi laki-laki lahir sehat, BB 3.000 gram dan PB 48 cm. Kunjungan nifas (KF I–IV) dan neonatal (KN I–III) berlangsung normal, ASI lancar, serta berat badan bayi meningkat. Pada pelayanan KB, ibu mendapatkan konseling dan memilih KB suntik 3 bulan. Secara keseluruhan, kondisi ibu dan bayi baik tanpa komplikasi, sehingga diharapkan ibu dapat menerapkan edukasi yang diberikan untuk menjaga kesehatan dan mencegah komplikasi.
ASUHAN KEBIDANAN CONTINUITY OF CARE PADA NY. “A. K” G3P1011 KEHAMILAN TRIMESTER III, PERSALINAN, NIFAS, NEONATUS DAN KELUARGA BERENCANA DI TPMB “NI LUH MADE ASMARIANI S.Keb. Bdn” Dewi Hani Vernanda Baidowi; Ketut Anom Sri Kesumawati; Lina Darmayanti Bainuan
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 3 No. 3 (2026): IJISK 2026
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v3i3.381

Abstract

Studi kasus ini bertujuan untuk memberikan asuhan kebidanan berkelanjutan (Continuity of Care/CoC) pada Ny. "A.K" di TPMB Ni Luh Made Asmariani, S.Keb., Bdn., yang terdokumentasi menggunakan format SOAP. Asuhan antenatal dilakukan sebanyak 4 kali mulai UK 36 minggu 2 hari hingga 39 minggu 2 hari. Keluhan sering BAK dan nyeri perut bawah diatasi dengan KIE hidrasi, teknik relaksasi, dan pengaturan posisi tidur. Kenaikan BB total selama hamil terpantau sebesar 15 kg (IMT normal), dengan intervensi khusus berupa pembatasan gula pada K4 akibat lonjakan BB 2 kg seminggu. Proses persalinan terjadi pada UK 40 minggu (G3P1011) dengan fase aktif kala I berlangsung selama 10 jam. Kala II berlangsung 25 menit, melahirkan bayi perempuan secara spontan (Apgar Score 8/9, BB 2.850 g, PB 49 cm) dilanjutkan IMD 1 jam. Manajemen aktif kala III berlangsung 5 menit hingga plasenta lahir lengkap. Robekan jalan lahir derajat II berhasil ditatalaksana dengan penjahitan jelujur, dan pemantauan kala IV menunjukkan parameter hemodinamik yang stabil. Asuhan masa nifas (KF 1–KF 4) dan neonatal (KN 1–KN 4) menunjukkan hasil fisiologis. Involusi uterus dan pengeluaran lochea berjalan normal, didukung pemberian Amoxicillin dan Paracetamol pascasalin. Bayi mendapatkan ASI eksklusif dengan peningkatan BB yang baik (mencapai 3.350 g pada hari ke-14) tanpa komplikasi. Sebagai penutup asuhan CoC, pada postpartum hari ke-51, pasien diberikan kontrasepsi suntik progestin 3 bulan (Triclofem) pasca-uji HCG negatif, dengan jadwal kunjungan ulang pada 24 September 2026.