Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

MENINGKATKAN KARAKTER RELIGIUS SISWA MELALUI PENGHAYATAN BUDAYA RELIGIUS SEKOLAH DAN KEPEMIMPINAN KARISMATIK GURU AGAMA KATOLIK Valentina Ina Abong Watun; Hermania Bhoki; Alfonsus Mudi Aran
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal JAPB
Publisher : STP Reinha Larantuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56358/japb.v6i1.339

Abstract

Karakter religius merupakan seperangkat nilai, keyakinan, dan perbuatan yang berasaskan pada pandangan agama tertentu dan termanifestasi dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini melihat bagaimana penghayatan budaya religius dalam membentuk karakter religius siswa, gambaran karakter religius siswa, dan sejauh mana pengaruh penghayatan budaya religius sekolah dan kepemimpinan karismatik guru agama Katolik dalam meningkatkan karakter religius siswa SD Katolik Kemiri. Tujuan dari penelitian ini, untuk mengevaluasi upaya meningkatkan karakter siswa melalui penghayatan budaya religius sekolah dan kepemimpinan karismatik guru agama Katolik. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian di SDK Kemiri, Desa Boru, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur. Waktu penelitian terhitung dari tanggal 22 April - 04 Mei 2024. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara. Tekni analisa data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa penghayatan budaya religius sekolah, yang diwujudkan melalui kegiatan keagamaan rutin, simbol-simbol religius, dan suasana sekolah yang mendukung nilai-nilai spiritual, secara signifikan berkontribusi pada pembentukan karakter religius siswa. Selain itu, kepemimpinan karismatik guru agama Katolik, yang ditandai dengan keteladanan, komunikasi efektif, inspirasi moral, juga memainkan peran penting dalam memotivasi siswa untuk menginternalisasi nilai-nilai religus dalam kehidupan sehari-hari. Kombinasi antara lingkungan sekolah dan kepemimpinan guru yang karismatik menciptakan kondisi yang kondusif bagi perkembangan karakter religius siswa di Sekolah Dasar Katolik Kemiri.  
MANFAAT BIMBINGAN DAN KONSELING BAGI SISWA BERMASALAH TERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK Patrisia Ruma Wara; Hermania Bhoki; Petrus Tukan
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal JAPB
Publisher : STP Reinha Larantuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56358/japb.v6i1.407

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat bimbingan dan konseling bagi siswa bermasalah dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Katolik di SMAN 1 Adonara Timur, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur Provinsi Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan pendekatan deskriptif dengan melibatkan dua orang guru bimbingan dan konseling serta tiga guru Pendidikan Agama Katolik sebagai subjek penelitian. Penelitian ini dilakukan  dari bulan April hingga Mei tahun 2024. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, setelah itu dianalisis dengan menggunakan teknik  reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bimbingan dan konseling memberikan dampak positif terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Katolik siswa yang mengalami kesulitan, baik dalam aspek kognitif, afektif, maupun psikomotorik. Bimbingan dan konseling membantu siswa mengatasi kesulitan belajar, meningkatkan motivasi, dan mengembangkan keterampilan hidup beragama. Penelitian ini merekomendasikan penguatan program bimbingan dan konseling di sekolah sebagai bagian integral dari upaya meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Katolik.
Implementasi Kompetensi Kepribadian Guru PAK Dalam Pembentukan Karakter Religius Peserta Didik di SMPN 1 Solor Barat Noviana Boleng Lamarobek; Krisantus Minggu Kwen; Hermania Bhoki
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4458

Abstract

Rendahnya karakter religius peserta didik mengalami berbagai tantangan yang harus mendapat perhatian yang serius. Berangkat dari hal tersebut, maka perlunya peran Guru Pendidik Agama Katolik untuk dapat memperbaiki dan membentk karakter religius peserta didik.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi kompetensi kepribadian guru PAK dan menganalisis kondisi karakter religius peserta didik di SMPN 1 Solor Barat. Mengunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskritif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap Guru PAK, kepala sekolah dan peserta didik. Analisis data dalam penelitian ini meliputi tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa kompetensi kepribadian guru PAK dapat membentukan karakter religius peserta didik di SMPN 1 Solor Barat. Maka, Penelitian ini dapat di simpulkan bahwa implementasi kompetensi kepribadian guru PAK di SMPN 1 Solor dapat membentuk karakter religius peserta didik yang kuat dan kokoh melalui berbagai strategi dan pendekatan yang inovatif dan efektif. Guru PAK menunjukkan kompetensi kepribadian yang baik dalam beberapa aspek, seperti berakhlak mulia, arif dan bijaksana, kepribadian yang mantap, stabil, dan dewasa, teladan bagi peserta didik, dan demokratis. Dengan demikian, guru PAK dapat menjadi agen perubahan yang efektif dalam membentuk karakter religius peserta didik dan membantu mereka menjadi pribadi yang lebih baik.
Keterlibatan Keluarga Dalam Meningkatkan Partisipasi OMK Dalam Doa Rosario di Lingkungan Senhora Lajari Maria Yuliana Merlin Koten; Krisantus Minggu Kwen; Hermania Bhoki
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4460

Abstract

Penurunan partisipasi orang muda katolik dalam kegiatan doa bersama, khususnya doa rosario, menjadi tantangan pastoral di banyak lingkungan gereja, termaksuk di lingkungan Senhora Lajari. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran keterlibatan keluarga dalam meningkatkan partisipasi orang muda katolik dalam doa rosario di lingkungan senhora lajari. Mengunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskritif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap ketua lingkungan, ketua KBG, orang muda katolik dan oirang tua. Analisis data dalam penelitian ini meliputi tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa keluarga yang aktif dalam kehidupan rohani memiliki pengaruh signifikan terhadap motivasi dan keterlibatan orang muda katolik dalam doa rosario serta hasil penelitian menunjukan tingkat partisipasi orang muda katolik dalam doa rosario sangat baik.Faktor-faktor yang mendukung partisipasi orang muda katolik adanya dukungan dari keluarga baik menjadi teladan, memberikan dukungan moral dan emosional, mendorong partisipasi aktif, dan melibatkan diri bersama. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan keterlibatan keluarga dalam meningkatakan partisipasi orang muda katolik dalam doa rosario.
Pembinaan Misdinar Untuk Meningkatkan Kesiapan Pelayanan Altar di Paroki Spiritu Santo Misir Veronika Delvriana; Hermania Bhoki
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Mei
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v5i2.567

Abstract

The Community Service Program (KKN) focusing on altar server (misdinar) formation at the Holy Spirit Misir Parish was carried out to respond to the need for improving the readiness of altar service in liturgical celebrations. This topic was chosen because altar servers have an important role in supporting the smooth implementation of the Eucharist, which requires understanding of liturgical order, disciplined behavior, and technical skills. The method used included field observation, coordination with liturgical officers, preparation of training modules, and implementation of training sessions consisting of theoretical explanations, task demonstrations, and direct altar practice. Periodic evaluations and participant feedback were also conducted to assess the effectiveness of the training materials. From the results, it was observed that there was an increase in the altar servers’ understanding about liturgical rubrics, accuracy of movements, readiness of liturgical items, and teamwork abilities. In this case, participants showed more positive attitudes, stronger discipline, and increased confidence when serving. Moreover, structured training helped establish a more or ganized workflow, contributing to smoother and more orderly liturgical celebrations. These findings show that targeted and continuous formation can very much improve the quality of altar service. Thus, this KKN program provides meaningful contributions to strengthen the competence of misdinar and can be made into a model for similar training programs in other parishes that want to improve the quality of liturgical service.
Revitalisasi Kegiatan Bulan Kitab Suci Nasional Melalui Pendekatan Pastoral dan Teologi Sabda di Stasi Riung Maria Margareta Masa Baodai; Hermania Bhoki
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Mei
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v5i2.568

Abstract

National Bible Month (BKSN) is a pastoral program of the Catholic Church aimed at fostering the faithful’s love for the Holy Scriptures as the source of faith and life guidance. However, the implementation of BKSN in Riung Station has not been fully effective due to low community participation, less varied reflection methods, and limited contextual understanding of the Word of God in daily life. This activity aimed to revitalize the implementation of BKSN through a pastoral and Theology of the Word approach in order to make it more participatory and contextual. The program was carried out as part of the Community Service Program (KKN) using pastoral assistance, contextual Bible reflections, group discussions, and communal faith-sharing methods. The results showed increased community participation, greater interest in reading the Scriptures, and a deeper understanding of the Word of God in relation to daily life. This activity contributes to strengthening the faith life of the community and encouraging the sustainability of Bible reflection activities in Riung Station.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Taliking Stick Kelas X-B SMAS Katolik Kejora Riung Pada Materi Manusia Makhluk Otonom Lamberta Beto Koten; Eveta Kau Bauk; Hermania Bhoki
Pubmedia Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Indonesia Vol. 3 No. 3 (2026): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/ptk.v3i3.2601

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi Manusia Makhluk Otonom melalui penerapan model pembelajaran Talking Stick di kelas X-B SMAS Katolik Kejora Riung. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik yang disebabkan oleh kurangnya keterlibatan aktif peserta didik dalam proses pembelajaran serta penggunaan metode pembelajaran yang masih berpusat pada guru. Akibatnya, peserta didik cenderung pasif, kurang percaya diri, dan kurang termotivasi dalam mengikuti proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 26 peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Talking Stick mampu meningkatkan keaktifan, keberanian, kerja sama, dan hasil belajar peserta didik. Pada tahap pra-siklus hanya 11,54% peserta didik yang mencapai ketuntasan belajar, sedangkan pada siklus II sebagian besar peserta didik telah mencapai nilai di atas KKM dengan kategori baik dan sangat baik. Peserta didik juga terlihat lebih aktif dalam berdiskusi, menjawab pertanyaan, dan menyampaikan pendapat selama proses pembelajaran berlangsung. Dengan demikian, model pembelajaran Talking Stick efektif digunakan untuk menciptakan suasana belajar yang aktif, interaktif, menyenangkan, dan mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi Manusia Makhluk Otonom. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi guru dalam menerapkan model pembelajaran inovatif di kelas.
PERAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU DI SDI DUABLOLONG KECAMATAN ILE BOLENG Maria Rosario Biti Tupen; Hermania Bhoki; Alfonsus Mudi Aran
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : STP Reinha Larantuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56358/japb.v4i2.238

Abstract

Kinerja Guru di SD Inpres Duablolong Kecamatan Ile Boleng Kabupaten Flores Timur perlu ditingkatkan agar terwujudnya kualitas pendidikan. Salah satunya adalah melalui kepemimpinan kepala sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran manajerial kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SDI Duablolong. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik interview, observasi dan dokumentasi. Teknik analisisnya menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, verifikasi data dan teknik penarikan kesimpulan. Penelitian dilaksanakan di Sekolah Dasar Inpres Duablolong, Desa duablolong Kecamatan Ile Boleng Kabupaten Flores Timur pada bulan Februari sampai Mei 2023. Subjek penelitian ini berjumlah 5 orang yang terdiri dari 3 orang guru wali kelas, mantan kepala sekolah dan kepala sekolah yang menjabat saat ini. Studi ini mengatakan peran kepala sekolah di SD Inpres Duablolong telah menjalankan tuganya dengan baik untuk membantu meningkatkan kinerja guru. Kepala sekolah di SD Inpres Duablolong menjalankan peran kepemimpinannya sebagai educator, manajer, administrator, supervisor, leader, dan motivator dengan baik. Peran yang dijalankan oleh kepala sekolah belum terlihat secara optimal. Oleh sebab itu, kepala sekolah hendaknya membuat program baru untuk meningkatkan kinerja guru di sekolah ini.  
SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU PAK DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR Maria Andriani; Hermania Bhoki; Yosep Belen Keban
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : STP Reinha Larantuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56358/japb.v4i2.246

Abstract

This research aims to analyze the role of the principal's academic supervision on the performance of Catholic religious education teachers in improving Catholic religious education learning outcomes at SDK Harubala. The research was conducted at SDK Harubala, Ile Boleng District, East Flores Regency. The research data source consisted of four people, including 2 teachers, 1 school principal, and 1 regional coordinator. The research method used is a qualitative descriptive method with data collection techniques through interviews, observation and documentation. The collected data was analyzed using data reduction techniques, data presentation and drawing conclusions. The results of the research show that the academic supervision carried out by the principal at SDK Harubala has been carried out well, although its consistency still needs to be improved. The performance of Catholic religious education teachers is considered good in learning preparation, but they need to improve learning methods in the classroom so that students feel comfortable and focus on the learning process. Students have not achieved good learning outcomes in the aspects of spiritual attitudes, social attitudes, knowledge of Catholic religious education, and religious life skills, so there is a need for ongoing guidance from Catholic religious education teachers
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA ASPEK SIKAP SOSIAL PESERTA DIDIK SMPN I DEMON PAGONG MELALUI METODE CTL Katarina Jawa Kelen; Hermania Bhoki; Yosep Belen Keban
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : STP Reinha Larantuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56358/japb.v4i2.247

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana meningkatkan hasil belajar peserta didik pada aspek sikap sosial melalui metode pembelajaran Contextual Teaching Learning tentang alam sebagai bagian hidup manusia.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana metode pembelajaran contextual teaching learning mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik pada aspek sikap sosial melalui alam sebagai bagian hidup manusia bagi peserta didik kelas IX SMPN I Demon Pagong, kecamatan Demon Pagong, Kabupaten Flores Timur. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah 29 peserta didik. Hasil penelitian menunjukan bahwa sikap sosial peserta didik kelas IXA pada siklus I rata-rata prosentase 73 % yang berarti dalam kriteria cukup dan belum ada perubahan sikap dalam hal peduli lingkungan dan pada siklus II perubahan sikap sosial siswa mencapai rata-rata 77 % dan telah mencapai indikator keberhasilan yang kriterianya cukup dan mencapai ketuntasan 100%. Dengan demikian, penggunaan pendekatan CTL pada pembelajaran Agama Katolik dapat mengubah dan mengembangkan sikap social peserta didik SMPN I Demon Pagong kelas IXA.