Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

KETERAMPILAN GURU PAK DALAM PENGELOLAAN KELAS DAN RELEVANSINYA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Maria Fransiska Ina Tukan; Hermania Bhoki; Yosep Belen Keban
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : STP Reinha Larantuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56358/japb.v5i1.316

Abstract

Penelitian ini berfokus pada keterampilan guru Pendidikan Agama Katolik dalam mengelola kelas dan relevansinya untuk meningkatkan hasil belajar siswa Kelas IV SD Katolik Gayak. Tujuannya adalah untuk mengetahui sejauh mana keterampilan guru dalam pengelolaan kelas berkontribusi terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada Pendidikan Agama Katolik pada aspek sikap spiritual, sikap sosial, pengetahuan agama Katolik dan kecakapan hidup beragama. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan dilakukan di SDK Gayak dengan melibatkan 9 subjek penelitian yang terdiri dari guru dan siswa. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan guru Pendidikan Agama Katolik SDK Gayak belum memiliki keterampilan yang memadai dalam mengelola kelas. Oleh karena itu, perlu adanya peningkatan keterampilan guru dalam pengelolaan kelas agar dapat mempengaruhi peningkatan hasil belajar siswa pada pendidikan Agama Katolik pada aspek sikap spiritual, sikap sosial, dan pengetahuan Agama Katolik serta keterampilan hidup beragama. This research focuses on the skills of Catholic Religious Education teachers in managing classes and their relevance to improving the learning achievement of fourth grade students at SDK Gayak. The aim is to find out to what extent the teacher's skills in managing the class contribute to increasing student achievement in Catholic religious education in the aspects of spiritual attitudes, social attitudes, Catholic religious knowledge and religious life skills. Research using descriptive qualitative method. This research was conducted at SDK Gayak, involving 9 research subjects consisting of teachers and students. Data was collected through interviews, observation, and documentation, then analyzed using data reduction techniques, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study show that Catholic Religious Education teachers at SDK Gayak do not yet have adequate skills in managing classes, so it is necessary to increase teacher skills in managing classes in order to influence the increase in student achievement in Catholic Religious Education in the aspects of spiritual attitudes, social attitudes, religious knowledge Catholicism and religious life skills.
THE ROLE OF THE HEAD OF EDUCATION AS A CONTROLLER AND GUARANTEE OF EDUCATION QUALITY BASED ON INTEGRATED QUALITY MANAGEMENT Kristina Anamaria Kewasi Uran; Hermania Bhoki; Yosep Belen Keban
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : STP Reinha Larantuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56358/japb.v5i1.321

Abstract

This thesis is entitled "The Role of the Principal as a Controller and Assurer of Education Quality Based on Integrated Quality Management in SD Se Gugus Timur, Larantuka District". The formulation of the problem in this study is the lack of implementation of integrated quality management in education and the lack of the role of the school principal as controller and guarantor of quality education based on integrated quality management. The purpose of this study was to determine the extent to which the role of the principal as controller and guarantor of quality education based on integrated quality management can affect teacher performance and student achievement. The type of research used is descriptive qualitative research. The research was conducted at SD Se Gugus Timur, Larantuka District, East Flores Regency. The subjects in this study were 4 school principals. Data collection techniques using interviews, and data analysis techniques using data reduction, presentation, and drawing conclusions. The results of this study are that the role of the school principal as controller and guarantor of educational quality based on integrated quality management is very important because by applying the MMT approach and involving the entire school community, the school principal can play a key role in improving the quality of education and achieving good learning outcomes for students.
PENGARUH KETERAMPILAN MENGAJAR GURU PAK DAN MINAT BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK DI SMP SE KABUPATEN FLORES TIMUR Klemensia Leri Maran; Hermania Bhoki; Yosep Belen Keban
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : STP Reinha Larantuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56358/japb.v5i1.327

Abstract

Prestasi belajar siswa SMP di kabupaten Flores Timur pasti dipengaruhi oleh kemampuan guru dan minar belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana keterampilan mengajar guru PAK dan minat belajar mempengaruhi prestasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dan data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara. Lokasi penelitian di sekolah menengah pertama di kabupaten Flores Timur. Penelitian ini melibatkan semua guru PAK di SMP di kabupaten Flores Timur, yang berjumlah orang. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik deskriptif dan statistik inferensial, seperti regresi linear berganda. Aplikasi SPSS versi 16 digunakan untuk menguji hipotesis dengan uji F dan uji t. Hasil menujukkan bahwa (1) ada pengaruh yang signifikan antara keterampilan mengajar guru terhadap prestasi belajar peserta didik SMP se kabupaten Flores Timur dengan hasil nilai thitung sebesar 2,068 dan nilai ttabel sebesar 0,244. (2) ada pengaruh yang signifikan antara minat belajar terhadap prestasi belajar peserta SMP se kabupaten Flores Timur dengan hasil nilai thitung sebesar 2,398 dan nilai ttabel sebesar 0,244. (3) ada pengaruh yang signifikan antara keterampilan mengajar dan minat belajar terhadap prestasi belajar peserta didik SMP se kabupaten Flores Timur dengan hasil nilai fhitung  sebesar 42,130  dan nilai ttabel sebesar 3,143.
PERAN ETOS KERJA GURU DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK Anastasia Lipat Kamolen; Hermania Bhoki; Petrus Tukan
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : STP Reinha Larantuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56358/japb.v5i2.338

Abstract

Penelitian ini berfokus pada peran etos kerja guru dalam meningkatkan motivasi peserta didik dan dampaknya terhadap peningkatan hasil belajar siswa kelas V di SDN Bawalatang. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui sejauh mana peran etos kerja guru dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik dalam Pendidikan Agama Katolik pada aspek sikap spiritual, sikap sosial, pengetahuan tentang agama Katolik dan keterampilan hidup beragama. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan di SDN Bawalatang, dengan melibatkan tujuh orang dalam penelitian yakni kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Katolik dan peserta didik kelas V SDN Bawalatang. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi, setelah itu dianalisis dengan menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Oleh karena itu perlu adanya etos kerja guru dalam meningkatkan motivasi siswa agar dapat mempengaruhi peningkatan hasil belajar siswa pada pendidikan agama Katolik pada aspek sikap spiritual, sikap sosial, dan pengetahuan agama Katolik serta keterampilan hidup beragama.
MENINGKATKAN KARAKTER RELIGIUS SISWA MELALUI PENGHAYATAN BUDAYA RELIGIUS SEKOLAH DAN KEPEMIMPINAN KARISMATIK GURU AGAMA KATOLIK Valentina Ina Abong Watun; Hermania Bhoki; Alfonsus Mudi Aran
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal JAPB
Publisher : STP Reinha Larantuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56358/japb.v6i1.339

Abstract

Karakter religius merupakan seperangkat nilai, keyakinan, dan perbuatan yang berasaskan pada pandangan agama tertentu dan termanifestasi dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini melihat bagaimana penghayatan budaya religius dalam membentuk karakter religius siswa, gambaran karakter religius siswa, dan sejauh mana pengaruh penghayatan budaya religius sekolah dan kepemimpinan karismatik guru agama Katolik dalam meningkatkan karakter religius siswa SD Katolik Kemiri. Tujuan dari penelitian ini, untuk mengevaluasi upaya meningkatkan karakter siswa melalui penghayatan budaya religius sekolah dan kepemimpinan karismatik guru agama Katolik. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian di SDK Kemiri, Desa Boru, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur. Waktu penelitian terhitung dari tanggal 22 April - 04 Mei 2024. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara. Tekni analisa data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa penghayatan budaya religius sekolah, yang diwujudkan melalui kegiatan keagamaan rutin, simbol-simbol religius, dan suasana sekolah yang mendukung nilai-nilai spiritual, secara signifikan berkontribusi pada pembentukan karakter religius siswa. Selain itu, kepemimpinan karismatik guru agama Katolik, yang ditandai dengan keteladanan, komunikasi efektif, inspirasi moral, juga memainkan peran penting dalam memotivasi siswa untuk menginternalisasi nilai-nilai religus dalam kehidupan sehari-hari. Kombinasi antara lingkungan sekolah dan kepemimpinan guru yang karismatik menciptakan kondisi yang kondusif bagi perkembangan karakter religius siswa di Sekolah Dasar Katolik Kemiri.  
MANFAAT BIMBINGAN DAN KONSELING BAGI SISWA BERMASALAH TERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK Patrisia Ruma Wara; Hermania Bhoki; Petrus Tukan
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal JAPB
Publisher : STP Reinha Larantuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56358/japb.v6i1.407

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat bimbingan dan konseling bagi siswa bermasalah dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Katolik di SMAN 1 Adonara Timur, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur Provinsi Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan pendekatan deskriptif dengan melibatkan dua orang guru bimbingan dan konseling serta tiga guru Pendidikan Agama Katolik sebagai subjek penelitian. Penelitian ini dilakukan  dari bulan April hingga Mei tahun 2024. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, setelah itu dianalisis dengan menggunakan teknik  reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bimbingan dan konseling memberikan dampak positif terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Katolik siswa yang mengalami kesulitan, baik dalam aspek kognitif, afektif, maupun psikomotorik. Bimbingan dan konseling membantu siswa mengatasi kesulitan belajar, meningkatkan motivasi, dan mengembangkan keterampilan hidup beragama. Penelitian ini merekomendasikan penguatan program bimbingan dan konseling di sekolah sebagai bagian integral dari upaya meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Katolik.
PENGARUH GAJI DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS GURU SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN LEWOLEMA Hermania Bhoki
Jurnal Reinha Vol 14 No 1 (2023)
Publisher : STP Reinha Larantuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56358/ejr.v14i1.225

Abstract

Produktivitas kerja guru dipengaruhi oleh gaji dan kepuasan kerja. Penelitian bertujuan mendapatkan gambaran tentang pengaruh gaji dan kepuasan kerja terhadap produktivitas guru Sekolah Dasar di Kecamatan Lewolema. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan metode survey. Data terkumpul melalui kuesioner yang diturunkan dari teori penelitian. Variabel penelitian yakni gaji dan kepuasan kerja sebagai faktor yang mempengaruhi atau variabel eksogen produktivitas sebagai faktor yang dipengaruhi atau variabel endogen. Populasi berjumlah 121 guru dan sampel 93 orang guru Sekolah Dasar di Kecamatan Lewolema. Data dikumpulkan menggunakan angket dan dianalisis menggunakan metode regresi sederhana memakai aplikasi SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan; (1). Ada dampak yang langsung positif dari gaji terhadap produktivitas dengan hasil uji statistik senilai 0,498 dan nilai konstan sebesar 0,383. (2). Ada dampak langsung yang positif dari kepuasan kerja terhadap produktivitas dengan nilai hasil uji statistik senilai 0,476 dan nilai konstan senilai 0,351. (3). Ada dampak langsung yang positif dari gaji terhadap kepuasan kerja dengan hasil uji statistik senilai 0,327 dan nilai konstan sebesar 0,327.
PENGARUH PENGGUNAAN APLIKASI KHOOT! DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK PADA MATERI MARTABAT MANUSIA SEBAGAI CITRA ALLAH Rosalina Oka; Hermania Bhoki; Yosep Belen Keban
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i3.12044

Abstract

ABSTRACT Learning the topic of Human Dignity as the Image of God (Imago Dei) in Catholic Religious Education requires meaningful learning experiences that encourage students' active participation so that conceptual understanding and value internalization can develop simultaneously. However, teacher-centered instructional practices often result in limited student engagement and low learning motivation. This study investigated the use of the Khoot! application as an interactive learning medium to enhance students' motivation and learning outcomes at SMP Negeri 1 Titehena. A quantitative approach was employed using a Pre-Experimental Design with a One-Group Pretest–Posttest Design. Data were collected through achievement tests, learning motivation questionnaires, classroom observations, and documentation, and were analyzed using descriptive statistics and a paired-sample t-test. The findings revealed a substantial improvement in students' learning outcomes, with the mean score increasing from 60.12 on the pretest to 81.84 on the posttest. Students' learning motivation was also categorized as high, with a mean score of 84.41. Furthermore, the hypothesis test yielded a significance value of 0.002 (p < 0.05), indicating that the implementation of Khoot! had a statistically significant effect on both learning motivation and academic achievement. These findings suggest that integrating a game-based learning platform into Catholic Religious Education can create a more interactive and participatory learning environment while supporting students' deeper understanding and internalization of religious values. ABSTRAK Pembelajaran Pendidikan Agama Katolik pada materi Martabat Manusia sebagai Citra Allah memerlukan pengalaman belajar yang mampu mendorong keterlibatan peserta didik agar pemahaman konseptual dan penghayatan nilai dapat berkembang secara seimbang. Namun, proses pembelajaran yang masih didominasi metode konvensional sering kali berdampak pada rendahnya motivasi belajar dan terbatasnya partisipasi siswa. Penelitian ini mengeksplorasi pemanfaatan aplikasi Khoot! sebagai media pembelajaran interaktif untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa di SMP Negeri 1 Titehena. Kajian dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan Pre-Experimental Design model One Group Pretest–Posttest Design. Data diperoleh melalui tes hasil belajar, angket motivasi, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta uji paired sample t-test. Hasil analisis memperlihatkan adanya peningkatan nilai rata-rata dari 60,12 pada pretest menjadi 81,84 pada posttest. Motivasi belajar siswa juga berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 84,41. Pengujian hipotesis menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,002 (<0,05), yang mengindikasikan bahwa penggunaan Khoot! memberikan pengaruh yang signifikan terhadap motivasi dan hasil belajar siswa. Temuan ini memperlihatkan bahwa integrasi media berbasis game-based learning berpotensi menciptakan pembelajaran Pendidikan Agama Katolik yang lebih partisipatif, interaktif, dan mendukung pemaknaan materi secara lebih mendalam.
Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Digital dalam Pembelajaran PAK untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Peserta Didik di SMPK Swadaya Tuakepa Margareta Bakang Hayon; Yosep Belen Keban; Hermania Bhoki
JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA Vol. 4 No. 3 (2026): Juli: Jurnal Ilmiah Pendidikan Kebudayaan dan Agama
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jipa.v4i3.1839

Abstract

This study was motivated by the importance of using digital technology-based learning media in Catholic Religious Education learning to improve students’ learning achievement. The development of digital technology requires teachers to use interesting and interactive learning media that are suitable for students’ needs. This study aimed to determine the use of digital technology-based learning media in Catholic religious education learning and its impact on students’ learning achievement at SMPK Swadaya Tuakepa. This study used a qualitative method with a descriptive approach. The research subjects consisted of the principal, the Catholic religious education teacher, and five students. Data were collected through interviews, observations, and documentation. The data were analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that digital technology-based learning media such as PowerPoint, learning videos, Canva, Kahoot, and Quizizz had been utilized well in the learning process. The use of digital media helped teachers explain learning materials more clearly and attractively so that students became more active, focused, and motivated in learning. In addition, the use of digital media also improved students’ intellectual abilities, cognitive strategies, attitudes, and skills. Therefore, digital technology-based learning media can improve the quality of Catholic religious education learning and students’ learning achievement at SMPK Swadaya Tuakepa.
Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar untuk Meningkatkan Mutu Pembelajaran Pendidikan Agama Katolik di SMK Negeri 1 Talibura Veronika Delvriana Dua Nurak; Hermania Bhoki; Yosep Belen Keban
JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA Vol. 4 No. 3 (2026): Juli: Jurnal Ilmiah Pendidikan Kebudayaan dan Agama
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jipa.v4i3.1846

Abstract

The quality of Catholic Religious Education learning is an important aspect in shaping students’ faith, character, knowledge, and religious life skills. However, the learning process at SMK Negeri 1 Talibura still faces various challenges, particularly in the areas of spiritual attitudes, social attitudes, Catholic religious knowledge, and religious life skills. This study aims to describe the implementation of the Independent Learning Curriculum (Merdeka Belajar Curriculum) and its contribution to improving the quality of Catholic Religious Education learning at SMK Negeri 1 Talibura. The research employed a qualitative approach with a descriptive research design. Data were collected through observations, interviews, and documentation involving the principal, Catholic Religious Education teachers, students, and parents. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that the implementation of the Independent Learning Curriculum has been carried out effectively through learning planning, learning implementation, learning assessment, and the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5). This implementation has had a positive impact on the learning process, outputs, and outcomes. Students demonstrated improvements in spiritual attitudes, social attitudes, Catholic religious knowledge, and religious life skills, as well as positive behavioral changes in their daily lives. The findings imply that the Independent Learning Curriculum can serve as an effective strategy for improving the quality of Catholic Religious Education learning in a holistic manner.