Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI BANGUN DATAR DITINJAU DARI GAYA BELAJAR Rachmat Wasqita; Rustanto Rahardi; Makbul Muksar
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.239 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v11i2.5029

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi bangun datar ditinjau dari gaya belajar. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMPN 1 Jereweh, Kabupaten Sumbawa Barat. Subjek penelitian sebanyak 8 dengan masing-masing dua siswa dari visual, auditori, kinestetik dan visual-auditori. Data penelitian diambil dari kuesioner gaya belajar, lembar tes siswa, dan wawancara. Teknik analisis data pada penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Data kuesioner dilakukan untuk menentukan kecendrungan gaya belajar siswa, sedangkan lembar tes untuk mengetahui kemampuan berpikir krtitis siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa pada masing-masing gaya belajar memiliki tingkatan yang berbeda. Siswa dengan gaya belajar visual memiliki kemampuan berpikir kritis pada kategori cukup kritis, siswa dengan gaya belajar auditorial memiliki kemampuan berpikir kritis pada kategori kurang kritis, siswa dengan gaya belajar kinestetik memiliki kemampuan berpikir kritis pada kategori cukup kritis, sedangkan siswa dengan gaya belajar visual-auditori memiliki kemampuan berpikir kritis pada kategori kritis. Dari 3 gaya belajar tersebut didapatkan bahwa gaya belajar visual memiliki kemampuan berpikir kritis lebih baik dari auditori dan kinestetik. This study aims to describe students' critical thinking ability on two-dimentional figure material in terms of learning styles. This type of research is descriptive qualitative. The research subjects were students of class VIII SMPN 1 Jereweh, West Sumbawa Regency. The research subjects were 8 with two students each from visual, auditory, kinesthetic and visual-auditory. The research data were taken from learning style questionnaires, student test sheets, and interviews. Data analysis techniques in this study are data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Questionnaire data was conducted to determine the tendency of students' learning styles, while the test sheet was to determine students' critical thinking ability. The results showed that students' critical thinking ability in each learning style had different levels. Students with visual learning styles have critical thinking ability in the moderately critical category, students with auditory learning styles have critical thinking ability in the less critical category, students with kinesthetic learning styles have critical thinking ability in the moderately critical category, while students with visual-auditory learning styles have the ability to think critically in the critical category. From the 3 learning styles, it was found that the visual learning style has better critical thinking ability than auditory and kinesthetic.
Analisis Representasi Matematis Siswa pada Soal HOTS Ditinjau dari Gaya Belajar Rachmat Wasqita; Sukoriyanto Sukoriyanto
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 7 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiip.v6i7.1933

Abstract

Kemampuan representasi matematis siswa ialah kemampuan yang ada dalam diri siswa dalam mengelolah sekaligus mengungkapkan ide-ide matematika sepeti bagaimana menjelaskan kembali suatu masalah terkait yang dapat berupa diagram, tabel, grafik, simbol matematika, model matematika. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan representasi siswa dalam menyelesaikan soal HOTS ditinjau dari gaya belajar. Kecendrungan gaya belajar yang akan di lihat yaitu biasa di singkat VAK (Visual Auditori Kinestetik). Sedangkan focus Representasi yang diteliti berupa visual, verbal dan simbolik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner, tes dan wawancara. Subyek penelitian ada 3 mewakili kecendrungan gaya belajar yang dimiliki yaitu visual, auditori, dan kinestetik. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan representasi siswa berdasarkan gaya belajar berbeda-beda. Siswa yang memiliki gaya belajar visual dominan pada kemampuan representasi visual, siswa yang memiliki gaya belajar auditorial dominan pada kemampuan representasi simbolik dan siswa yang memiliki gaya belajar kinestetik dominan pada kemampuan representasi Verbal dan Visual.
Identifikasi Kesalahan Konstruksi pada Materi Limit dan Fungsi Kontinu Berdasarkan Adversity Question Tipe Climber Wasqita, Rachmat; Kusuma, Rachmalia Vinda
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 9 Nomor 1
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v9i1.3574

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan konstruksi pada materi limit dan fungsi kontinu berdasarkan adversity question tipe climber. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah mahasiswa pendidikan matematika STKIP Paracendekia NW Sumbawa angkatan 2022, kemudian diambil 4 subjek penelitian berdasarkan Adversity question tipe climber yang akan dilihat kesalahan konstruksinya. Data penelitian diperoleh dari tes tertulis dan wawancara dan setelah itu analisis data dengan tiga tahap yaitu reduksi, penyajian dan kesimpulan. Analisis menunjukkan bahwa subjek AQ bertipe Climber mengalami kesulitan dalam menyelesaikan masalah fungsi kontinu, yang disebabkan oleh beberapa kesalahan dalam memahami dan menerapkan konsep. Kesalahan-kesalahan ini meliputi: 1) Mis-analogical construction, subjek mengalami Mis-analogical construction dikarenakan menyamakan suatu konsep dengan konsep yang lain. 2) Mis-logical construction, subjek memberikan jawaban yang salah dikarenakan tidak dapat menalar atau memahami soal dengan benar. 3) Pseudo Konstruksi, Subjek memberikan jawaban salah terhadap suatu permasalahan. Ketiga jenis kesalahan ini menunjukkan bahwa subjek mungkin memiliki pemahaman yang tidak lengkap atau tidak akurat tentang konsep-konsep yang terlibat dalam menyelesaikan masalah fungsi kontinu.
Pengembangan bahan ajar geometri bermuatan keterampilan berpikir kritis berbasis model flipped learning Yuliani, Aska Muta; Wasqita, Rachmat; Irham, Muhammad
JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif) Vol. 8 No. 5 (2025): JPMI
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/jpmi.v8i5.26288

Abstract

University students are required to possess critical thinking skills to face the challenges of the 21st century. However, preliminary observations of first-semester students in the Mathematics Education Program at STKIP Paracendekia NW Sumbawa indicate that their critical thinking skills remain low. To address this issue, the flipped learning model was implemented. This study aims to develop flipped learning-based teaching materials to foster students’ critical thinking skills. The research employs a development approach using the Four-D (4D) model, limited to the product validity testing stage. Data collection techniques include questionnaires, observations, interviews, and tests. The data were analyzed using descriptive qualitative and quantitative methods. The results show that the developed teaching materials include activities aligned with 12 critical thinking indicators and support independent learning. Validation by three experts indicated a validity level of 92.80%, categorized as highly valid. This module can be used in early-semester learning as a means to enhance students’ critical thinking skills and independent learning abilities.
SURVEI KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP KINERJA PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN SUMBAWA TAHUN 2025 Firmansyah, Joni; Wasqita, Rachmat; Aksara, Fenna
Jurnal TAMBORA Vol 9 No 3 (2025): EDISI 26
Publisher : Wakil Rektor 3, Direktorat Riset, Publikasi dan Inovasi, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/tambora.v9i3.6823

Abstract

. Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa tahun 2025 sebagai dasar peningkatan kualitas pelayanan publik dan pengambilan kebijakan berbasis data. Manfaat penelitian ini tidak hanya memberikan gambaran objektif tentang persepsi masyarakat terhadap berbagai sektor pelayanan, tetapi juga menjadi alat evaluasi dan perbaikan kinerja birokrasi daerah menuju tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan responsif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif melalui Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) dengan melibatkan 800 responden yang dipilih secara multistage random sampling di seluruh wilayah Kabupaten Sumbawa. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) serta Importance and Performance Analysis (IPA) untuk mengidentifikasi prioritas perbaikan layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan masyarakat secara umum tergolong baik pada sektor pendidikan dan kesehatan, namun masih terdapat tantangan pada pemerataan infrastruktur, kualitas pelayanan di tingkat kecamatan dan kabupaten, serta pengembangan ekonomi lokal dan pariwisata. Temuan ini menegaskan perlunya sinergi antara pemerintah dan masyarakat untuk mewujudkan pelayanan publik yang inklusif, berkualitas, dan berkelanjutan dalam mendukung visi Sumbawa Unggul, Maju, dan Sejahtera.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA Hardiansyah Hardiansyah; Sumenda Sumenda; Rachmat Wasqita; Muhammad Irham
REALISTIC: Journal of Education Mathematics and Science Vol. 1 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : STKIP Paracendekia NW Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TGT terhadap kemampuan komunikasi matematika dalam menyelesaikan soal cerita. Penelitian ini menggunakan pendekatan Quasi Experimental. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Moyo Utara sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII.4 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII.5 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yaitu dengan observasi dan tes kemampuan komunikasi matematika. Hasil analisis data menunjukan perbedaan kemampuan komunikasi matematika antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol dengan nilai thitung 6,345 > 2,019 nilai ttabel. Rata-rata kemampuan komunikasi matematika kelas eksperimen setelah diberikan perlakuan adalah 80,227 lebih baik dari rata-rata kemampuan komunikasi matematika kelas kontrol adalah 66,59. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe TGT terhadap kemampuan komunikasi matematika siswa memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan menyelesaikan soal cerita pada materi sistem persamaan linear dua variabel.
PENERAPAN PHET SIMULATION PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR NEGERI 1 PALANG DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA MATERI BILANGAN PECAHAN SENILAI Rachmalia Vinda Kusuma; Rachmat Wasqita
REALISTIC: Journal of Education Mathematics and Science Vol. 2 No. 1 (2024): April
Publisher : STKIP Paracendekia NW Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66355/5qf3qm98

Abstract

Dalam paper ini dibahas penggunaan PhET Simulation sebagai alat bantu dalam kegiatan belajar mengajar matematika khususnya materi bilangan pecahan senilai. PhET Simulation merupakan simulasi yang dapat digunakan oleh guru dalam mengajarkan materi bilangan pecahan senilai di kelas. Dengan menggunakan PhET Simulation, siswa akan terlibat secara aktif dalam proses berpikir dan mengambil kesimpulan. PhET Simulation juga membuat materi yang dipelajari menjadi lebih menarik dan terlihat “nyata”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan penalaran matematis siswa melalui pembelajaran sesudah mendapatkan pembelajaran dengan e-modul logika matematika berbasis phet simulation. Dengan demikian, siswa dapat lebih tertarik dalam pembelajaran materi ini yang pada akhirnya akan memudahkan siswa dalam memahami materi tersebut. Sampel penilitian ini adalah Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Negeri 1 Palang dalam Pembelajaran Matematika pada Materi Bilangan Pecahan Senilai.