Rahmannisa Syifa Awalya
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN GANDA PEREMPUAN BEKERJA DI DESA CIJAKU PROVINSI BANTEN Rahmannisa Syifa Awalya; Yustika Irfani Lindawati
Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Vol 6 No 1 (2023): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v6i1.1188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran ganda perempuan yang ada di Desa Cijaku. Adapun alasan memilih permasalahan tersebut karena seringkali peran ganda pada perempuan disamakan dengan beban ganda. Sementara tidak semua perempuan menganggap bahwa peran ganda merupakan beban ganda, melainkan menjadikannya motivasi untuk memenuhi kebutuhan rumah tangganya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengambilan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan studi literatur. Penelitian ini dianalisis menggunakan teori Talcott Parsons tentang relasi gender dalam institusi keluarga.
Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Desa (Studi Kasus di Desa Cijaku Kecamatan Cijaku Kabupaten Lebak) Rahmannisa Syifa Awalya; Rizki Setiawan; Nurul Hayat
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 7 No 2 (2024): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v7i2.2780

Abstract

Pembangunan partisipastif yang harusnya melibatkan seluruh masyarakat dari mulai perencanaan, pelaksanaan, pengambilan manfaat dan eval__uasi nyatanya tidak selalu diterapkan di seluruh wilayah pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendalami kualitas partisipasi masyarakat Desa Cijaku yang dianalisis menggunakan teori the ladder of participation yang dikemukakan oleh Arnstein. Arnstein membagi tingkat partisipasi kedalam delapan tingkatan, yaitu manipulation, therapi, informing, consultation, placation, partnership, delegated power, dan citizen control. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus.. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat Desa Cijaku menempati tangga ke lima, yaitu placation atau penentraman. Yang mana meskipun masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat dan masukan, keputusan akhir tetap dipegang oleh pemerintah tanpa adanya pengaruh signifikan dari masukan tersebut. Tingkat partisipasi masyarakat Desa Cijaku ini dipengaruhi oleh jaringan sosial dan juga kepercayaan masyarakat setempat dengan pemerintah Desa Cijaku, dimana hubungan sosial antara pemerintah dengan masayrakat memengaruhi keikutsertaan masayrakat dalam partisipasi.