Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pendampingan Pengelolaan Sungai Gelis di Desa Rahtawu, Pegunungan Muria Mochamad Widjanarko; Mohammad Khasan; Ahmad Faqihuddin; Dian Wismar’ein
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 4 No 1 (2024): I-Com: Indonesian Community Journal (Maret 2024)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/icom.v4i1.3988

Abstract

Rahtawu Village is traversed by the Gelis River, one of the major rivers originating in the Muria Mountains. The village’s location beneath the peak of Mount Muria (29) offers picturesque landscapes in the surrounding hills, attracting visitors from outside the village. However, the community has yet to maximize the potential of this natural beauty. The objective of this community service is twofold. Firstly, to inform about the regulations concerning the Gelis River buffer zones in Rahtawu Village, Kudus Regency. Secondly, to recommend ecotourism assistance in the Muria region, particularly in Rahtawu Village, Kudus Regency. This assistance employs a policy support approach, directed group discussions, and the creation of posters. Following these assistance activities, it can be concluded that, after receiving explanations from the River Basin Management Agency (BBWS) Pemali Juana, the Rahtawu Village government, along with village officials and other group members, now understands the root issues regarding the use of Gelis River buffer zones in Rahtawu Village, Kudus Regency. They express a desire to manage ecotourism in their area.
Menghidupkan Kembali Senyum dan Asa: Sinergi Play Therapy dan Psychological First Aid bagi Korban Banjir Demak Ruth Natalia Susanti; Trubus Raharjo; Iranita Hervi Mahardayani; Mohammad Khasan; Ahmad Faqihuddin
Madaniya Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.818

Abstract

Banjir besar yang melanda Kabupaten Demak, Jawa Tengah, menyebabkan kerusakan signifikan dan memaksa banyak warga mengungsi, termasuk di Terminal Jati di Kabupaten Kudus. Penelitian menunjukkan bahwa trauma bencana dapat berdampak signifikan terhadap kesehatan mental. Dengan itu, Fakultas Psikologi Universitas Muria Kudus menginisiasi kegiatan bantuan psikososial melalui pendampingan Psychological First Aid (PFA) dan Play Therapy bagi para korban banjir. Metode ini melibatkan dosen dan mahasiswa dalam penyediaan dukungan emosional serta kegiatan bermain untuk anak-anak. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam mengatasi trauma dan memperkuat resiliensi di antara pengungsi dewasa dan anak-anak. Pengungsi dewasa mendapatkan bantuan dalam mengatur stres melalui PFA, sementara anak-anak melalui Play Therapy, yang terbukti efektif dalam membantu mereka mengatasi pengalaman traumatis mereka. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa gabungan pendekatan Psychological First Aid dan Play Therapy efektif dalam mendukung pemulihan emosional dan mental pengungsi, memberikan manfaat langsung dalam mengurangi stres dan memfasilitasi pemrosesan trauma.
Pelatihan Internalisasi Karakter Positif untuk Menghadapi Tantangan Industri 4.0 Pada Mahasiswa Di Kabupaten Kudus Ahmad Faqihuddin; Kholifah Umi Sholihah; Ruth Natalia Susanti
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2023): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/00202303718000

Abstract

Karakter positif merupakan bekal yang sangat penting bagi mahasiswa, terlebih pada era industri 4.0 yang menuntut manusia untuk selalu beradaptasi dengan teknologi pada kehidupan sehari-hari. Dalam bidang pendidikan misalnya, mahasiswa dituntut untuk beradaptasi dengan berbagai Artificial Intellegence dalam menunjang kegiatan belajar. Hal ini merupakan hal positif yang dapat mempermudah mahasiswa dalam mengakses informasi. Namun, tidak sedikit pula dampak negatif yang ditimbulkan seperti menurunnya ketekunan, keseriusan, dan kegigihan belajar mahasiswa. Oleh sebab itu diselenggarakan kegiatan internalisasi karakter positif guna membekali dan meningkatkan kualitas karakter mahasiswa. Kegiatan ini bertujuan membentengi dan mengedukasi Mahasiswa di Kabupaten Kudus mengenai tindakan tidak berintegritas di era industri 4.0. Adapaun target dari kegiatan ini diharapkan mahasiswa memahami konsekuensi dari tindakan tidak berintegritas, serta diharapkan mampu mengimplementasikan karakter positif dalam berperilaku sehari-hari. Metode yang digunakan yaitu penyampaian materi melalui ceramah, diskusi tanya jawab, form Johari Window dan focus group discussion (FGD). Kegiatan ini berlokasi di Aula Masjid Darul ‘Ilmi Universitas Muria Kudus, di ikuti oleh 115 Mahasiswa di Kabupaten Kudus. Hasil yang diharapkan yaitu peserta mampu memahami dan menginternalisasi karakter positif sebagai bekal untuk membentengi diri dari perilaku tidak berintegritas.
The Relationship between The Big Five Personality and Student’s Time Management Susanti, Ruth Natalia; Muzakki, Saiful Ni’am; Faqihuddin, Ahmad
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 8, No 3 (2024): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Juli)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v8i3.6883

Abstract

This study aims to determine whether there is the relationship between The Big Five Personality on students’ time management. This study also explores The Big Five Personality each traits, which consists of neuroticism, extraversion, openness to experience, agreeableness and conscientiousness on student’s time management. The approach used is quantitative method. The data collection tool uses The Time Management Scale and The Big Five Factor Inventory. The population in this study were college students of Universitas Muria Kudus. The number of samples collected was 59 college students in their sixth semester. The data analysis method consisted of normality test, homogeneity test, and hypothesis testing with Pearson Corellation. The results of the analysis revealed a significant and positive relationships between The Big Five Personality on students’ time management. However, further correlation and regression analysis revealed neuroticism as the most predictive student’s time management but revealed a non-significant relationship. Additionally, only conscientiousness trait showed a significant relationship with student’s time management.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN KONTAK MATA PADA ANAK AUTISM SPECTRUM DISORDER (ASD) DI RUMAH PSIKOLOGI DANEER Isma Mufarikhah; Ahmad Faqihuddin
Journal of Golden Generation Abdimas Vol. 1 No. 2 (2025): Desember : Journal of Golden Generation Abdimas
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgga.v1i2.209

Abstract

Anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) mengalami hambatan signifikan dalam kemampuan kontak mata yang berdampak pada komunikasi sosial dan interaksi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kontak mata pada anak dengan ASD melalui pendekatan Applied Behavior Analysis (ABA). Penelitian menggunakan desain eksperimen kasus tunggal dengan fase baseline, intervensi bertahap, dan follow-up. Subjek penelitian adalah anak laki-laki berusia 4 tahun 6 bulan dengan ASD kategori ringan-sedang di Rumah Psikologi Daneer. Intervensi dilaksanakan selama 10 pertemuan dengan pengurangan prompt secara bertahap dari prompt fisik-verbal hingga tanpa prompt. Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur dengan mengukur frekuensi dan durasi kontak mata. Hasil menunjukkan peningkatan frekuensi dari 4 kali (baseline) menjadi 9 kali (follow-up) dan durasi dari 6 detik menjadi 18 detik. Peningkatan durasi kontak mata lebih konsisten dibanding frekuensi, menunjukkan peningkatan kualitas atensi visual. Pada fase follow-up, subjek mampu mempertahankan kontak mata tanpa bantuan prompt maupun reinforcement. Penelitian ini membuktikan bahwa pendekatan ABA dengan desain bertahap efektif meningkatkan kemampuan kontak mata pada anak dengan ASD dan dapat dipertahankan dalam kondisi natural.
Faktor Psikologis yang Mempengaruhi Kepatuhan Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor Sinta Rahmi Dewi; Nadia Arum Puspitasari; Trubus Raharjo; Ahmad Faqihuddin
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 1: Februari (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i1.2130

Abstract

Kepatuhan wajib pajak dalam membayar pajak kendaraan bermotor dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk aspek psikologis yang sering kali belum mendapatkan perhatian memadai dalam penelitian sebelumnya. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya kepatuhan sebagian wajib pajak yang tidak hanya disebabkan oleh persoalan administratif, tetapi juga oleh persepsi, pengetahuan, pengalaman layanan, kondisi emosional, dan tingkat trust terhadap pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam bagaimana faktor psikologis membentuk perilaku kepatuhan wajib pajak dalam pembayaran pajak kendaraan bermotor. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam terhadap lima informan yang dipilih secara purposive, serta observasi untuk memperkuat interpretasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi mengenai manfaat pajak, pengalaman positif terhadap layanan online, pengetahuan yang memadai, dan pengaruh sosial berkontribusi pada kepatuhan yang stabil, sementara pengalaman layanan yang buruk, stres finansial, dan rendahnya trust dapat menurunkan motivasi dan menyebabkan kepatuhan yang fluktuatif atau reaktif. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan berbasis perilaku dalam upaya meningkatkan kepatuhan wajib pajak.
Sesar Lembang dalam Perspektif Sains dan Spiritualitas Mahasiswa Islam Iya Aini Azzahra; Rafa Via Syafutra; Irgi Rasyda; Ahmad Faqihuddin
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3, No 4 (2025): November
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.17533349

Abstract

This study aims to describe the perceptions of Muslim university students toward the Lembang Fault phenomenon from the perspectives of science and Islamic spirituality. The research employs a descriptive quantitative method with 30 Muslim students from various universities in Bandung as respondents. Data were collected through an online questionnaire containing questions about scientific knowledge and the spiritual meaning of potential disasters. The results show that 86.7% of respondents recognize the Lembang Fault as an active fault, 90% consider scientific knowledge important, and 93% believe that science and spirituality should complement each other. Furthermore, 95% of respondents believe that Islamic values such as patience (sabr), trust in God (tawakkul), and prayer (du‘a) can strengthen mental preparedness in facing disasters. These findings emphasize the importance of integrating science and faith as the foundation for disaster preparedness. The study recommends implementing disaster education based on Islamic values in higher education to foster students’ scientific and spiritual resilience.