Vio Nita
Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Respati Yogyakarta

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengaruh Media Komik Terhadap Pengetahuan Tentang Makanan Jajanan Sehat Pada Anak Berusia 9-12 Tahun Vio Nita
JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): JPEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Permasalahan gizi yang banyak terjadi pada anak usia sekolah dasar salah satunya disebabkan kurangnya pengetahuan gizi misalnya bahaya bahan tambahan pangan dan higiene sanitasi pada jajanan. Rendahnya pengetahuan anak tentang gizi seimbang yang menunjukan bahwa sebanyak 57,7% anak sekolah dasar mempunyai tingkat pengetahuan gizi yang kurang dengan rata-rata awal 54,11. Komik merupakan media cetak efektif untuk menyampaikan informasi dan pendidikan gizi karena media cetak merupakan media statis yang mengutamakan pesan-pesan visual. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh media komik terhadap peningkatan pengetahuan tentang makanan jajanan sehat pada anak berusia 9-12 tahun. Metode Penelitian : Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain penelitian one group pre-test post-test. Sampel penelitian sebesar 34 orang siswa kelas IV,V dan VI yang dipilih secara accidental sampling. Hasil : Edukasi gizi memberikan pengaruh terhadap tingkat pengetahuan Nilai Sig (2-tailed) (0,013) P < 0,05. Kesimpulan : Terdapat pengaruh pada peningkatan pengetahuan pada siswa.
Pengaruh Edukasi Gizi Kepada Ibu Hamil Sebagai Upaya Pencegahan Kejadian BBLR Vio Nita
JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): JPEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/adc.v3i2.1178

Abstract

Status gizi yang baik merupakan salah satu faktor yang dijadikan sebagai tolak ukur keberhasilan pembangunan kesehatan, sehingga tidak dapat dipisahkan dari pembangunan nasional (Herwati et al., 2021). Kondisi kesehatan yang disebut status gizi dipengaruhi oleh cara zat gizi dikonsumsi dan digunakan. Gizi yang baik penting bagi setiap orang, bahkan ibu hamil. Salah satu kelompok yang paling rentan terhadap masalah gizi adalah ibu hamil. Pertumbuhan janin dapat dipengaruhi oleh status gizi ibu hamil sebelum atau selama kehamilan. Janin sangat tergantung kepada ibunya untuk pernafasan, pertumbuhan, dan untuk melindunginya dari penyakit. Masa pra-kehamilan memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda dengan masa kehamilan. Peningkatan kebutuhan nutrisi selama kehamilan sebesar 15%, karena diperlukan untuk perkembangan rahim, payudara, volume darah, plasenta, dan pertumbuhan janin. Jika ibu hamil dalam keadaan sehat dan mendapat makanan yang cukup, ia akan melahirkan bayi yang sehat. Bayi yang sehat, cukup bulan, dan berat badan normal akan lahir dari ibu yang mempertahankan status gizi yang tepat sebelum dan selama kehamilan. Dibandingkan dengan bayi dengan berat badan normal, bayi yang lahir dengan gizi buruk dan berat badan lahir rendah (BBLR) memiliki risiko kematian 35 kali lipat lebih tinggi. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasi Experiment) dengan rancangan non-Equivalent control group, untuk melihat perbedaan skor sebelum dan sesudah diberikan edukasi gizi kepada ibu hamil sebagai upaya pencegahan kejadian BBLR. Penelitian ini menggunakan total sampling dengan seluruh populasi dijadikan sampel berjumlah 51 ibu hamil. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner dan media edukasi. Analisa data secara univariat dan bivariat. Terdapat perubahan pada edukasi gizi kepada ibu hamil sebagai upaya pencegahan kejadian BBLR yaitu terdapat peningkatan skor perilaku pre-test 4,47 meningkat menjadi 5,10 pada saat post test.
Pengaruh Media Visual Poster tentang Makanan Sehat terhadap Perilaku Konsumsi Makanan Jajanan Vio Nita; Florencia Maria Moniz
JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/adc.v3i3.1433

Abstract

Makanan jajanan adalah makanan yang dipersiapkan dan dijual oleh pedagang di jalanan dan di tempat umum yang langsung dimakan tanpa pengolahan atau persiapan lebih lanjut. Anak usia sekolah lebih terpapar makanan jajanan dan serring tertarik dengan makanan jajanan, karena makanan jajanan wananya lebih menarik, rasanya menggugah selera, dan harga terjangkau. Banyak penjual makanan jajanan tidak memperhatikan higienitas dan keamanan makanan yang dijual, sehingga beresiko terkontaminasi bakteri patogen dan dapat menyebabbkan gangguan pencernaan seperti diare. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media poster tentang makanan sehat terhadap perilaku konsumsi makanan jajajan di SMPK Santo Luiz Gonzaga Suai Timor-Leste. Penelitian dilaksanakan di SMPK Santo Luiz Gonzaga Suai Timor-Leste. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian quasi experimental, menggunakan desain atau rancangan penelitian one group pretest-posttest. Sampel pada penelitian ini sebanyak 50 siswa. Uji statistic yang digunakan adalah Wilcoxon matched pairs sign rank. Menilai perilaku menggunakan kuesioner terstruktur yg telah tervalidasi. Hasil penelitian ini berdasarkan uji statistik terlihat hasil bahwa ada pengaruh penggunaan media visual poster tentang makanan sehat terhadap perilaku konsumsi makanan jajanan sesudah dilakukan intervensi. Pengaruh intervensi terlihat dengan hasil yang menunjukkan nilai p <0,05 (H0 ditolak). Jumlah sampel yang digunakan adalah 50 responden dengan rata-rata skor pretest responden adalah 35 dengan skor terendah adalah 20 dan skor tertinggi adalah 41. Sedangkan, rata-rata skor posttest responden adalah 42 dengan skor terendah adalah 31 dan skor tertinggi adalah 46. Terdapat pengaruh media poster dalam meningkatkan perilaku secara bermakna.