Muhammad Iqbal
Universitas Tanjungpura

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Coding: Jurnal Komputer dan Aplikasi

SISTEM INFORMASI ANTRIAN ONLINE BERBASIS WEBSITE MENGGUNAKAN MULTI CHANNEL SINGLE PHASE (Studi Kasus : Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Sintang) Muhammad Iqbal; Ilhamsyah Ilhamsyah; Syahru Rahmayudha
Coding Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 10, No 03 (2022): Edisi Desember 2022
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/coding.v10i03.52857

Abstract

Antrian merupakan suatu keadaan dimana seorang harus menunggu gilirannya untuk mendapatkan pelayanan. Seringkali antrian menjadi suatu masalah baik bagi masyarakat ataupun instansi yang memberikan pelayanan. Hal ini terjadi pada instansi Disdukcapil Sintang, dimana proses antrian disana masyarakat yang mengantri harus menunggu ditempat untuk dilayani tanpa mengetahui lama waktu tunggu untuk dilayani. Disisi lain instansi Disdukcapil juga mengalami permasalahan dimana loket antrian memiliki terlalu banyak antrian yang harus dilayani, sehingga diperlukan sistem antrian untuk mengatasi masalah tersebut. Sistem antrian yang akan dibuat oleh peneliti menggunakan perhitungan rata-rata lama waktu pelayanan setiap loket pelayanan, sehingga masyarakat dapat memonitoring estimasi lama waktu tunggu untuk dilayani secara real time. Sistem antrian juga menerapkan metode Multi Channel Single Phase yang dapat memberikan rekomendasi penambahan petugas pada setiap loket pelayanan. Hasil penelitian ini berupa aplikasi antrian berbasis website yang menampilkan informasi estimasi waktu tunggu untuk dilayani bagi masyarakat dan rekomendasi penambahan petugas pada setiap loket pelayanan. Sistem antrian telah dilakukan pengujian menggunakan metode black box testing. Seluruh fungsionalitas sistem berjalan sesuai dengan perancangan yang telah dibuat sebelumnya dan antarmuka sistem memperoleh persentase 82,44% yang masuk ke dalam kategori Baik Sekali.