Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Sosialisasi Pemanfaatan Teknologi IOT Bidang Peternakan di Desa Jatimulyo Kecamatan Jatipuro Kabupaten Karanganyar Erwin Apriliyanto; Dedi Irawan; Wahyudi Wahyudi; Achmad Azhar
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol 2 No 2 (2023): Mei
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v2i2.1061

Abstract

Sistem peternakan dapat dilakukan dengan cara tradisional maupun modern. Sistem peternakan tradisional biasanya dilakukan oleh peternak kecil dengan menggunakan alat dan teknologi yang sederhana. Sedangkan sistem peternakan modern biasanya dilakukan oleh peternak besar dengan menggunakan teknologi yang lebih canggih seperti pemberian pakan otomatis, kandang terkomputerisasi, dan penggunaan teknologi reproduksi seperti inseminasi buatan. negara melalui peningkatan produksi dan ekspor produk peternakan. Namun, sistem peternakan juga harus dilakukan secara berkelanjutan dengan memperhatikan aspek lingkungan dan kesejahteraan hewan. Mayoritas masyarakat Dusun Ngennep, Desa Jati Mulyo, Kecamatan Jatipuru, dan Kabupaten Karanganyar beternak khususnya sapi, terjadi peningkatan penjualan sebesar 27,10%.
Comparison of Response Time Database RDBMS with NoSQL on Electronic Medical Records (EMR) Erwin Apriliyanto
Jurnal Ilmiah SINUS Vol 21, No 2 (2023): Volume 21 No. 2 Juli 2023
Publisher : STMIK Sinar Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30646/sinus.v21i2.746

Abstract

The electronic medical record is a system for storing and managing patient medical data in electronic form. EMR replaces traditional medical record systems that still use paper, allowing doctors and other medical personnel to access patient medical records more quickly and easily from anywhere, as long as they are connected to the same network. In the EMR, patient medical data is stored in electronic format, such as text, images, and test results. EMR allows doctors to create patient medical records, make drug prescriptions, place laboratory orders and radiology orders, and access other patient medical data in one centralized system. EMR can also enable doctors to perform data analysis to gain insight into a patient's health condition and improve the treatment provided. In this study, the ERM database is used, with one database using PostgreSQL and the other using NoSQL. The purpose of this research is to test the speed performance of PostgreSQL and NoSQL with insert, select, and delete commands. Testing Method Using 1,000 records, 5,000 records, and 10,000 records, with each record being tested three times, and then taking the average, The results of this study are that the NoSQL database insert command has a speed of 3,900 times faster than the PostgreSQL database with 1,000 data records, whereas with 5,000 data records the NoSQL database is 471 times faster, while with 10,000 data records the NoSQL database is 355 times faster, and the select command for 1 NoSQL database table is 8 times faster than the PostgreSQL database, while for the above 1 PostgreSQL database table is faster.
PREDIKSI PENGIRIMAN TEH KEMUNING DI NGARGOYOSO MENGGUNAKAN ALGORITMA MONTE CARLO (STUDI KASUS PT. RUMPUN SARI KEMUNING ) Dedi Irawan; Erwin Apriliyanto; Dina Mardiati
JUTI UNISI Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Teknik Industri (JUTI) UNISI
Publisher : Program Studi Teknik Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/juti.v7i1.2652

Abstract

Teh kemuning merupakan produk yang sangat populer di Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar. Kawasan tersebut berada di dekat kota Surakarta dan merupakan salah satu tujuan wisata menarik di provinsi Jawa Tengah , PT. Rumpun Sari Kemuning mengalami kendala pengiriman teh kemuning yang tidak terstruktur sehingga menyebabkan kerugian di setiap cabangnya. Simulasi Monte Carlo adalah metode komputasi yang digunakan untuk memodelkan dan menganalisis sistem yang kompleks dengan memperhitungkan ketidakpastian simulasi Monte Carlo merupakan teknik yang efektif untuk prediksi pengiriman teh kemuning dengan mempertimbangkan distribusi probabilitas yang telah ditentukan dan menerapkan kombinasi nilai acak pada setiap variabel.Dalam studi kasus ini, peneliti mengumpulkan data historis pengiriman teh kemuning dari tahun 2020 hingga 2022. Setelah melakukan uji coba pada data sebelumnya, nilai akurasinya ditemukan mencapai 88% ketika dibandingkan dengan prediksi pengiriman di masa depan. Hasil dari simulasi Monte Carlo ini dapat membantu PT. Rumpun Sari Kemuning dalam mengambil keputusan perencanaan pengiriman dengan lebih cepat dan efisien, sehingga dapat meningkatkan efisiensi operasional serta kepuasan pelanggan.
Sosialisasi Pemanfaatan Teknologi IOT Bidang Peternakan di Desa Jatimulyo Kecamatan Jatipuro Kabupaten Karanganyar Erwin Apriliyanto; Dedi Irawan; Wahyudi Wahyudi; Achmad Azhar
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 2 No. 2 (2023): Mei
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v2i2.1061

Abstract

Sistem peternakan dapat dilakukan dengan cara tradisional maupun modern. Sistem peternakan tradisional biasanya dilakukan oleh peternak kecil dengan menggunakan alat dan teknologi yang sederhana. Sedangkan sistem peternakan modern biasanya dilakukan oleh peternak besar dengan menggunakan teknologi yang lebih canggih seperti pemberian pakan otomatis, kandang terkomputerisasi, dan penggunaan teknologi reproduksi seperti inseminasi buatan. negara melalui peningkatan produksi dan ekspor produk peternakan. Namun, sistem peternakan juga harus dilakukan secara berkelanjutan dengan memperhatikan aspek lingkungan dan kesejahteraan hewan. Mayoritas masyarakat Dusun Ngennep, Desa Jati Mulyo, Kecamatan Jatipuru, dan Kabupaten Karanganyar beternak khususnya sapi, terjadi peningkatan penjualan sebesar 27,10%.
Implementasi Sistem Pembayaran QRIS Berbasis AI-IoT dan Biometric Key Erwin Apriliyanto; Romi Iriandi Putra; Wakhid Kurniawan
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Juli 2026
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v7i2.648

Abstract

Permasalahan utama yang dihadapi Pondok Pesantren Modern Imam Syuhodo, Kabupaten Sukoharjo, adalah dominannya penggunaan uang tunai dalam transaksi santri yang berisiko kehilangan, kesalahan pencatatan, dan sulit dipantau oleh wali santri. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, keamanan, dan transparansi transaksi keuangan di pesantren melalui implementasi sistem pembayaran QRIS tanpa handphone berbasis AI-IoT dan Biometric Key. Kegiatan dilakukan melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, instalasi perangkat, pelatihan pengguna, implementasi, dan evaluasi. Sistem yang dikembangkan memanfaatkan kartu RFID dan autentikasi biometrik yang terintegrasi dengan modul AI-IoT dan dashboard monitoring. Hasil implementasi menunjukkan peningkatan efisiensi waktu transaksi dari ±2 menit menjadi kurang dari 30 detik, pengelolaan dana yang lebih transparan, serta kemudahan bagi wali santri dalam memantau keuangan anak secara real-time. Program ini berhasil meningkatkan literasi keuangan digital di lingkungan pesantren dan diharapkan menjadi model digitalisasi keuangan pesantren yang dapat direplikasi di lembaga pendidikan berbasis asrama lainnya di Indonesia.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Implementasi Sistem Pembayaran QRIS Berbasis Biometrik dan AI-IoT di Kabupaten Sukoharjo Erwin Apriliyanto; Romi Iriandi Putra; Wakhid Kurniawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v5i1.2161

Abstract

Digital transformation in payment systems plays a crucial role in promoting financial inclusion. The implementation of the Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) has expanded cashless transactions; however, challenges related to digital literacy and user trust remain. This community service program aimed to empower communities through the implementation of a QRIS-based payment system integrated with biometric authentication and Artificial Intelligence–Internet of Things (AI-IoT) technology. The program was conducted through needs assessment, system design, training and socialization, implementation, and evaluation. The results indicate an increase in community understanding of QRIS from 45% to 87%, as well as an improvement in QRIS adoption for daily transactions from 38% to 82%. In terms of security, 90% of participants reported feeling more secure when conducting transactions after the implementation of biometric authentication, while 85% perceived the system as easy to use. This program contributes to enhancing digital financial literacy and trust, supporting secure and sustainable technology-based financial inclusion.
PROTOTIPE SISTEM KEAMANAN BRANKAS BERBASIS ESP32 CAM DENGAN OTENTIKASI PIN DAN DETEKSI GERAKAN Iqbal Ardiansyah; Amirullah Moh Rumuntoha; Abdillah Raka Sakti; Erwin Apriliyanto
Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 19 No 1 (2026): April
Publisher : STMIK Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47561/jtik.v19i1.363

Abstract

The high risk of theft of valuable assets requires a more reliable storage system, given that conventional safes with physical keys or combinations still have security gaps that are vulnerable to manipulation. This study aims to design and implement a prototype of an Internet of Things (IoT)-based safe security system using ESP32-CAM equipped with PIN authentication and motion detection features. The research method applied is prototyping with an experimental approach that includes system architecture design, hardware implementation, and functionality testing. This system integrates a keypad for PIN verification, a PIR sensor to detect motion threats, and an ESP32-CAM camera for visual evidence capture. Security is enhanced through a real-time notification mechanism to Telegram and recording of activity history in the Firebase database. Test results show that the system has a PIN authentication accuracy rate of 100% for 4-8 digit variations. The motion detection feature is able to work optimally up to a distance of 150 cm with 100% success. Additionally, the system successfully sends warning notifications along with photo evidence to Telegram with an average response time under 5 seconds. This research contributes to minimizing the risk of safe break-ins through the integration of automated visual monitoring and a remote early warning system.
Smart Gate Guardian: Purwarupa Gerbang Rumah Otomatis Berbasis IoT dengan Kontrol Telegram dan Sensor Ultrasonik Abdullah Nur Afghani Gymnasdiar; Oktania Putri Hani; Aria Rohmat Sulistiyo; Erwin Apriliyanto
sudo Jurnal Teknik Informatika Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Maret
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/sudo.v5i1.1523

Abstract

Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) mendorong penggunaan sistem otomasi pada lingkungan rumah untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan akses. Gerbang rumah sebagai akses utama keluar dan masuk masih banyak dioperasikan secara manual atau semi otomatis, yang dapat menyebabkan ketidakefisienan serta resiko keselamatan akibat kelalaian pengguna dan ketiadaan mekanisme halangan. Penelitian ini berfokus pada perancangan dan implementasi sistem Smart Gate Guardian, yaitu sistem gerbang otomatis berbasis IoT yang dikendalikan melalui aplikasi Telegram dan dilengkapi mekanisme keselamatan aktif. Metode penelitian yang digunakan adalah prototyping, dengan sistem direalisasikan dalam bentuk prototipe miniatur sebagai model pengujian skala laboratorium. ESP32 digunakan sebagai pengendali utama untuk mengatur motor DC, servo, sensor ultrasonik, dan LED indikator. Sistem dirancang memiliki 2 mode operasi, yaitu mode manual dan otomatis. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat berfungsi dengan baik pada kedua mode tersebut. Sensor ultrasonik yang dikonfigurasi dengan ambang deteksi 30 cm mampu mendeteksi keberadaan objek pada jarak pengujian antara 15 cm hingga 26 cm selama proses penutupan gerbang dan secara otomatis memicu auto-reverse secara real-time sehingga gerbang kembali membuka ke posisi aman. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan mampu meningkatkan keamanan dan keandalan pengoperasian gerbang rumah pada skala prototipe miniatur.
Testing and Evaluation of an IoT-Based Smart Irrigation System for Soil Moisture Monitoring Yahya Zakaria; Imam Husen Al Munawaroh; Siti Nurul Widyaningsih; Erwin Apriliyanto
Journal of Computer Science and Informatics Engineering Vol 5 No 2 (2026): April
Publisher : Ali Institute of Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55537/cosie.v5i2.1492

Abstract

Manual plant watering often does not consider real-time soil moisture conditions, which can lead to inefficient water usage. This study presents a performance evaluation of an Internet of Things (IoT)-based smart irrigation system using ESP32 for soil moisture monitoring and both automatic and manual watering control. The system was developed by integrating a soil moisture sensor with an IoT platform to support remote monitoring. Experimental testing showed an average communication delay of 1.8 seconds and automatic irrigation activation based on soil moisture thresholds: 20 seconds under very dry conditions (≤20%), 15 seconds under dry conditions (21–40%), and 5–10 seconds under moist conditions (41–59%), with irrigation stopping under wet conditions (≥60%). These results indicate that the system can provide responsive and consistent real-time irrigation control. However, the testing was conducted on a limited scale and did not include long-term field validation, so further research is needed to evaluate scalability and conduct comparative performance analysis with other systems. Academically, this study contributes to the development of a performance evaluation model for IoT-based smart irrigation systems using an adaptive threshold approach.