Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Planning Penerangan Jalan Umum (PJU) Mushalla Al-Barkah Lambung Bukit Kec. Pauh Kota Padang Yona Mayura; Zulka Hendri; Akbar Abadi; Aldi Rahman; Fibriyanti Fibriyanti; Zas Ressy Aidha
Jurnal Andalas: Rekayasa dan Penerapan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jarpet.v3i1.41

Abstract

Penerangan jalan akan lebih bermanfaat apabila ditempatkan pada area jalan menuju tempat-tempat ibadah seperti, masjid, mushola, gereja, pura, vihara, klenteng, dan tempat-tempat ibadah lainnya. Sebab dengan adanya penerangan jalan menuju tempat ibadah akan mempermudah akses umat beragama untuk melaksanakan ibadah di tempat ibadahnya, misalnya saja umat beragama islam yang selalu melaksanakan ibadah sholat lima waktu sehari semalam secara berjamaah di masjid atau di mushola. Terutama pada malam hari penerangan jalan sangat bermanfaat bagi masyarakat di sekitar masjid atau mushola yang terletak di kawasan yang belum terdapat PJU dari pemerintah setempat, seperti pada kasus mushalla Al-barkah Lambung Bukit kecamatan Pauh kota Padang. Mushalla Al-barkah Lambung Bukit kecamatan Pauh kota Padang merupakan salah satu tempat ibadah umat muslim  yang terletak di kawasan yang belum terdapat penerangan jalan dari pemerintah setempat, karena mushola ini dalam kondisi baru dibangun di bagian sisi sebelah jalan. oleh sebab itu, dosen prodi D3 Teknik Listrik PNP berinisiatif untuk melakukan planning PJU pada mushalla Al-barkah yang berpedoman pada SNI 7391:2008. Berdasarkan perhitungan sesuai dengan SNI 7391:2008, maka diperoleh sebanyak 47 titik lampu PJU yang akan dipasang disekitar jalan mushalla Al-Barkah. Namun untuk penerangan jalan sementara mushalla Al-Barkah, maka dipasang lampu sebanyak 6 buah di teras mushalla.
RANCANG BANGUN PEMUTUS TEGANGAN PADA KWH METER PELANGGAN PLN Akbar Abadi; Riza Widya; Julsam Julsam
Jurnal Andalas: Rekayasa dan Penerapan Teknologi Vol. 1 No. 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (667.824 KB) | DOI: 10.25077/jarpet.v1i1.2

Abstract

PT. PLN (Persero) merupakan salah satu perusahaan penjual jasa listrik di Indonesia. Besarnya daya yang digunakan oleh konsumen dihitung dengan menggunakan KWh meter. Pada konsumen yang menggunakan KWh meter pascabayar masih sering terjadi tunggakan tagihan listrik. Hal tersebut merupakan salah satu kerugian bagi perusahaan. Jika tunggakan tidak dibayar oleh konsumen, maka aliran listrik ke konsumen akan diputus. Untuk mempermudah pekerjaan, maka dibuatlah alat pemutus tegangan yang akan memutus aliran listrik ke rumah konsumen. Pemutusan ini cukup dilakukan dari satu tempat tanpa perlu mengunjungi rumah konsumen. Alat pemutus tegangan dibuat dengan menggunakan Arduino Mega 2560, modul relay 5V 1 channel, relay omron MK2P dan modul SIM800L v2. Perintah dari operator diterima oleh modul SIM800L v2 yang kemudian diteruskan ke Arduino Mega 2560 untuk mengkatifkan relay.
Sosialisasi Energi Hijau untuk Masa Depan : Mengenal Energi Terbarukan Sejak Dini di SMA Negeri 16 Padang Muhardika; Akbar Abadi; Resti Savira; Yani Kamisa Putri; Yudia Meka Seftiani
Jurnal Andalas: Rekayasa dan Penerapan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Electrical Engineering Department Faculty of Engineering Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jarpet.v5i1.116

Abstract

Peningkatan pemahaman generasi muda tentang energi terbarukan sangat penting untuk mendukung transisi energi bersih dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Namun, tingkat literasi energi hijau di kalangan siswa SMA masih tergolong rendah. Untuk itu, Program Studi Teknik Listrik Politeknik Negeri Padang melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa sosialisasi energi terbarukan di SMA Negeri 16 Padang. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk presentasi edukatif, diskusi interaktif, dan demonstrasi aplikasi energi terbarukan. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test untuk mengukur efektivitas kegiatan terhadap peningkatan pemahaman siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan pada seluruh indikator yang diukur. Pemahaman siswa terhadap konsep dasar energi terbarukan meningkat dari 32% menjadi 87%, pemahaman tentang jenis-jenis energi hijau meningkat dari 25% menjadi 80%, dan pemahaman manfaat energi terbarukan bagi lingkungan meningkat dari 38% menjadi 95%. Selain itu, seluruh siswa (100%) menyatakan pentingnya penerapan energi terbarukan di masa depan. Dengan demikian, kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi energi hijau di kalangan siswa SMA dan dapat menjadi model yang layak direplikasi di sekolah lain. Ke depan, diperlukan kesinambungan program serupa untuk memperkuat pendidikan lingkungan di tingkat pendidikan menengah.
Accuracy Testing of Three-Phase kWh Meters in Direct and Indirect Measurement APP Wiring Yani Kamisa Putri; Akbar Abadi; Muhardika; Roy Bayu Negara; Ahmad Ilyas Putra Riancefi
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 01 (2026): Januari: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jukim.v5i01.2551

Abstract

The reliability of electric power systems depends significantly on the accuracy of electrical energy metering instruments, as measurement errors directly influence consumption records and the fairness of transactions between utilities and customers. This study assesses the accuracy of kilowatt-hour (kWh) meters installed in three-phase Measuring and Limiting Devices (APP), considering both direct measurement configurations at low voltage (LV) and indirect measurement configurations at medium voltage (MV). The methodology includes field measurements of current, voltage, and power, followed by the calculation of kWh meter errors and Current Transformer (CT) errors using the collected data. The findings show that the kWh meter error is 0.27% for direct measurements and −1.78% for indirect measurements, with an average CT error of 1.97%. All measured error values are within the applicable standard tolerance limits; thus, the kWh meters are considered accurate, reliable, and suitable for operational use.