Sanjayadi
Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran Dan Ilmu Kesehatan, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Toksisitas Paraquat terhadap Chlorella sp. dalam Media Air Laut: Toxicity of Paraquat to Chlorella sp. in Sea Water Sanjayadi Sanjayadi; Sri Noegrohati
Jurnal Farmasi Galenika (Galenika Journal of Pharmacy) (e-Journal) Vol. 3 No. 2 (2017): (October 2017)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.819 KB) | DOI: 10.22487/j24428744.0.v0.i0.8756

Abstract

Paraquat (1-1’-dimetil-4-4’-bipiridinium diklorida) merupakan herbisida non-selektif, kontak langsung dengan spektrum lebar, dan banyak digunakan untuk mengendalikan pertumbuhan gulma. Paraquat apabila terdistribusi dalam lingkungan perairan, akan mempengaruhi populasi fitoplankton serta mengganggu produktivitas lingkungan perairan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui toksisitas paraquat terhadap Chlorella sp., suatu alga yang penting dalam sistem rantai makanan dalam lingkungan perairan, karena efek herbisida terhadap alga dapat mempengaruhi level trofik diatasnya. Sebanyak 2,0 mL paraquat dengan konsentrasi 2226,0 mg/L; 1187,2 mg/L; 593,6 mg/L; 296,8 mg/L; 148,4 mg/L 74,2 mg/L; 37,1 mg/L dan 18,6 mg/L, ditambahkan ke dalam 250,0 mL kultur Chlorella sp. dengan kepadatan 150 x 104 sel/mL dalam media air laut. Kepadatan sel alga dalam media tersebut ditentukan pada selang waktu jam 0, 24, 30, 36, 42, 48, 54, 60, 66, dan 72, menggunakan Haemocytometer Neubauer Improved di bawah mikroskop dengan perbesaran 400 kali.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa toksisitas paraquat berupa penghambatan laju pertumbuhan populasi Chlorella sp. Hambatan laju pertumbuhan meningkat dengan peningkatan konsentrasi paraquat. Pada konsentrasi yang sangat tinggi (> 471,11 μg/L), peningkatan konsenrasi paraquat praktis tidak mengakibatkan peningkatan hambatan laju pertumbuhan populasi Chlorella sp.Toksisitas paraquat terhadap Chlorella sp. secara kuantitatif dinyatakan dengan harga EC50, yaitu sebesar 125,8 μg/L.
Penetapan Kadar Tetrasiklin dalam Air Limbah dengan High Performance Liquid Chromatography-Photodiode Array Detector (HPLC-PDA): Determination of Tetracycline in Wastewater Samples by High Performance Liquid Chromatography-Photodiode Array Detector (HPLC-PDA) Sanjayadi; Violita, Laurentia Brenda
Jurnal Farmasi Galenika (Galenika Journal of Pharmacy) (e-Journal) Vol. 6 No. 2 (2020): (October 2020)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/j24428744.2020.v6.i2.15066

Abstract

Tetracycline is an antibiotic that widely used for human treatment and veterinary. Tetracycline is also known as one of the persistent antibiotics in environment. This study aims to develop and validate analysis method for tetracycline in wastewater samples and use this method to determine tetracycline concentration in wastewater samples. The analysis is carried out by extracting samples using SPE C18 and tetracycline was determined by using high-performance liquid chromatography equipped with photodiode array (HPLC-PDA) detector that has been optimized and validated. The result of this study revealed that the developed method was valid enough to determine tetracycline in the range of 0.21 – 3.16 µg/mL showed by the correlation coefficient of 0.999, limit detection and quantification of 0.102 µg/mL and 0.340 µg/mL respectively, precision (RSD) of 5.2 – 5.6% (intra-day) and 4.8 – 5.7% (inter-day) respectively and accuracy (% recovery) of 94.6%. This study shows that tetracycline was not detected in the analyzed wastewater samples.
Efektivitas Edukasi Interaktif dalam Meningkatkan Pemahaman Penggunaan Antibiotik yang Tepat pada Siswa SMA Sanjayadi; Erlia Anggrainy Sianipar; Julie Indah; Jocelyn Viony Lee; Maria Aurelia Larasati; Untung Gunawan
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v8i2.3178

Abstract

Penyalahgunaan antibiotik di kalangan generasi muda menjadi masalah kesehatan global yang signifikan, yang dapat berujung pada resistensi antibiotik. Pengetahuan yang tepat mengenai penggunaan antibiotik yang bijak sangat penting untuk mencegah fenomena ini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa SMA Pelita 2 Jakarta mengenai penggunaan antibiotik yang tepat dan bahaya resistensi antibiotik. Kegiatan ini dilakukan melalui penyuluhan edukatif yang meliputi penyampaian materi interaktif, demonstrasi laboratorium, dan permainan edukatif. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan pre-test dan post-test, serta formulir evaluasi berbasis skala Likert. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan persentase siswa yang memiliki pengetahuan tinggi meningkat dari 69,77% menjadi 93,00%. Evaluasi berbasis skala Likert menunjukkan skor tinggi pada kategori kejelasan materi, relevansi topik, dan penguasaan materi oleh pemateri, dengan skor rata-rata lebih dari 4 dari 5. Uji statistik non-parametrik menunjukkan perbedaan skor yang signifikan antara pre-test dan post-test. Berdasarkan hasil tersebut, kegiatan edukasi dapat dikatakan berhasil dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai penggunaan antibiotik yang tepat serta resistensinya, serta meningkatkan kesadaran mereka tentang pentingnya penggunaan antibiotik yang bijak