Dominasi bahasa Indonesia di era globalisasi berimplikasi pada terjadinya pergeseran penggunaan bahasa daerah, termasuk bahasa Jawa di kalangan generasi muda. Berdasarkan teori pergeseran bahasa dan pemerolehan bahasa, lingkungan keluarga merupakan domain utama dalam pembiasaan penggunaan bahasa yang berpengaruh terhadap perkembangan keterampilan berbahasa, termasuk keterampilan menulis. Berkurangnya kebiasaan menggunakan bahasa Jawa di lingkungan keluarga diduga berdampak pada rendahnya kemampuan menulis karangan bahasa Jawa siswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara kebiasaan menggunakan bahasa Jawa di lingkungan keluarga dengan kemampuan menulis karangan bahasa Jawa siswa SMP. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Bawen, Kabupaten Semarang. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX yang berjumlah 306 siswa, dengan sampel sebanyak 32 siswa. Instrumen pengumpulan data berupa angket kebiasaan menggunakan bahasa Jawa di lingkungan keluarga dan tes menulis karangan bahasa Jawa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif korelasional. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara kebiasaan menggunakan bahasa Jawa di lingkungan keluarga dengan keterampilan menulis karangan bahasa Jawa, dengan koefisien korelasi sebesar 0,523. Semakin tinggi kebiasaan penggunaan bahasa Jawa di lingkungan keluarga, semakin tinggi pula kemampuan menulis karangan bahasa Jawa siswa, dan sebaliknya. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan kebijakan pendidikan yang berorientasi pada pelestarian bahasa Jawa serta memperkuat peran keluarga sebagai lingkungan utama dalam pembelajaran bahasa Jawa.