Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : informatics electrical and electronics engineering

Rancang Bangun WSN Menggunakan Ebyte E22-900T30D sebagai Media Komunikasi Jarak Jauh di Daerah Urban Area (Palur, Surakarta) Budi Setiawan, Fajar
Jurnal Teknik Elektro dan Informatika Vol 3 No 2 (2023): Infotron
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/infotron.v3i2.20841

Abstract

Kehidupan kita saat ini semakin terkoneksi dan serba digital. Dari perangkat rumah pintar hingga kendaraan otonom, semuanya memerlukan konektivitas yang handal dan efisien. Di tengah transformasi ini, LoRaWAN (Long Range Wide Area Network) telah muncul sebagai solusi canggih yang memenuhi kebutuhan manusia saat ini dengan mendominasi dalam konektifitas penghubung antara perangkat internet of Things (IoT) saat ini. LoRaWAN telah menjadi elemen kunci dalam transformasi menuju masyarakat yang semakin terkoneksi dan cerdas. Terdapat penelitian yang telah mengamati kinerja dan karakteristik LoRa dalam dunia nyata di daerah perkotaan. Dalam implementasi penggunaan LoRa terdapat variable yang dapat disesuaikan sesuai kebutuhan diantaranya spreading factor (SF), Coding Rate (CR), Bandwidth, Received Signal Strength Indicator (RSSI), Signal To Noise Ratio (SNR), dan Preamble Length. Chengdu Ebyte Electronic Technology Co., Ltd. merupakan salah satu perusahaan yang aktif bergerak dalam bidang pengembangan riset Internet of Things. Berdasarkan beberapa kajian mengenai karakteristik lora itu dalam penelitian ini, penulis ingin menguji karakteristik modul LoRa E22-900T30D yang diklaim oleh ebyte mampu melakukan transmisi data pada jarak 10KM. Hasil kajian uji karakteristik ini akan dibandingkan dengan penelitan sebelumnya yang telah dilakukan oleh penelitian sebelumnya. Hasil menunjukkan bahwa LoRa-900T30D mampu melakukan transmisi efektif sejauh 2,08 KM dengan success rate 75% pada daerah urban di palur surakarta dengan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan penelitian sebelumnya yaitu 700 meter dengan success rate sebesar 73%.
Lightning Surge Damage in PoE Ethernet Links: A Boyolali Tower Case Study Yuwono Bimo Purnomo; Fajar Budi Setiawan; Khampaserth Xaphakdy
Jurnal Teknik Elektro dan Informatika Vol 6 No 1 (2026): INFOTRON
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/infotron.v6i1.25368

Abstract

Lightning surge damage in hybrid power and communication infrastructures remains a critical issue in tropical regions with high lightning activity. This case study investigates network equipment failure following a thunderstorm-induced power outage exceeding 24 hours in Boyolali, Central Java, Indonesia. The system comprises a 28 m communication tower connected to a server building via a 15 m outdoor unshielded twisted-pair (UTP) Ethernet cable utilizing Power-over-Ethernet (PoE). The tower employs a dedicated lightning-protection grounding system, while the building uses a separate electrical grounding system separated by approximately 10 m and left unbonded. Post-incident inspection revealed that four networking devices were damaged: one PoE injector and one MikroTik CRS326 switch at the tower site, plus one MikroTik CRS326 and one D-Link DGS-1100-24 switch at the server building. The Dell PowerEdge R360 server remained operational after a manual restart. Failure analysis indicates that the damage resulted from surge propagation caused by ground potential rise (GPR) at the tower grounding system. The unbonded grounding systems and the conductive copper PoE link provided a low-impedance path for transient currents. This study highlights the importance of coordinated grounding, surge protective devices (SPDs), and the preference for optical fiber links in hybrid infrastructures. The findings offer practical insights for enhancing lightning protection in tropical communication systems.