Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

TRANSFORMASI DIGITAL LAYANAN NASABAH BANK PERKREDITAN RAKYAT DENGAN INTEGRASI SISTEM LAYANAN ADAFTIF Weri Sirait; Aswin, Arief Rahmadian; Azizah, Nur
Journal Computer and Technology Vol. 3 No. 1 (2025): Juli 2025
Publisher : Ninety Media Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69916/comtechno.v3i1.334

Abstract

Layanan merupakan suatu aspek penting yang mencerminkan sejauh mana penyedia jasa mampu memenuhi harapan pelanggan. Pada Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Pariangan Batusangkar, masih terdapat permasalahan dalam proses pencatatan dan pemberitahuan terkait peminjaman kredit nasabah. Sistem pelayanan yang digunakan saat ini belum terintegrasi dengan fitur pengingat (reminder), sehingga proses pemberitahuan jatuh tempo pembayaran masih dilakukan secara manual. Hal ini sering menyebabkan keterlambatan pembayaran oleh nasabah. Untuk mengatasi masalah tersebut, diperlukan sebuah sistem informasi yang mampu menyampaikan notifikasi jatuh tempo pembayaran secara otomatis dan efisien melalui media yang mudah diakses oleh nasabah. Penelitian ini menghasilkan sebuah sistem berbasis website yang terintegrasi dengan layanan WhatsApp untuk mengirimkan notifikasi kepada nasabah. Notifikasi ini berisi informasi terkait tanggal jatuh tempo pembayaran pinjaman, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan dan ketepatan waktu pembayaran kredit.
Peningkatan Kompetensi Konten Kreatif Penyuluh Agama Melalui Pemanfaatan Aplikasi Mobile di Era Digital Lakry, Lakry Maltaf Putra; Amuharnis; Arief Rahmadian Aswin; Arman; Nurhidayat; Sirait, Weri
ORAHUA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 01 (2025): Juli
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/orahua.v3i01.308

Abstract

Globalization and technological advancements have driven religious counselors to adapt in delivering relevant religious messages. However, the limited use of digital technology, particularly mobile applications, poses a significant challenge, especially among religious counselors. This training aims to enhance the competence and directly motivate religious counselors to create creative religious content using mobile devices. The training involves more than 40 district religious counselors from various digital skill backgrounds. Adopting a participatory approach, the training includes preparation and needs identification, mobile app training, content creation and testing, evaluation and reflection, as well as ongoing mentoring. The results of this training show a significant improvement in participants' digital skills; 70% of participants, who initially struggled with graphic design apps, now achieve 85% capability, and video editing has increased from 30% to 80%. Participants successfully created and published various visual religious content such as short videos, images, and infographics using apps like Capcut, Canva, KineMaster, InShot, Filmora, ShotCut, Vidma, and YouCut. These visual contents proved more effective in attracting audiences, with an average of 30-40% more interaction compared to text-based content. Nonetheless, challenges related to device limitations and technical difficulties still need to be addressed through continuous mentoring and better access to technology. Overall, this training successfully bridges the digital divide and emphasizes the great potential of technology in supporting innovative and effective religious outreach in the digital era.
Sistem Informasi Pelayanan Kunjungan pada Kejaksaan Negeri Solok Sotar Sotar; Aprisa Nolla; Arief Rahmadian Aswin
REMIK: Riset dan E-Jurnal Manajemen Informatika Komputer Vol. 9 No. 3 (2025): Volume 9 Nomor 3 Agustus 2025
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/remik.v9i3.14830

Abstract

Kejaksaan Negeri Solok menghadapi beberapa permasalahan dalam sistem penerimaan kunjungan. Penerimaan kunjungan dilakukan secara manual dengan pencatatan pada buku tamu. Pencatatan manual memerlukan waktu yang cukup lama dapat menyebabkan antrian, risiko kehilangan data pengunjung karena buku tamu mudah rusak jika terkena air dan sulitnya dalam melakukan rekapitulasi data kunjungan karena harus melihat satu per satu dari buku tamu. Untuk mengatasi hal ini, dibuat sebuah sistem informasi pelayanan kunjungan pada Kejaksaan Negeri Solok. Sistem informasi ini berupa pencatatan tamu secara digital yang tersimpan pada suatu database, diterapkan pemberian nomor antrian untuk pengunjung sesuai loket dan rekapitulasi data pengunjung dengan penarikan data dari database. Metode pengembangan sistem digunakan metode System Development Life Cycle (SDLC) dengan model waterfall. Sistem informasi ini menggunakan bahasa pemrograman Hypertext Preprocessor (PHP) dan database MySQL. Dengan implementasi sistem informasi pelayanan kunjungan pada Kejaksaan Negeri Solok, maka pencatatan data kunjungan dengan buku secara fisik telah dapat digantikan dengan pencatatan secara digital, pencatatan lebih cepat dan lengkap serta dapat mencegah risiko kehilangan data karena sistem tidak mudah rusak, penerapan nomor antrian menertibkan penerimaan layanan dan proses rekapitulasi data pengunjung lebih mudah dan cepat.
Optimalisasi Pemasaran Hasil Pertanian Organik Melalui Pemanfaatan Perangkat Smartphone Lakry Maltaf Putra; Amuharnis; Arman; Arief Rahmadian Aswin; Nurhidayat
ORAHUA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 02 (2026): Januari
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/orahua.v3i02.629

Abstract

Pertanian organik memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan berkelanjutan sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat perdesaan. Nagari Guguak Hilir, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, merupakan wilayah yang memiliki potensi besar dalam pengembangan pertanian organik berbasis masyarakat. Namun, pemasaran hasil pertanian organik masih didominasi pola konvensional dan terbatas pada pasar lokal, sehingga jangkauan pasar dan nilai jual produk belum optimal. Kondisi ini diperparah oleh rendahnya pemanfaatan teknologi informasi, meskipun sebagian besar petani telah memiliki perangkat smartphone. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pemasaran hasil pertanian organik melalui pemanfaatan teknologi informasi berbasis smartphone, dengan fokus pada pengelolaan media sosial dan Google Business Profile. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi identifikasi permasalahan, pelatihan, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Materi pelatihan difokuskan pada pembuatan konten promosi sederhana, pengelolaan profil usaha digital, serta pemahaman dasar mengenai keamanan informasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan literasi digital dan keterampilan pemasaran petani. Peserta mampu memanfaatkan smartphone untuk promosi produk dan mengelola Google Business Profile sehingga visibilitas usaha pertanian organik meningkat. Temuan ini menunjukkan bahwa pemasaran digital berbasis smartphone merupakan strategi yang efektif dan berkelanjutan dalam mendukung pengembangan pertanian organik serta peningkatan kesejahteraan masyarakat perdesaan.