Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Potensi Pembentukan Air Asam Tambang Pada Batuan Menggunakan Analisis XRD Dan Mikroskopi Pada Tambang Batubara, Blok Timur, Site Bontang, PT. Indominco Mandiri, Provinsi Kalimantan Timur Eni Tri Mahyuni; Amran; Hedianto; Moh. Khaidir Noor; A.Al. Faizah Ma’rief
Jurnal Teknik AMATA Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Politeknik Amamapare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/jtam.v4i1.113

Abstract

Salah satu dampak langsung dari kegiatan penambangan adalah terbentuknya air asam tambang yang ditandai dengan penurunan pH dan tingginya kelarutan logam berat. Untuk mengantisipasi pembentukan air asam tambang di lokasi kegiatan penambangan, perlu dilakukan pengujian terhadap material batuan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui material batuan pada lokasi penambangan yang berpotensi menimbulkan air asam tambang. Metode yang digunakan dalam menganalisis potensi air asam tambang pada penelitian ini adalah uji XRD dan mikrospkopi. Uji mineralogi dengan metode XRD dan mikroskopi yang telah dilakukan adalah untuk mengidentifikasi mineral-mineral pembentuk air asam tambang. Tiga sampel batuan (SP-01, SP-03, SP-05) telah disampling dari lokasi disposal area. Hasil pengujian XRD dan mikroskopi menunjukkan bahwa sampel SP-01 mengandung oksida silica dan alumino-silikat berupa mineral kuarsa dan mineral lempung. Persentase mineral utama sampel SP-01 adalah mineral kuarsa SiO2 sebesar 56,3 %, muscovit sebesar 24,6 %, kaolinite sebesar 15,3 % dan pirit 3,8 %. Hasil uji XRD pada sampel SP-05 juga mengandung oksida silica dan alumino-silikat berupa mineral kuarsa dan mineral lempung sebagai komponen utama, dengan persentase mineral kuarsa SiO2 sebesar 40,9 %, muscovit sebesar 30 %, unsur kaolinite sebesar 25,9 % dan pirit 3,8%. Hasil analisis mikroskopi pada sampel SP-03 menunjukkan bahwa sampel ini (inti bor) menunjukkan kehadiran mineral pirit yang cukup dominan. Mineral pirit merupakan salah satu unsur penting sebagai pembentuk air asam tambang. Selain mineral pirit pada sampel yang dianalisis, juga terdapat mineral lempung (clay), oksida silika dan mineral kuarsa. Kehadiran mineral pirit pada sampel di daerah penelitian sangat berpotensi membentuk air asam tambang (acid mine drinage).
Prospek Potensi Batubara di Desa Tanjung Raman Kabupaten Bengkulu Tengah Provinsi Bengkulu Dyah Dyah; Enni Enni; Amran Amran; Wahyuni Wahyuni
Globe: Publikasi Ilmu Teknik, Teknologi Kebumian, Ilmu Perkapalan Vol. 4 No. 2 (2026): Mei: Publikasi Ilmu Teknik, Teknologi Kebumian, Ilmu Perkapalan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/globe.v4i2.1567

Abstract

Bengkulu Province is one of the regions with significant coal resource potential and is regionally located in the Bengkulu Basin. This basin is composed of Tertiary to Quaternary rock units, including the Hulusimpang, Seblat, Lemau, Simpangaur, and Bintunan Formations, which developed through a complex depositional and tectonic history. This study aims to assess the coal potential in Tanjung Raman Village, Taba Penanjung District, Central Bengkulu Regency based on regional geological conditions, stratigraphy, depositional environments, and geological factors that control coal availability. The study was conducted through analysis and synthesis of various scientific publications, geological maps, and previous research results related to the Bengkulu Basin. The results of the study indicate that the Lemau Formation, dated to the Middle–Late Miocene, is the main coal-bearing formation deposited in a swampy environment and produces several coal seams with varying thicknesses, even reaching more than 6 m. The coal potential in the Tanjung Raman area is also influenced by stratigraphic conditions and geological structures in the form of folds and faults that control the continuity of coal layers (Gafoer et al., 1992; Amin et al., 1994; Yulihanto et al., 1995). Based on these geological characteristics, Tanjung Raman Village has good prospects for coal resource development, while still paying attention to the principles of environmental management and sustainability.