Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektifiktas Penilaian Kinerja Pegawai Sektor Publik di Indonesia Ismail Nurdin; Fesal Musaad; Yunita Mustika Putri; Dyan Airlangga
Musamus Journal of Public Administration Vol 6 No 1 (2023): Musamus Journal of Public Administration, Vol 6. 1. October 2023
Publisher : Department of State Administration - Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjpa.v6i1.5324

Abstract

Penilaian kinerja pegawai di sektor publik adalah elemen penting dalam pengelolaan sumber daya manusia. Tujuannya adalah mengukur pencapaian target kerja dan memberikan umpan balik konstruktif untuk meningkatkan kinerja individu dan organisasi. Namun, penilaian kinerja di sektor publik memiliki tantangan pengukuran objektif dan bias penilai. Untuk mengatasi ini, diperlukan perencanaan yang matang, kolaborasi, kompetensi penilai, dan penggunaan instrumen yang tepat. Dasar hukum yang relevan meliputi undang-undang dan peraturan pemerintah. Metodologi Literature Review digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis literatur yang relevan dalam penelitian ini. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa Dalam konteks penilaian kinerja pegawai di sektor publik, terdapat beberapa masalah yang sering dihadapi, antara lain subjektivitas dan bias penilai, ketidakjelasan standar dan kriteria penilaian, pengukuran kinerja yang tidak memadai, kurangnya umpan balik dan pembinaan, serta kurangnya keterlibatan dan kepuasan pegawai. Berdasarkan analisis temuan-temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa masalah yang paling mendekati teori adalah kurangnya umpan balik dan pembinaan. Temuan menunjukkan bahwa umpan balik yang konstruktif dan pembinaan yang efektif sangat penting dalam penilaian kinerja pegawai di sektor publik. Masalah ini memiliki kesesuaian tertinggi dengan temuan dalam tinjauan pustaka.
Local Wisdom Based Coastal Community Empowerment in the Seribu Islands Administrative Regency Dyan Airlangga; Ahmad Averus; Nurliah Nurdin; Fernandes Simangunsong
Ilomata International Journal of Management Vol. 7 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Yayasan Sinergi Kawula Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61194/ijjm.v7i2.2326

Abstract

This study addresses the lack of an operational framework that systematically integrates local wisdom, empirical evidence, and governance mechanisms in coastal community empowerment. While previous studies have examined these elements separately, limited attention has been paid to their interaction within an integrated and context-sensitive model. This study aims to analyze the factors contributing to the ineffectiveness of empowerment programs and to develop a contextual empowerment model in Seribu Regency, DKI Jakarta. A qualitative phenomenological approach was used, involving 26 purposively selected informants, supported by observation and document analysis. The findings indicate that ineffective empowerment is driven by top-down policy design, weak institutional coordination, limited infrastructure, and dependency-oriented program implementation. At the same time, local wisdom such as cooperation, deliberation, and ecological knowledge emerge as important supporting factors when integrated into the empowerment process. This study proposes an integrative and adaptive empowerment model based on three pillars: local wisdom, evidence-based policy, and participatory governance, operationalized through a cyclical learning mechanism. This study provides a contextual and operational framework that strengthens the linkages between cultural values, empirical data, and policy practices in coastal development.