Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Kajian Tarif Angkutan Penumpang Yang Layak Bus Trans Metro Pekanbaru Sofwan, Muhammad; Rohjan, Jajan; Surdia, Reza M
JURNAL SAINTIS Vol. 17 No. 1 (2017)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.841 KB)

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengkaji besaran tarif angkutan penumpang yang layak bus Trans Metro Pekanbaru dilihat dari sisi Perusahaan angkutan umum sebagai pengelola moda angkutan dan dari sisi penumpang sebagai pengguna jasa. Terkait dengan tujuan di atas, maka dilakukan beberapa tahapan untuk menentukan tarif yang layak bus TMP berdasarkan tarif Angkutan Penumpang, Keterjangkauan Membayar Penumpang (TMP) dan Kerelaan Membayar Penumpang (RMP) dan merumuskan beberapa skenario alternatif tarif yang layak. Berdasarkan analisis tarif yang dilakukan maka dirumuskan ada empat skenario alternatif tarif yang layak, dan alternataf tarif terpilih yaitu alternatif tarif 2 dengan nilai tarif sebesar Rp. 4.274,14 untuk koridor 1 dan sebesar Rp. 4808,1 untuk koridor 2, dengan range tarif berdasarkan grafik frekuensi TMP dan RMP sebesar Rp. 4.001-5.000,-. Dimana dengan nilai frekuensi komulatif yang didapat sebesar 72% responden memiliki keterjangkauan membayar dan sebesar 41% yang rela membayar.
PENGEMBANGAN PAKET WISATA KULTURAL DESA LAMAJANG KABUPATEN BANDUNG Surdia, Reza Martani; Raharja, Apriadi Budi; Sugiharti, Nona
Abdimas Galuh Vol 5, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v5i2.11292

Abstract

Keunikan setiap desa berbeda antara satu dengan yang lainnya, keunikan dapat dipengaruhi komponen lingkungan alam, tatanan kebudayaan masyarakat dan nilai sosial ekonomi yang sedang diusahakan. Desa Lamajang sebagai mitra pengabdian masyarakat memiliki karakteristik alam yang asri, adat kebudayaan yang lestari, serta dominasi aktivitas masyarakat petani. Berjarak tidak jauh dari Kampus IV Universitas Pasundan +43 Km, serta +18 Km dari pusat Pemerintahan Kabupaten Bandung. Pendampingan dilakukan dalam jangka tiga tahun kedepan, pendampingan berbentuk kolaborasi dalam berbagai aspek pembangunan desa. Adapun pendampingan ini bertujuan membantu pihak pengelola Desa Wisata Lamajang dalam mengembangkan paket wisata kultural. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode pendekatan participatory planning, yang terbagi dalam lima tahap kegiatan meliputi obeservasi, interview, analisis situasi, konsultasi dan evaluasi, serta publikasi hasil.  Kegiatan pengabdian di Desa Lamajang menghasilkan gambaran objek daya tarik wisata kultural, paket wisata kultural, dan media promosi wisata. Kolaborasi yang terjalin dalam bentuk pengabdian masyarakat ini disambut antusias oleh Desa Lamajang. Pengembangan paket wisata kultural menjadi langkah awal dalam mempopulerkan objek wisata Desa Lamajang pada masyarakat luas, terutama pada siswa sekolah sebagai prioritas utama calon wisatawan dalam bentuk wisata edukasi.