Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : MSI Transaction on Education

Analisis Penggunaan Needle Thrust Bearing pada Pegas CVT Terhadap Torsi dan Daya Sepeda Motor Yamaha NMAX 155 Wahyu Afrizal; Hendra Dani Saputra; M. Yasep Setiawan; Wakhinuddin S
MSI Transaction on Education Vol 4 No 4 (2023): MSI Transaction on Education
Publisher : Minangkabau Scholar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46574/mted.v4i4.121

Abstract

Penelitian ini berfokus pada penggunaan Needle Thrust Bearing pada pegas CVT sebagai modifikasi untuk meningkatkan torsi dan daya sepeda motor Yamaha NMAX 155. Hasil yang diperoleh dari wawancara dengan pemilik sepeda motor yang telah melakukan modifikasi ini menunjukkan peningkatan performa yang positif. Penelitian ini dilakukan dengan merujuk pada spesifikasi sepeda motor Yamaha NMAX 155, dan bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan Needle Thrust Bearing pada pegas CVT terhadap torsi dan daya yang dihasilkan oleh sepeda motor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan mengaplikasikan satu set Needle Thrust Bearing pada pegas CVT, terdapat peningkatan torsi sebesar 5,38% dan kenaikan daya sebesar 5,81% berdasarkan hasil pengujian torsi dan daya yang telah dilakukan. This study is centered around the utilization of Needle Thrust Bearings in the CVT spring as a modification to enhance the torque and power of the Yamaha NMAX 155 motorcycle. The results obtained from interviews with motorcycle owners who have implemented this modification show a positive increase in performance. With reference to the specifications of the Yamaha NMAX 155 motorcycle, the primary objective of this research is to recognize the of adding Needle Thrust Bearings to the CVT spring on the torque and power generated by the motorcycle. The research results indicate that, from torque and power testing conducted using a set of Needle Thrust Bearings on the CVT spring, there is an increase in torque by 5.38% and an increase in power by 5.81%.
Pengaruh Penggunaan Coil Racing Terhadap Emisi Gas Buang Dan Konsumsi Bahan Bakar Pada Sepeda Motor Empat Langkah Dayfit Mikeda L; Erzeddin Alwi; Wakhinuddin S; Rifdarmon
MSI Transaction on Education Vol 4 No 3 (2023): MSI Transaction on Education
Publisher : Minangkabau Scholar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46574/mted.v4i3.122

Abstract

Koil pengapian merupakan alat yang dirancang untuk memiliki kekuatan penguat listrik bertegangan tinggi sehingga menghasilkan pijaran api yang besar pada busi untuk menghasilkan pembakaran yang sempurna. Pemakaian koil racing dapat mempengaruhi kadar emisi gas buang dan jumlah konsumsi bahan bakar pada kendaraan dikarenakan system pengapian yang lebih baik dan lebih sempurna dibandingkan dengan menggunakan koil standar. Koil Racing menghasilkan tegangan primer sebesar 343.3 volt dan tegangan sekunder mencapai 30 KV dan memiliki jumlah gulungan primer sebanyak 150 lilitan dan gulungan sekunder sebanyak 13.108 lilitan. Dengan menggunakan koil racing ini mampu menurunkan persentase kadar emisi gas buang karbonmonoksida (CO) sebesar 60%, gas hidrokarbon (HC) sebesar 24.53%, serta penurunan jumlah persentase konsumsi bahan bakar sebesar 16.79%. The ignition coil is a device designed to have the power of a high-voltage electric amplifier so as to produce a large afterglow on the spark plug to produce complete combustion. The use of racing coils can affect the level of exhaust emissions and the amount of fuel consumption in vehicles due to a better and more perfect ignition system compared to using a standard coil. The Racing coil produces a primary voltage of 343.3 volts and a secondary voltage of 30 KV and has a primary winding of 150 windings and a secondary winding of 13,108 windings. By using this racing coil, it is able to reduce the percentage of carbon monoxide (CO) exhaust emissions by 60%, hydrocarbon gas (HC) by 24.53%, and a decrease in the percentage of fuel consumption by 16.79%.