Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Edukasi Bahaya Bahan Kimia Obat Dalam Obat Tradisional Pada Masyarakat Desa Maku Utami Islamiati; Ficanata Adhiguna Toding; Helin Ariandini
Jurnal Pengabdian Kefarmasian Vol 4, No 1 (2023): JURNAL PENGABDIAN KEFARMASIAN
Publisher : Jurusan Farmasi Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jpk.v4i1.3358

Abstract

The use of traditional medicine, especially herbal medicine, is still in great demand in the community. The many types of traditional medicines currently appearing on the market provide opportunities for irresponsible manufacturers to market their products. It is known that the people of Maku Village have often used traditional medicine for various diseases. However, the lack of information and education regarding traditional medicines containing medicinal chemicals in the community can have harmful effects on the body if consumed continuously. The purpose of carrying out counseling activities in this service is as an alternative in educating the dangers of the effects of medicinal chemicals. Counseling is presented in the form of lectures and material distribution in the form of media leaflets and satisfaction questionnaires. Based on the percentage value of the indicators in the questionnaire that was distributed, the average percentage of community/partner satisfaction with PkM activities in Maku Village, Dolo District, Sigi Regency was 88.16%. As a result the community gains additional knowledge about the use and selection of safe traditional medicines so that they can help foster healthy behavior in the community.Keywords : Medicinal chemicals; Maku Village; EducationPenggunaan obat tradisional khususnya jamu masih diminati di masyarakat. Banyaknya jenis obat tradisional yang saat ini muncul di pasaran memberikan kesempatan kepada produsen yang tidak bertanggung jawab dalam memasarkan produk. Diketahui masyarakat Desa Maku sudah sangat sering menggunakan obat tradisional untuk berbagai jenis penyakit. Namun kurangnya informasi dan edukasi mengenai obat tradisional yang mengandung bahan kimia obat di masyarakat dapat memberikan efek berbahaya bagi tubuh apabila dikonsumsi secara terus menerus. Tujuan dilaksanakan kegiatan penyuluhan dalam pengabdian ini sebagai salah satu alternatif dalam mengedukasi bahaya pengaruh bahan kimia obat. Penyuluhan disajikan dalam bentuk ceramah dan membagikan materi dalam bentuk media leaflet dan kuesioner kepuasan. Berdasarkan nilai persentase per indikator pada kuesioner yang telah dibagikan memperoleh nilai rata-rata persentasi kepuasan masyarakat/mitra terhadap kegiatan PkM di Desa Maku Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi adalah 88,16%. Hasil dari kegiatan ini masyarakat mendapatkan tambahan pengetahuan tentang penggunaan dan pemilihan obat tradisional yang aman sehingga dapat membantu menumbuhkan perilaku sehat di masyarakat.Kata kunci: Bahan kimia obat; Desa Maku; Edukasi
Penyuluhan Pemanfaatan Jahe Merah Sebagai Tanaman Berkhasiat Antiradang di Desa Maku Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah Ficanata Adhiguna Toding; Ni Made Dewi Sinta; Febrianti F
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 4 (2023): July
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8221010

Abstract

Spices are a group of plants that are often used as traditional medicine. Most of the spice plants have properties for the health of the body, including being able to provide a strong deterrent (preventive) against various diseases and can improve the health condition of the body (promotive). The purpose of carrying out Community Service Activities is to increase understanding of the benefits of plants that are around, especially red ginger where the benefits of red ginger are very helpful in reducing joint pain, especially for elderly people who are in Maku Village, Dolo sub-district, Sigi district, Central Sulawesi. maku is a place where spices are produced, especially red ginger rhizome (Zingiber officinale var. Rubrum) and the benefits of red ginger which are very efficacious and have been proven in several studies to be used as anti-inflammatories. The research method is to carry out counseling by distributing leaflets to the community, making Toga gardens, health checks and distributing groceries. The speaker distributed questionnaires to the community. Based on the percentage value of the indicators in the questionnaire that had been distributed, the average percentage of community/partner satisfaction with PkM activities in Maku Village, Dolo District, Sigi Regency was 90%.
Penyuluhan Pemanfaatan Jahe Merah Sebagai Tanaman Berkhasiat Antiradang di Desa Maku Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah Ficanata Adhiguna Toding; Ni Made Dewi Sinta; Febrianti F
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 4 (2023): July
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8221010

Abstract

Spices are a group of plants that are often used as traditional medicine. Most of the spice plants have properties for the health of the body, including being able to provide a strong deterrent (preventive) against various diseases and can improve the health condition of the body (promotive). The purpose of carrying out Community Service Activities is to increase understanding of the benefits of plants that are around, especially red ginger where the benefits of red ginger are very helpful in reducing joint pain, especially for elderly people who are in Maku Village, Dolo sub-district, Sigi district, Central Sulawesi. maku is a place where spices are produced, especially red ginger rhizome (Zingiber officinale var. Rubrum) and the benefits of red ginger which are very efficacious and have been proven in several studies to be used as anti-inflammatories. The research method is to carry out counseling by distributing leaflets to the community, making Toga gardens, health checks and distributing groceries. The speaker distributed questionnaires to the community. Based on the percentage value of the indicators in the questionnaire that had been distributed, the average percentage of community/partner satisfaction with PkM activities in Maku Village, Dolo District, Sigi Regency was 90%.
Antioxidant Activity Of Effervescent Granule Of Red Dragon Fruit Peel Extract (Hylocereus Polyrhizus W.) Using The DPPH Method Toding, Ficanata Adhiguna; Niluh Puspita Dewi; Dermiati T; Shinta Widya Wulandari
Jurnal EduHealth Vol. 15 No. 02 (2024): Jurnal eduHealt, Edition April - June , 2024
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Red Dragon Fruit Peel (Hylocereus polyrhizus W.) contains chemicals such as alkaloids, flavonoids, saponins, phenols, and steroids. Flavonoids and phenols are compounds that have antioxidant properties. Red Dragon Fruit Peel extract is formulated in effervescent granule dosage form with different concentrations of 0%, 20%, 25%, and 30% based on its antioxidant activity. The purpose of this study was to determine the effect of concentration differences on the antioxidant activity of effervescent granules produced. The research method uses a completely randomized design (CRD) which includes sampling, sample processing, phytochemical testing, extract preparation, effervescent granule preparation, effervescent granule physical quality testing, effervescent granule testing, antioxidant activity testing, and data analysis. Data from physical quality testing and the IC50 value of effervescent granules were analyzed descriptively using the Analysis of Variance (ANOVA) method with a 95% confidence level. The results obtained show that Red Dragon Fruit Peel extract can be formulated into effervescent granules, and the physical quality test results meet the physical quality requirements for all concentrations. The effervescent granule formulations produced at all concentrations have a very strong antioxidant effect (<50 ppm). The variation of Red Dragon Fruit Peel extract concentration in effervescent granule formulation has a significant effect on its antioxidant activity
PEMANFAATAN HERBA ANTING-ANTING SEBAGAI PENGOBATAN DALAM MENURUNKAN KADAR GULA DARAH DI MASYARAKAT KELURAHAN LAMBARA KECAMATAN TAWAELI SULAWESI TENGAH Toding, Ficanata Adhiguna; Yanuarti, Rezky; Venny, Venny; Rizan, Moh.
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 5 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i5.2441

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan di RT 9 RW 3, Kel Lambara, Kec. Tawaeli merupakan salah satu desa yang berada di Kota Palu, Sulawesi Tengah. Dimana terdapat tumbuhan yang tumbuh di sekitar pekarangan rumah salah satunya herba anting-anting memiliki banyak keunggulan dalam pengobatan Tradisional. Dimana dalam beberapa penelitian yang berbeda menyebabkan tanaman daun Anting-anting ini memiliki kandungan atau khasiat misalnya untuk penyakit dan menurunkan asam urat. Tanaman ini juga dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar untuk mengatasi enzema, kematian rahim, iritasi kulit. Acalypha indica L. juga dapat digunakan untuk mengobati (diabetes mellitus)  Kegiatan Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat di RT 9 tentang pemanfaatan herba anting-anting sebagai pengobatan tradisional yang dapat bermanfaat menurunkan kadar glukosa darah. Bentuk Kegiatan yang dilakukan adalah berupa penyuluhan kepada kelompok masyarakat di 3 dusun, pada kegiatan ini dilakukan di dusun 3 dimana dilakukan pemeriksaan kesehatan gratis berupa cek gula darah, kolesterol dan asam urat. Kemudian disertai dengan pemberian penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat dan pembagian sembako. Kegiatan penyuluhan yaitu dengan membagi kelompok dan memberikan edukasi tentang pemanfaatan herba anting-anting menggunakan media poster setelah itu dilakukan sesi tanya jawab atau pemanfaatan tanaman herba anting-anting, dimana herba anting-anting merupakan salah satu tanaman yang paling banyak tumbuh di sekitar pekarangan rumah. Dari Hasil kegiatan Kesimpulan dari kegiatan PKM Yaitu Masyarakat di RT 9 kelurahan Lambara sangat antusias pada saat kami melakukan kegiatan pengabidan kepada masyarakat (PKM), penyuluhan ini di ikuti 20 orang responden yang bersifat sukarela, berdasarkan nilai persentase per indikator pada kuesioner yang telah dibagikan kepada 20 responden, memperoleh nilai rata-rata persentasi kepuasan masyarakat/mitra terhadap kegiatan PkM di RT 9 Kelurahan Lambara Kecamatan Tawaeli, Sulawesi Tengah adalah 90% artinya mitra merasa puas (baik sekali) pada saat sesi tanya jawab masyarakat baru mengetahui tentang manfaat dari herba anting-anting terutama bagi masyarakat lansia.
Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Herba Anting-Anting (Acalypha indica) terhadap Ekspresi GLUT 2 pada Pankreas Tikus Diabetes Toding, Ficanata Adhiguna; Islamiati , Utami; Wulandari, Ayu; Nugroho , Agung Endro; Widodo, Gunawan Pamudji; Patala , Recky
Journal of Pharmaceutical and Sciences JPS Volume 8 Nomor 3 (2025)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/journal-jps.com.v8i3.597

Abstract

Background: Anting-anting herb (Acalypha indica L.) has been traditionally known for its antidiabetic properties. Its mechanism of action is presumed to involve the regeneration of damaged pancreatic β-cells; however, its effect on the expression of GLUT-2, a key glucose transporter in insulin secretion, remains to be further investigated. Objective: This study aimed to analyze the effect of ethanol extract of Anting-anting herb on GLUT-2 protein expression in pancreatic β-cells of Streptozotocin–Nicotinamide–induced diabetic rats. Methods: This laboratory experimental study used 25 male rats (Rattus norvegicus), randomly assigned into five groups: normal control, negative control (diabetes + 1% CMC), positive control (diabetes + glibenclamide 0.45 mg/kg BW), treatment 1 (diabetes + extract 100 mg/kg BW), and treatment 2 (diabetes + extract 200 mg/kg BW). Diabetes was induced intraperitoneally with Streptozotocin (50 mg/kg BW) and Nicotinamide (110 mg/kg BW). The treatments were administered orally for 14 days. GLUT-2 expression in pancreatic tissue was quantitatively analyzed using immunohistochemistry, and protein density was measured with ImageJ software. Data were analyzed using one-way ANOVA. Results: Phytochemical analysis revealed that the extract contained flavonoids, tannins, saponins, and steroids. The group treated with 200 mg/kg BW extract showed a significant increase in GLUT-2 protein density (11,608,400 molecules/µm²) compared with the negative control group (5,074,533 molecules/µm²) (p < 0.05). This value was even higher than that of the positive control (glibenclamide), which showed a density of 10,626,864 molecules/µm². Conclusion: Administration of ethanol extract of Anting-anting herb at a dose of 200 mg/kg BW significantly increased GLUT-2 expression in pancreatic β-cells of diabetic rats. This enhancement is strongly presumed to contribute to the antidiabetic mechanism of Anting-anting herb.
Kombinasi Labu Siam Dan Seledri Untuk Pencegahan dan Pengobatan Hipertensi Di Desa Sejahtera, Sulawesi Tengah Adhiguna Toding, Ficanata; Islamiati, Utami; Juniver Gintu, Tri; Rahmayanti, Suci
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i1.2680

Abstract

Tumbuhan obat adalah berbagai jenis tumbuhan yang memiliki fungsi dan khasiat obat serta digunakan untuk menyembuhkan atau mencegah penyakit. Salah satu yang sudah terbukti secara ilmiah dan dapat diperoleh di sekitar pekarangan rumah adalah labu siam (sechium edule (Jacq.) Sw.) dan seledri (Apium graveolens) terbukti mengandung zat-zat aktif yang dapat membantu menurunkan tekanan darah. Tujuan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dilaksanakan karena masih kurang pemahaman masyarakat Desa Sejahtera tentang pengobatan non-farmakologi dalam penanganan penyakit hipertensi. Metode penelitian dilakukan dengan melakukan penyuluhan dalam bentuk pembagian materi dalam bentuk leaflet yang dilanjutkan dengan Tanya jawab, kemudian membagikan kuisoner kepada warga desa untuk menilai tingkat pemahaman masyarakat. Berdasarkan persentase kepuasan dari 20 responden yang telah mengisi kuisioner, maka diperoleh nilai rata-rata persentase kepuasan masyarakat/mitra terhadap kegiatan PkM di Desa Sejahtera, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi adalah 85% artinya mitra merasa puas (baik sekali).
PEMANFAATAN TUMBUHAN SEBAGAI OBAT DIABETES MELLITUS DI DESA LAMPO, KEC. BANAWA, KAB. DONGGALA Tandi, Joni; Toding, Ficanata Adhiguna; Riani, Ni Putu Intan; Dewi, Alfia
JURNAL PENGABDIAN FARMASI DAN SAINS Vol. 2 No. 1 (2023): Oktober 2023
Publisher : Jurusan Farmasi FMIPA Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpsf.2023.v2.i1.16421

Abstract

Obat tradisional adalah bahan atau ramuan berbahan tumbuhan, hewan, mineral, sediaan sarian (galenik), atau campuran dari bahan tersebut yang secara turun temurun telah digunakan untuk pengobatan. Penggunaan obat tradisional ini di era moderinisasi ini diperkuat oleh riset-riset yang ada dengan data yang kompelementer membuat masyarakat lebih memilih pengobatan dengan menggunakan bahan-bahan alami. Diabetes merupakan penyakit yang tidak asing dalam kehidupan kita sehari-hari yang dapat diobati menggunakan obat-obatan dari tumbuhan. Diabetes merupakan masalah kesehatan yang banyak menarik perhatian karena angka prevalensi yang bertambah setiap tahunnya, terutama di negara berkembang seperti di Indonesia. , sehingga perlu adanya edukasi pemanfaatan tumbuhan obat diabetes mellitus di masyarakat desa Lampo. Edukasi melalui penyuluhan dengan metode ceramah interaktif. Efektivitas penyuluhan ini dapat diuji dengan pemberian kuisiner kepuasan mitra terhadap kegiatan yang dilaksanakan. Hasil pengamatan kegiatan menunjukkan 95% mitra merasa puas dengan edukasi tersebut.
Pengaruh Ekstrak Bunga Kecombrang (Etlingera elatior (Jack)) Terhadap Gambaran Histopatologi Lambung Pada Tikus Putih Jantan (Rattus norvegicus) Yang Diindukasi Streptozotocin Palipadang, Matra Novalia; Alaydrus , Syafika; Tandi , Joni; Islamiati , Utami; Toding, Ficanata Adhiguna; Managanta , Vianda
Journal of Pharmaceutical and Sciences JPS Volume 9 Nomor 1 (2026)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/journal-jps.com.v9i1.1293

Abstract

Background: Hyperglycemia induced by streptozotocin (STZ) increases oxidative stress and inflammatory responses that may lead to gastric mucosal damage. Kecombrang flower (Etlingera elatior (Jack)) contains flavonoids and other secondary metabolites with antioxidant, anti-inflammatory, and antihyperglycemic properties that are potentially gastroprotective. Objective: This study aimed to evaluate the effect of ethanol extract of kecombrang flower on the histopathological profile of the stomach in male white rats (Rattus norvegicus) induced by streptozotocin and to determine the most effective dose. Methods: This experimental in vivo study employed a posttest-only control group design. Twenty-five male rats were divided into five groups (n=5): normal control, negative control (STZ-induced), positive control (STZ + glibenclamide), extract 50 mg/kg body weight (BW), and extract 100 mg/kg BW. Streptozotocin was administered intraperitoneally at 40 mg/kg BW. Gastric tissues were examined histopathologically using hematoxylin-eosin staining and assessed based on degeneration, necrosis, and inflammation scoring. Data were analyzed using Kruskal–Wallis followed by Mann–Whitney test with Bonferroni correction (p<0.05). Results: Phytochemical screening confirmed the presence of alkaloids, flavonoids, saponins, and tannins in the extract. Statistical analysis showed significant differences among groups in degeneration (p=0.013) and inflammation (p=0.047), but not in necrosis (p=1.000). The 100 mg/kg BW dose demonstrated the most prominent protective effect, with lower degeneration and inflammation scores and an average gastric damage score of 1, comparable to the positive control group. Conclusion: Ethanol extract of kecombrang flower at a dose of 100 mg/kg BW effectively reduced gastric histopathological damage in streptozotocin-induced male rats, indicating its potential gastroprotective activity through antioxidant and anti-inflammatory mechanisms.
Inovasi Sediaan Paper Soap Antiseptik Ekstrak Daun Tembelekan (Lantana camara) Untuk Menumbuhkan Jiwa Entrepreneurship magfirah; Ficanata Adhiguna Toding; Iluh Liska
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.1185

Abstract

antiseptik praktis berbasis bahan alami. Daun tembelekan (Lantana camara) mengandung flavonoid dan saponin yang berpotensi sebagai antibakteri, namun penggunaannya di lingkungan SMK Farmasi masih terbatas pada sediaan konvensional. Kegiatan Pengabdian Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam memformulasi ekstrak daun tembelekan menjadi sediaan sabun kertas yang inovatif, portabel, dan mudah dipasarkan. Metode pelaksanaannya meliputi survei awal, konseling tentang bahan teknologi formulasi, pelatihan demonstrasi pembuatan sabun kertas dengan optimasi basis polimer, dan pendampingan aspek kewirausahaan. Evaluasi keberhasilan program diukur menggunakan hasil pre dan post test pada siswa SMK Muhamadiyah. Hasil pengabdian menunjukkan tingkat pemahaman peserta dari hasil pre test dan post test dengan rata-rata selisih persentase 22,5 %. Capaian ini meliputi peningkatan kemampuan berpikir kritis dalam formulasi, aplikabilitas produk di kehidupan sehari-hari. Kesimpulannya, inovasi paper soap ini efektif meningkatkan kompetensi dan menumbuhkan jiwa kewirausahaan siswa SMK Farmasi melalui pemanfaatan potensi herbal lokal.