Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Analisis Empiris Penurunan Kecepatan Kapal Penyebrangan Akibat Gelombang Laut Menggunakan Integrasi Data AIS dan ERA5 di Indonesia Meriah Kita Deliani; Suratni Ginting; Restu Mujiono; Rapliansyah Rapliansyah
Journal of Maritime and Education (JME) Vol. 8 No. 1 (2026): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Adiguna Maritim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54196/jme.v8i1.227

Abstract

Kapal penyeberangan merupakan elemen penting dalam konektivitas antarpulau di Indonesia, namun kinerjanya sangat dipengaruhi oleh kondisi oseanografi, khususnya gelombang laut. Penelitian ini menganalisis pengaruh gelombang terhadap kecepatan kapal penyeberangan menggunakan data Automatic Identification System (AIS) publik yang terintegrasi dengan data oseanografi pada tiga wilayah perairan Indonesia. Hasil menunjukkan hubungan yang kuat antara peningkatan tinggi gelombang dan penurunan kecepatan kapal, dengan penurunan 8–15% pada kondisi moderat dan lebih dari 25% pada kondisi gelombang kasar, terutama di perairan terbuka dan saat gelombang datang dari depan. Musim barat memberikan dampak penurunan kinerja paling signifikan. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi data AIS dan oseanografi untuk mendukung keselamatan, efisiensi, dan perencanaan transportasi laut nasional.
Pengaruh Kelaiklautan Terhadap Keselamatan Kapal LCT PRMA -1 di Perusahaan PT.Bunga Nusa Mahakam Suratni Ginting
Journal of Maritime and Education (JME) Vol. 8 No. 2 (2026): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Adiguna Maritim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54196/jme.v8i2.253

Abstract

Pengaruh kelaiklautan dapat diartikan sebagai suatu usaha atau kegiatan yang dilakukan terhadap kapal untuk mencegah terjadinya kerusakan,keselamatan dan mengembangkan kepada kondisi yang lebih baik. Pekerjaan perbaikan kapal dibutuhkan jika ada kerusakan yang terjadi, karena usia kapal yang bertambah dan ausnya bagian-bagian dari konstruksi kapal,sehingga berakibat berkurangnya kemampuan kapal. Adapun pokok masalah dalam skripsi ini adalah bagaimanakah perencanaan pengimplementasi kelaiklautan kapal LCT PERKASA PRIMA1pada PT.Bunga Nusa Mahakam.,bagaimanakah kesesuaian kelailautan pada PTBunga nusa mahakam dan apakah ada pengaruh kelaiklautan kapal terhadap kinerja kapal LCT.PERKASA PRIMA 1 pada PT.Bunga Nusa Mahakam.Untuk memecahkan masalah penulis menggunakan 2(dua) metode yaitu pertama Metode Pengumpulan Data berupa Penelitian Lapangan dan Riset Kepustakaan,Kedua Teknik Analisis Data dengan menggunakan Pembobotan Skala Likert,Analisis Regresi Linear sederhana, analisis koefisien korelasi,analisis koefisien penentu dan uji hipotesis.Hasil Analisis dan Pembahasan menunjukkan ada pengaruh kelaiklautan kapal terhadap kinerja kapal motor LCT.PERKASA PRIMA 1 pada PT.Bunga Nusa Mahakam yang ditunjukkan dengan analisis regresi linier sederhana,analisis koefisien korelasi sederhana, analisis koefisien penentu dan analisis pengujian hipotesis.Berdasarkan kesimpulan menunjukkan analisis regresi linier sederhana diperoleh nilai Y = 8,279 + 0,786X bahwa pengaruh kelaiklautan kapal terhadap kinerja kapal LCT PERKSA PRIMA 1 pada PT.Bunga Nusa Mahakam adalah searah (positif), hal tersebut ditunjukkan pada koefisien regresi atau nilai b dalam persamaan regresi tersebut yang menunjukkan angka positif sebesar 0,786 yang mengandung arti bahwa setiap kelaiklautan kapal 1satuan akan diikuti dengan keselamatan kinerja kapal motor LCT.PERKSA PRIMA 1pada PT.Bunga Nusa Mahakam sebesar 0,786 satuan.Dengan kontanta sebesar 15,038.Analisis koefisien korelasi sederhana diperoleh nilai r sebesar 0,724.Dari hasil tersebut, tampak bahwa hubungan kelaiklautan kapal dengan keselamatan kapal LCT.PERKSA PRIMA 1 pada PT.Bunga nusa mahakam adalah kuat dan searah (positif). Analisis koefisien penentu diperoleh nilai sebesar 0,524 atau 52,4%.Hal ini menunjukkan besarnya pengaruh positif dari kelaiklautan kapal terhadap keselamatan kapal motor LCT.PERKSA PRIMA 1 pada PT.Bunga Nusa Mahakam sebesar 52,4% sedangkan sisanya 47,6% merupakan pengaruh faktor lain. Analisis pengujian hipotesis diperoleh nilai thitung (5,556) > ttabel. (1,701) Hal ini menunjukkan bahwa perawatan mesin kapal mempunyai pengaruh positif yang signifikan terhadap kinerja kapal LCT.PERKASA PRIMA 1 pada PT.Bunga Nusa Mahakam sehingga jelas Ho ditolak dan Ha diterima berarti hipotesis diterima.
The Impact of Professional Competence and Leadership Style on Employee Performance at the Indonesian Maritime Adiguna Polytechnic Medan Suratni Ginting
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 8, No 2 (2025): April
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v8i2.44592

Abstract

The Indonesian Maritime Adiguna Polytechnic Medan, as a maritime education institution, is governed by Law Number 13 of 2003 on Manpower, which outlines regulations regarding employee rights, obligations, working conditions, rules, and the validity period of company policies. To achieve its vision and mission, the institution relies on employees who are professional, knowledgeable, and experienced, supported by an effective leadership style. This study investigates the impact of professional competence and leadership style on employee performance, both individually and collectively. Using SPSS for data analysis, the findings reveal that professional competence has a significant positive effect on employee performance, contributing 34.2% with a t-value of 2.734 and a p-value of 0.007. Leadership style also shows a substantial positive effect, accounting for 61.7% with a t-value of 6.275 and a p-value of 0.000. When analyzed together, professional competence and leadership style collectively influence employee performance by 83.7%, leaving 16.3% attributed to other factors outside the scope of this study. Among the two variables, leadership style demonstrates a stronger influence on employee performance. In conclusion, the study highlights that employee performance at the Indonesian Maritime Adiguna Polytechnic Medan is significantly driven by both professional competence and leadership style. Enhancing these two aspects is critical for the institution to successfully develop superior human resources in the maritime sector.