Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Rancang Bangun Mesin Pengolah Tahu Nigarin Semi Otomatis (Bagian : Penggiling) Susanto, Riswan Eko Wahyu; Alfi, Mochamad
Jurnal Teknik Mesin (JTM) Vol 3 No 2 (2014): Jurnal Volume 3, No 2 (2014)
Publisher : Program Studi Perawaran dan Perbaikan Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kedelai merupakan salah satu jenis kacang-kacangan multiguna karena dapat dipergunakan sebagai bahan pangan, pakan, maupun bahan industri. Mesin penggiling kacang kedelai merupakan salah satu inovasi teknologi yang digunakan untuk memudahkan dalam proses pembuatan tahu nigarin semi otomatis. Mesin ini mampu memisahkan antara sari kacang kedelai dengan ampas dari kacang kedelai. Untuk membuat mesin penggiling kacang kedelai tersebut diperlukan sebuah perencanaan yang matang, sehingga dalam pembuatan mesin tersebut tidak mengalami permasalahan dan akan mendapatkan hasil yang maksimal. Dalam perencanaan dan pembuatan rancang bangun mesin pengolah tahu nigarin semi otomatis (bagian: penggiling) diperlukan beberapa langkah perhitungan, yaitu berupa: perhitungan daya batu gerinda, perhitungan tabung tempat motor, dan perhitungan pegas spiral. Berdasarkan perencanaan dan pembuatan rancang bangun mesin pengolah tahu nigarin semi otomatis (bagian: penggiling) yang telah dilakukan didapatkan hasil mesin ini menggunakan motor dengan 1400 rpm dan daya 1 HP. Proses pembuatan rancang bangun mesin pengolah tahu nigarin semi otomatis (bagian: penggiling) ini di awali dengan persiapan bahan, persiapan alat, dan persiapan komponen. Selain itu total biaya pembuatan sebesar Rp. 3.507.500,- dengan harga jual Rp. 5.399.000,- dan BEP akan terpenuhi dengan 15 kali penyewaan.
Pengaruh Variasi Fraksi Volume Filler Serat Agave Sesalana Terhadap Kekuatan Bending Biokomposit Matrik Pati Ubi Jalar Susanto, Riswan Eko Wahyu
Jurnal Teknik Mesin (JTM) Vol 1 No 1 (2012): Jurnal Volume 1, No 1 (2012)
Publisher : Program Studi Perawaran dan Perbaikan Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan plastik sebagai bahan kebutuhan manusia memiliki berbagai keunggulan, akan tetapi plastik sangat sukar terdegradasi secara alami dan telah menimbulkan masalah dalam penanganan limbahnya. Dalam memecahkan masalah limbah plastik dilakukan beberapa pendekatan seperti daur ulang. Biokomposit pada penelitian ini menggunakan biomaterial yang dapat diperbaharui (renewable) dan dapat terurai oleh lingkungan. Dengan harapan dan aplikasinya sebagai material alternative pengganti kotak kemasan makanan. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah komposit serat pendek secara hand lay up tekan, sebagai filler komposit digunakan serat Agave Sisalana dengan variasi Fraksi Volume 10%, 20%, 30%, dan 40%. Sedangkan Matrik penyusun biokomposit ini menggunakan bahan pati ubi jalar yang dicampur dengan 20% gliserol. . Pengujian dilakukan dengan standar uji bending ASTM D 790 (1997). Dari penelitian ini diperoleh hasil bending terkecil pada fraksi volume serat 10% sebesar 2 MPa dan hasil bending terbesar pada fraksi volume serat 40% sebesar 8 MPa.
Pengaruh Variasi Kecepatan Elektroda Las GMAW dan Perlakuan Panas Terhadap Sifat Mekanik Baja Karbon SS400 Susanto, Riswan Eko Wahyu; Prasetio, Putut Jatmiko Dwi
Jurnal Teknik Mesin (JTM) Vol 6 No 1 (2017): Jurnal Volume 6, No.1 (2017)
Publisher : Program Studi Perawaran dan Perbaikan Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam industri manufaktur banyak menggunakan bahan baku logam, pengelasan merupakan proses pengerjaan yang memegang peranan sangat penting, dalam merancang suatu konstruksi permesinan atau bangunan. Untuk memenuhi kekuatan yang dibutuhkan, bahan baja diperlukan dengan perlakuan panas merupakan solusi untuk menekan biaya dan meningkatkan sifat mekanik baja SS400 memiliki Melting Point pada suhu 1497oC, sedangkan specific heat baja 460 J/kg.oC dengan thermal conductivity baja 73 J/kg.oC.s. Metode penelitian ”Pengaruh Variasi Kecepatan elektroda las GMAW dan perlakuan panas terhadap sifat mekanik baja karbon rendah SS400” yang telah dilaksanakan merupakan true experimental research. Penelitian ini terdapat satu variabel bebas dan dua variabel tetap. Variabel bebas yang digunakan adalah kecepatan 3, 5, dan 7 dalam (10 mm/detik) dan temperatur 650oC, 750oC, dan 850oC dalam waktu 1 jam. Dan uji statistik menggunakan Anova. Hasil penelitian diperoleh temperatur dan kecepatan pengelasan terhadap kekuatan tarik memberikan pengaruh pada proses las GMAW terhadap kekuatan tarik. Diperoleh kesimpulan bahwa semakin besar temperatur perlakuannya maka nilai kekuatan tariknya semakin rendah. Dengan hasil kekuatan tarik terbesar 5,067 kN pada kecepatan 3 mm/dtk dan terendah 3,307 kN pada temperatur 850 OC dengan kecepatan 7 mm/dtk. Sehingga temperatur dan kecepatan pengelasan menghasilkan kekuatan sambungan las dengan resiko kesalahan 5%. Dengan model polinomial orde 2, yang ditunjukkan dengan nilai R2 (0,949).
Pengaruh Serat Agave Sisal Terhadap Kekuatan Impak dan Tekan Komposit Nilon Termoplastik Gliserol Susanto, Riswan Eko Wahyu; Maskuri, Maskuri; Arif, Saiful
JURNAL TECNOSCIENZA Vol. 6 No. 1 (2021): TECNOSCIENZA
Publisher : JURNAL TECNOSCIENZA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/tecnoscienza.v6i1.603

Abstract

Komposit SINIROL merupakan komposit berbahan serat sisal matriksnya nilon dan gliserol, yang diperoleh dari perbandingan komposisi kompositnya. SINIROL ini diharapkan dapat bermanfaat dan diaplikasikan sebaga material baru sebagai bahan alternatif, seperti gibsum sebagai penyangga tulang patah, polimer sintetis sebagai pelindung kepala, dan juga bisa difungsikan guna peralatan-peralatan kedokteran yang lain. Dalam metode penelitian ini komposisi komposit SINIROL dengan serat sisal sebesar 20%, 30%, dan 40% (m/v), dalam continues undirectional. Dengan perbandingan Nilon Termoplastik (gr) dan gliserol (mL) sebesar (1:0,3). Mesin uji impak Impact Tester (Hung-Ta) dengan spesimen impak ASTM D6110-10 dan uji tekan menggunakan Universal Testing Machine (UTM WDW-20) dengan spesimen tekan ASTM D695-15. Dari hasil penelitian diperoleh kekuatan Impak dan tekan tertinggi komposit SINIROL pada komposisi sisal 30% masing-masing besarnya 0,954 Joule/mm2 dan 104,16 N/mm2 , sedangkan pada komposisi persentase yang lain mengalami penurunan kekuatan. Hal ini menunjukan bahwa dengan bertambahnya serat sisal maka kekuatan impak dan kekuatan tekannya meningkat, akan tetapi jika melampaui nilai optimunya, kekuatannya menurun.Penurunan tersebut disebabkan ikatan antara matriks dan fillernya yang rendah serta dimungkinkan terjadinya mikroporositas disebabkan residual stress. Dapat disimpulkan bahwa penambahan serat sisal berpengaruh terhadap kekuatan impak dan kekuatan tekan komposit SINIROL. . Kata Kunci: Gliserol, Kekuatan Impak, Kekuatan Tekan, Nilon Termoplastik, Serat Agave Sisal
Development of Web-Based Advertisement Media on Sahrul Home Car Care Bakhtiar, Yohan; Izzah, Abidatul; Cinderatama, Toga Aldila; Nugroho, Benni Agung; Susanto, Riswan Eko Wahyu
Journal of Applied Business and Technology Vol. 4 No. 3 (2023): Journal of Applied Business and Technology
Publisher : Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35145/jabt.v4i3.138

Abstract

Amidst the ongoing Covid-19 pandemic, non-essential activities have shifted mainly to the safety of people's homes. This includes remote work (Work From Home) and shopping for basic needs online. However, service workers, particularly those in the service sector like Muhammad Sahrul, have faced significant challenges navigating the pandemic's impact. Sahrul, who owns an all-brand car repair shop, experienced a decline in customers visiting his workshop due to the outbreak. Recognizing the need for a fresh approach, Sahrul created "Sahrul Home Car Care," offering car repair services at customers' residences. To support this initiative, a team of researchers proposed technology-based solutions to improve his advertising strategy. The researchers developed a user-friendly digital portal, www.sahrulhomecarcare.com, showcasing Sahrul's services and implementing an appointment booking system. Additionally, they guided leveraging digital marketing channels to expand his outreach. Thanks to these digital innovations, Sahrul's business gained traction, attracting more customers and positive feedback. Embracing technology proved instrumental in overcoming the pandemic's challenges and ensuring the continued success of "Sahrul Home Car Care" in this ever-evolving digital era.
Aplikasi Mesin Pengayak Arang Tempurung Kelapa Guna Meningkatkan Produktivitas Di UD. Arang Tempurung Blitar Arif, Saiful; Rahmad, Hadi; Susanto, Riswan Eko Wahyu; Hamidah, Fitria Nur; Widyastuti, Ratna
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 6 No 1 (2022): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v6i1.16742

Abstract

UD Arang Tempurung is a trading business engaged in the production of coconut shell charcoal and coconut shell charcoal powder. The sieving system is driven by a combustion motor which results in an unstable rotation. This affects the sieve yield and requires skilled personnel for treatment. The filter material is made of a material that is less corrosion resistant. The next problem is that workers have not used personal protective equipment (PPE) while working so they are vulnerable to respiratory diseases due to a polluted work environment. To overcome these problems, the PkM team designed problem solving with the following stages: (1) Problem mapping, (2) Problem solving, (3) Tool development, (4) Tool socialization (5) Partner Productivity Monitoring Evaluation (6) Safety and Health Socialization Work (K3). The use of a sifter with an electric motor is proven to reduce operating costs by up to 90%. In addition to operational costs that can be reduced, operating time per 1.3 tons of production also experiences an efficiency of up to 20%. The knowledge of partners regarding the operation of tools and the application of K3 at work has also increased. This is indicated by the application of the use of PPE including masks when working. Partners have also paid attention to the placement and use of work tools better by considering K3 factors.