Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

LEVERAGING CLOUD COMPUTING FOR TELEMEDICINE: ADVANCES IN MEDICAL IMAGE COMPRESSION, SECURITY, AND SAFETY Ni Luh Bella Dwijaksara; Safrian Andromeda; Putri Alief Siswanto; Agrippina Waya Rahmaning Gusti; Bahar Amal; Nurani Masyita
Nusantara Hasana Journal Vol. 3 No. 4 (2023): Nusantara Hasana Journal, September 2023
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v3i4.978

Abstract

Telemedicine has revolutionized healthcare delivery by providing remote medical consultations. This study explores the role of cloud computing in enabling telemedicine, with a particular focus on the utilization of medical image compression techniques and ensuring robust security and safety measures. The integration of cloud computing with telemedicine offers numerous advantages including scalable storage, flexible computing resources, and improved accessibility to medical data and applications. One critical aspect of telemedicine is the transmission and analysis of medical images such as X-rays, CT scans, and MRIs. However, the large size of these images can pose challenges in terms of the transmission speed and storage capacity. To address this, medical image are employed to reduce the size of images without a significant loss of diagnostic information. Security and safety are paramount in telemedicine systems, particularly when dealing with sensitive patient data and medical images. Cloud computing provides a robust infrastructure for ensuring data security and privacy, enabling the secure transmission and storage of medical images. This abstract discusses the implementation of encryption, access-control mechanisms, and authentication protocols to safeguard patient data during transmission and storage in the cloud. By leveraging cloud computing technologies, telemedicine can overcome geographical barriers and enhance healthcare accessibility for patients and healthcare professionals. Exploration of these topics will contribute to improving the efficiency, reliability, and quality of telemedicine services, ultimately leading to better patient outcomes and increased healthcare accessibility in both urban and rural settings.
SOSIALISASI LAIK FUNGSI RUMAH TINGGAL SEDERHANA DI DESA SUNGAIBUNTU KECAMATAN PEDES KABUPATEN KARAWANG Bahar Amal; Dicki Dian Purnama; Siswadi Siswadi; Ahmad Hilman Hidayat; Aris Setiawan
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4468-4475

Abstract

Bencana alam merupakan suatu peristiwa yang tidak dapat diprediksi dengan pasti dan dapat terjadi sewaktu-waktu. Oleh karena itu, mengantisipasi bencana alam menjadi hal yang sangat penting untuk mengurangi risiko kerusakan dan korban jiwa yang diakibatkan oleh bencana tersebut. Salah satu bencana yang mengancam adalah gempa bumi. Hasil penelitian banyak yang menunjukkan bahwa pengetahuan mengenai spesifikasi rumah tinggal tahan terhadap gempa masihlah minim. Sehingga diperlukan upaya untuk memberikan edukasi berupa sosialisasi laik fungsi bangunan rumah tinggal sederhana yang mengacu pada PerMen PUPR Nomor 27/PRT/M/2018 (1). Kegiatan sosialisasi ini masih menjadi bagian dari hasil penelitian yang akan dilakukan. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui kekurangan-kekurangan apa saja yang terjadi pada bangunan rumah tinggal di lokasi desa Sungaibuntu sehingga fokus pembahasan sosialisasi akan lebih terarah pada bagian tersebut disamping tetap menyampaikan aspek lainnya. Harapannya dengan adanya sosialisasi ini maka pengetahuan masyarakat akan bangunan rumah tinggal sederhana yang tahan gempa akan meningkat sehingga meminimalisisr potensi kerusakan rumah apabila terjadi gempa bumi. Hal tersebut tentu saja berdampak positif baik bagi keselamatan para warga desa Sungaibuntu maupun dari aspek ekonomi akibat minimnya kerusakan yang terjadi pada rumah tinggal sehingga biaya perbaikan akan seminimal mungkin. Bentuk kegiatan berupa sosialisasi dengan pemaparan dari pihak terkait baik dari pemerintahan yang diwakili oleh Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Karawang serta dari Kalangan Akademisi. Selain pemaparan akan dibuat maket berbentuk rumah tinggal sederhana yang menampilkan bagian-bagian rumah seperti pondasi, kolom, tulangan, dinding dan lainnya agar masyarakat lebih dapat membayangkan tekait rumah tinggal tahan gempa
PENYULUHAN USULAN DESAIN KONSTRUKSI JALAN DI ATAS TANAH LEMPUNG EKSPANSIF LOKASI DESA MALANGSARI KABUPATEN KARAWANG Neneng Winarsih; Rikki Sofyan Rizal; Wahyudin Wahyudin; Aisyah Salimah; Bahar Amal; Alya Savitri; Aldi Dena Kusuma
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4402-4409

Abstract

Desa Malangsari merupakan sebuah desa yang terletak di kecamatan Pedes Kabupaten Karawang dengan luas wilayah 301 Ha yang terdiri dari tanah sawah seluas 292 Ha dan tanah darat sebesar 9.85 Ha. Salah satu permasalahan yang menjadi prioritas adalah rusaknya infrastruktur jalan Desa. Jalan ini berfungsi sebagai salah satu akses untuk mendistribusikan hasil pertanian. Berdasarkan permasalahan diatas, dibutuhkan suatu perencanaan yang baik dalam penanganan infrastruktur jalan Desa Malangsari Kabupaten Karawang. Sosialisasi usulan desain perbaikan jalan dilakukan dengan cara penyuluhan kepada perangkat Desa dan juga perwakilan Masyarakat setempat. Hal ini dikarenakan pemerintah Desa mempunyai program Pembangunan fisik seperti jalan, sehingga dibutuhkan adanya pengembangan kompetensi bagi perangkat Desa untuk mengetahui desain konstruksi jalan yang sesuai dengan kondisi di lapangan. Langkah – langkah yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini diantaranya; 1) Pengambilan sample tanah 2) Membuat desain konstruksi jalan 3) Melakukan observasi awal 4) Melakukan penyuluhan terkait usulan desain konstruksi jalan 5)Melakukan observasi. Dari hasil observasi lapangan dan uji laboratorium yang dilakukan, didapatkan nilai indeks plastisitas sebesar 47% dan jenis tanah tergolong kedalam tanah lempung ekspansif. Usulan desain lapisan jalan yang diberikan yaitu dengan menambahkan batu kapur sebagai lapisan jalan diatas tanah dasar atau menambahakan lapisan membran. Dari hasil wawancara awal kepada perangkat desa, Sebagian besar belum mengetahui pengetahuan dasar seputar infrastruktur jalan. Dengan adanya kegiatan penyuluhan terkait desain infrastruktur jalan ini  dapat meningkatkan wawasan bagi Perangkat Desa mengenai Desain konstruksi jalan diatas tanah lempung ekspansif, hal ini dibuktikan dari hasil wawancara akhir dengan nilai rata-rata peningkatan pengetahuan meningkat sebesar 51,25%.
Perbandingan Analisis Debit Andalan Dengan Data Hujan Satelit Terkalibrasi Dan Tanpa Kalibrasi Suryadi, Cahya; Purnama, Dicki Dian; Amal, Bahar; Sugiarto, Amalia Rizka; Masyita, Nurani; Abdi, Grisela Nurinda; Almayansyah, Afrialdy Ilham; Prastha, Czarthrya Indra; Rahmat, Edrianzah
Jurnal Teknik Sipil Unaya Vol 10, No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/jtsu.v10i2.5504

Abstract

Proses kemajuan penelitian dan pengembangan di suatu wilayah terhambat oleh keterbatasan data curah hujan yang teramati. Sebagai solusi alternatif, teknologi yang dioptimalkan harus digunakan untuk menggantikan data curah hujan observasi. Portal Data CHRS memiliki lima jenis data, dan merupakan salah satu situs yang menyediakan data curah hujan satelit. Penelitian ini membahas debit andalan dari curah hujan satelit yang tidak terkalibrasi dan membandingkannya dengan debit andalan dari curah hujan satelit yang terkalibrasi. Analisis curah hujan wilayah dilakukan dengan metode Thiessen Polygon, analisis debit andalan dilakukan dengan perangkat lunak HEC-HMS dan metode  Hidrograf Satuan Sintetis SCS (HSS-SCS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua jenis data curah hujan harian PERSIANN tanpa kalibrasi dapat memberikan simulasi yang baik untuk debit rendah, namun tidak direkomendasikan untuk analisis debit tinggi.
Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Paving Block dengan Pemanfaatan Sampah Plastik di Posyantek Alamanda 28 Kota Bekasi Dicki Dian Purnama; Bahar Amal; Arnisa Stefanie; Lela Nurpulaela; Dika Nur Kholish; Dimas Bayu AS; Syuraih Amiruddin; Dika Satria; Fajar Eka Subagja
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 4 No 4 (2024): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2024)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/icom.v4i4.5749

Abstract

The community service program focuses on solving environmental problems, especially plastic waste management. This program will provide training and socialization on the technology used to make paving blocks made from a mixture of plastic. With the increasing amount of plastic waste, a creative approach is needed to recycle it and turn it into a useful product. At Posyantek 28 Alamanda, Bekasi City, the community was given training on making paving blocks from a mixture of plastic waste according to SNI 03-0691-1996. The results of the activity showed that the training participants understood the material better and were able to make paving blocks from plastic waste, which produced products that met technical standards. Through its efforts to increase community participation in recycling plastic waste, this program is expected to create new economic opportunities
3D Modeling of Existing Toll Roads with Building Information Amal, Bahar; Purnama, Dicki Dian
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 2 (2023): Menara : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jmenara.v18i2.35742

Abstract

Jalan tol merupakan infrastruktur transportasi yang penting untuk mendukung akses dan mobilitas kegiatan barang dan jasa. Ketersediaan jalan tol sangat penting dalam menumbuhkan ekonomi nasional dan sebagai akses setiap wilayah yang sangat memberikan pengaruh positif terhadap pertumbuhan wilayah. Pada kesempatan ini akan dibahas tentang pemanfaatan aplikasi BIM dengan kebutuhan jalan yang ada, lokasi yang menjadi tempat penelitian ini adalah hasil fotografi udara di jalan tol arah exit pintu tol Karawang Barat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menampilkan bentuk model 3D pada permukaan jalan tol dan menampilkan pemandangan udara secara nyata untuk memberikan informasi transportasi jalan tol untuk seluruh stakeholder sebagai dasar pijakan bagi pemerintah dalam membuat perencanaan peningkatan. Penelitian pada kali ini memakai data point cloud yang diambil dari fotografi udara. Data cloud titik dibuat pemodelan 3D trase jalan dan pemrosesan data survei topografi, kemudian melakukan pemodelan BIM hasil desain dan analisis dalam bentuk 3D. Setelah selesai, maka dapat membuat atau menampilkan model 3D jalan tol, hasil dari penelitian ini adalah pemodelan tiga dimensi jalan tol eksisting dengan menggunakan data point cloud yang diperoleh dari foto udara, dan diolah dengan aplikasi BIM.
Pemanfaatan Potensi Desa Muarabaru dengan Sosialisasi Pembuatan Paving Block dari Abu Sekam Purnama, Dicki Dian; Rizka S, Amalia; Amal, Bahar; Suryadi, Cahya; N, Fatma; K, Neneng; NA, Grisela; A, Syuraih; FG, Maulana; Masyita, Nurani
Civil Engineering for Community Development (CECD) Vol 3, No 2 (2024): Edisi Oktober 2024
Publisher : Department of Civil Engineering Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/cecd.v3i2.27943

Abstract

Berdasarkan data produksi gabah menggunakan publikasi dari Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Tenggara dan Badan Pusat Statistik Kabupaten / Kota se-Sulawesi Tenggara pada tahun 2010 – 2018 menunjukan rata – rata produksi jerami 823.665 ton serta sekam padi sebesar 119.289 ton. Kabupaten Karawang sendiri sudah terkenal sebagai lumbung padi nasional dengan potensi limbah sekam padi yang tentu saja sangat besar. Namun limbah sekam yang banyak tersebut dapat menjadi bencana apabila ditangani dengan baik dan segera. Salah satu inovasi yang telah dilakukan adalah adanya pemanfaatan limbah sekam padi menjadi bahan tambah atau bahan pengganti agregat halus pada paving block. Desa Muarabaru merupakan desa yang berada di tepi pantai dengan mata pencaharian penduduknya mayoritas petani dan nelayan. Bertani dan melaut tentu terbatas pada musim yang terkadang tidak bersahabat. Pendapatan masyarakat seringkali menurun dan tidak ada tambahan pemasukan lainnya. Dengan adanya kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan pembuatan paving block menggunakan limbah abu sekam diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan warga Desa Muarabaru atau pun mengurangi biaya material jika masyarakat akan membangun sebuah bangunan karena masyarakat telah mampu secara mandiri membuata paving block yang berkualitas baik. Kegiatan yang telah dilakukan hinga saat ini berupa sosialisasi pembuatan paving block kepada Masyarakat Desa. Sosilisasi dilakukan dengan memberi materi dan gambaran langsung terkait proses pembuatan paving block. Hasil dari pelaksanaan terdapat peningkatan kemampuan dan wawasan warga terkait proses pembuatan paving block.
Pemanfaatan Potensi Desa Muarabaru Dengan Sosialisasi Pembuatan Paving Block Dari Abu Sekam Di Desa Muarabaru Karawang Dian P, Dicki; Rizka S, Amalia; Amal, Bahar; Suryadi, Cahya; N, Fatma; K, Neneng; NA, Grisela; A, Tata Dyah; DAS, Olivia; Masyita, Nurani
Civil Engineering for Community Development (CECD) Vol 3, No 2 (2024): Edisi Oktober 2024
Publisher : Department of Civil Engineering Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/cecd.v3i2.32086

Abstract

Berdasarkan data produksi gabah menggunakan publikasi dari Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Tenggara dan Badan Pusat Statistik Kabupaten / Kota se Sulawesi Tenggara pada tahun 2010 – 2018 menunjukan rata – rata produksi jerami 823.665 ton serta sekam padi sebesar 119.289 ton (1). Kabupaten Karawang sendiri sudah terkenal sebagai lumbung padi nasional dengan potensi limbah sekam padi yang tentu saja sangat besar. Namun limbah sekam yang banyak tersebut dapat menjadi bencana apabila ditangani dengan baik dan segera. Salah satu inovasi yang telah dilakukan adalah adanya pemanfaatan limbah sekam padi menjadi bahan tambah atau bahan pengganti agregat halus pada paving block. Desa Muarabaru merupakan desa yang berada di tepi pantai dengan mata pencaharian penduduknya mayoritas petani dan nelayan. Bertani dan melaut tentu terbatas pada musim yang terkadang tidak bersahabat. Pendapatan masyarakat seringkali menurun dan tidak ada tambahan pemasukan lainnya. Dengan adanya kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan pembuatan paving block menggunakan limbah abu sekam diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan warga Desa Muarabaru atau pun mengurangi biaya material jika masyarakat akan membangun sebuah bangunan karena masyarakat telah mampu secara mandiri membuata paving block yang berkualitas baik. Kegiatan yang telah dilakukan hinga saat ini berupa sosialisasi pembuatan paving block kepada Masyarakat Desa. Sosilisasi dilakukan dengan memberi materi dan gambaran langsung terkait proses pembuatan paving block. Hasil dari pelaksanaan terdapat peningkatan kemampuan dan wawasan warga terkait proses pembuatan paving block. Based on data on rice production using publications from the Central Statistics Agency of Southeast Sulawesi Province and the Central Statistics Agency of Districts / Cities throughout Southeast Sulawesi in 2010 - 2018, the average straw production was 823,665 tons and rice husks were 119,289 tons. Karawang Regency itself is already famous as a national rice barn with the potential for rice husk waste which is of course very large. However, the large amount of rice husk waste can be a disaster if handled properly and immediately. One of the innovations that has been carried out is the utilization of rice husk waste as an additional material or substitute for fine aggregate in paving blocks. Muarabaru Village is a village located on the coast with the majority of its residents as farmers and fishermen. Farming and fishing are certainly limited to seasons that are sometimes unfriendly. Community income often decreases and there is no additional income. With the community service activities in the form of training in making paving blocks using rice husk ash waste, it is hoped that it can increase the income and welfare of Muarabaru Village residents or reduce material costs if the community is going to build a building because the community has been able to independently make good quality paving blocks. Activities that have been carried out so far are in the form of socialization of paving block making to the Village Community. Socialization is carried out by providing materials and direct descriptions related to the paving block making process. The results of this implementation are an increase in the ability and insight of residents related to the paving block making process.
STRATEGI INOVATIF PENGELOLAAN RISIKO BENCANA HIDROMETEOROLOGI : OPTIMALISASI SISTEM DRAINASE BERWAWASAN LINGKUNGAN (EKODRAINASE) DALAM MENCEGAH BANJIR DAN LIMPASAN PADA ADAPTASI PERUBAHAN IKLIM DI KABUPATEN KARAWANG Bahar Amal; Dicki Dian Purnama; Fatma Nurkhaerani; Alipia Pebrian; Farda Mariam Al Jamilah
Jurnal Pensil : Pendidikan Teknik Sipil Vol. 13 No. 3 (2024): Jurnal Pensil : Pendidikan Teknik Sipil
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jpensil.v13i3.48630

Abstract

Urban drainage is a network system for waste disposal in urban areas that functions to manage or control surface water, so that it does not disrupt or harm the community and provides benefits for human activities. This research aims to create synergy and steps for the implementation of eco-drainage in the urban characteristic conditions of Karawang Regency. The method used involves data collection through observation, interviews, historical data analysis, and mapping based on SNI Number 02-2406-1991 regarding the General Planning Procedures for Urban Drainage. The research results indicate that the Eco drain infrastructure consists of 7 elements, namely rainwater harvesting, infiltration wells, retention ponds, trash filters, bioremediation, biofilters, and water quality treatment using constructed wetlands. Meanwhile, the local government of Karawang Regency does not yet have the infrastructure to implement eco-drainage. After conducting an analysis, it was determined that among the 7 elements of eco-drainage, rainwater harvesting is the most needed to address the issues of flooding and drought in the Karawang area. The research results also include calculations and explanations regarding the Eco drain facilities for rainwater collection on a land scale and environmental/community storage tanks, as well as the quality of rainwater in Indonesia.
SOSIALISASI LAIK FUNGSI RUMAH TINGGAL SEDERHANA DI DESA SUNGAIBUNTU KECAMATAN PEDES KABUPATEN KARAWANG Bahar Amal; Dicki Dian Purnama; Siswadi Siswadi; Ahmad Hilman Hidayat; Aris Setiawan
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4468-4475

Abstract

Bencana alam merupakan suatu peristiwa yang tidak dapat diprediksi dengan pasti dan dapat terjadi sewaktu-waktu. Oleh karena itu, mengantisipasi bencana alam menjadi hal yang sangat penting untuk mengurangi risiko kerusakan dan korban jiwa yang diakibatkan oleh bencana tersebut. Salah satu bencana yang mengancam adalah gempa bumi. Hasil penelitian banyak yang menunjukkan bahwa pengetahuan mengenai spesifikasi rumah tinggal tahan terhadap gempa masihlah minim. Sehingga diperlukan upaya untuk memberikan edukasi berupa sosialisasi laik fungsi bangunan rumah tinggal sederhana yang mengacu pada PerMen PUPR Nomor 27/PRT/M/2018 (1). Kegiatan sosialisasi ini masih menjadi bagian dari hasil penelitian yang akan dilakukan. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui kekurangan-kekurangan apa saja yang terjadi pada bangunan rumah tinggal di lokasi desa Sungaibuntu sehingga fokus pembahasan sosialisasi akan lebih terarah pada bagian tersebut disamping tetap menyampaikan aspek lainnya. Harapannya dengan adanya sosialisasi ini maka pengetahuan masyarakat akan bangunan rumah tinggal sederhana yang tahan gempa akan meningkat sehingga meminimalisisr potensi kerusakan rumah apabila terjadi gempa bumi. Hal tersebut tentu saja berdampak positif baik bagi keselamatan para warga desa Sungaibuntu maupun dari aspek ekonomi akibat minimnya kerusakan yang terjadi pada rumah tinggal sehingga biaya perbaikan akan seminimal mungkin. Bentuk kegiatan berupa sosialisasi dengan pemaparan dari pihak terkait baik dari pemerintahan yang diwakili oleh Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Karawang serta dari Kalangan Akademisi. Selain pemaparan akan dibuat maket berbentuk rumah tinggal sederhana yang menampilkan bagian-bagian rumah seperti pondasi, kolom, tulangan, dinding dan lainnya agar masyarakat lebih dapat membayangkan tekait rumah tinggal tahan gempa