Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Peran Penting Asia Africa Smart City Summit (AASCS) 2015 terhadap Perkembangan Paradiplomasi Kota Bandung Suharyadi, Irsyaad
Global: Jurnal Politik Internasional Vol. 18, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bandung merupakan salah satu kota yang telah menerapkan konsep smart city untuk menghadapi berbagai permasalahan kota. Sayangnya, konsep ini masih terkendala pada ketersediaan dana dan teknologi. Oleh karena itu, Ridwan Kamil sebagai kepala pemerintahan kota Bandung melakukan kegiatan paradiplomasi untuk mempromosikan Smart Kota Bandung. Salah satunya, melalui program 'Mercusuar' Asia Afrika Cerdas Kota Summit (AASCS). Kegitan Asia Afrika Cerdas Kota Summit (AASCS) ini dihadiri oleh 26 walikota di seluruh Asia dan Afrika, dan delegasi dari 39 negara dan mengeluarkan kesepakatan Bandung Declaration on Smart Cities. Dalam penelitian ini, penulis akan menilai manfaat dan AASCS peran dalam kegiatan paradiplomasi Bandung menggunakan teori paradiplomasi yang dipopulerkan oleh Ivo Duchacek (1990), dan membandingkannya dengan prestasi kota lain, seperti Amsterdam dan Bogota. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konferensi internasional seperti AASCS mampu meningkatkan secara signifikan popularitas kota, serta kesempatan untuk mengadakan kerjasama lebih lanjut.
Peran Ijtima Ulama Dunia 2025 Bagi Soft Diplomacy Indonesia Fitria, Arie; Suharyadi, Irsyaad; Fatharani, Fitri; Fauziah, Isti; Inndi Akilah Radhwa Birchly R.J, Unique
Islam Universalia: International Journal of Islamic Studies and Social Sciences Vol 7 No 3 (2026): Islam Universalia
Publisher : Cyber Media Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56613/islam-universalia.v7i3.321

Abstract

Artikel ini bertujuan mengkaji peran Ijtima Ulama Dunia atau World Ulama Gathering dalam mendukung soft diplomacy Indonesia. Setelah vakum selama 16 tahun, kegiatan ini kembali digelar di Provinsi Lampung, Indonesia, pada 28–30 November 2025 dan dihadiri peserta dari 99 negara atas prakarsa Jamaah Tabligh Indonesia. Sebagai forum global, apa kontribusi Ijtima Ulama Dunia terhadap politik luar negeri Indonesia, khususnya dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia? Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis dokumen dengan memadukan teori soft diplomacy dan konsep multi-track diplomacy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ijtima Ulama Dunia tidak hanya kegiatan spiritual, tetapi juga berfungsi sebagai platform dialog strategis antar-pemimpin dan komunitas Islam global. Dalam kerangka multi-track diplomacy, Ijtima Ulama Dunia melibatkan tiga dari sembilan jalur diplomasi, yaitu pemerintah, warga negara (masyarakat sipil), dan aktor keagamaan. Keberhasilan penyelenggaraan kegiatan ini turut memperkuat citra Indonesia sebagai negara yang damai, toleran, dan bersatu, khususnya di mata komunitas Islam global, serta mendukung strategi nation branding Indonesia. Dengan demikian, disimpulkan bahwa Ijtima Ulama Dunia berkontribusi terhadap implementasi soft diplomacy Indonesia, terutama dalam ranah diplomasi keagamaan.
Paradiplomasi sebagai Strategi Inovasi Pemerintahan Daerah: Penjajakan Kerja sama Lampung - Zagreb Suharyadi, Irsyaad; Fitria, Arie; Fatharani, Fitri
Journal of Government and Social Issues (JGSI) Vol 5 No 1 (2025): Desember
Publisher : Government Science Department , Faculty of Social and Political Science - University of Lampung. Journal of Government and Social Issues (JGSI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jgsi.v5i1.44

Abstract

This study analyzes the dynamics of paradiplomacy between Lampung Province and Zagreb City, Croatia. The findings indicate that the LampungZagreb relationship has met the determinant cause and favorable condition stages but has not yet reached the stage of paradiplomatic action that results in formal cooperation. Although the Lampung Provincial Government has demonstrated international engagement and political support, until now there has been no formal agreement, such as a Memorandum of Understanding (MoU) or Letter of Intent (LoI), with the Zagreb Government. The foundation of regional-level international relations between the two regions has only been built through ongoing academic collaboration. Since 2017, collaboration between the University of Lampung, Zagreb University, and Vern University, including joint summer schools, lecturer exchanges, joint research, and the Erasmus+ program, has established a consistent academic network and become a strategic entry point for initiating paradiplomacy. This study provides institutional strengthening of regional foreign cooperation and optimization of established academic networks so that Lampung-Zagreb paradiplomacy can develop into a model of regional government innovation with the potential to be replicated in other regions in Indonesia.
Analysis of Lampung Province's Trade System and Opportunities for Upgrading in Global Value Chains (2014–2024) Suharyadi, Irsyaad; Simon Sumanjoyo Hutagalung; Rara Gusnita Putri
Jurnal Hubungan Internasional Indonesia Vol. 7 No. 1 (2025): JHII Desember 2025
Publisher : Lampung Center for Global Studies (LCGS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jhii.v7i1.118

Abstract

This study takes a close look at Lampung Province in Indonesia, focusing on its trade structure and the exciting growth potential within global value chains (GVCs). Using clear, accessible data from Statistik Perdagangan Luar Negeri Provinsi Lampung 2024, published by BPS Lampung, this report highlights Lampung’s export and import trends from 2014 to 2024. The report identifies key commodities and trading partners, and explores opportunities to upgrade functionality, markets, and social impact. The analysis shows that Lampung currently relies heavily on agro-based exports—mainly vegetable and animal oils, food products, and mineral fuels—and primarily depends on Asian markets, with some encouraging growth in exports to Europe and the Americas in 2024 (BPS Lampung, 2025). Drawing on Global Value Chain theory (Gereffi, 2018), the study proposes a framework to understand how Lampung can move from supplying raw materials to engaging in higher-value activities such as processing, branding, and market access through certification. The findings reveal that, even though export values rose and a surplus was achieved in 2024, manufacturing still accounts for only a small share of total exports, limiting opportunities for functional upgrading. While there has been some progress in diversifying markets toward Europe and North America, exports remain relatively concentrated in a few key regions. The paper offers practical policy recommendations, such as strengthening provincial economic diplomacy, supporting agro-processing industries, implementing certification and traceability systems, and fostering stakeholder collaboration to promote inclusive social upgrading for smallholders and MSMEs. Overall, this research provides valuable insights into subnational GVC development and points to actionable pathways for regional trade growth.
Penguatan Kesadaran Pendidikan Tinggi Bagi Santriwati Diniyyah Putri Lampung: Strategi Pemberdayaan Perempuan dalam Era Global Putri, Rara Gusnita; Fatharani, Fitri; Suharyadi, Irsyaad; Wulandari, Ayu; Soma Ferrer, Vincensius
Ragom Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Ragom: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Program Studi Hubungan Internasional FISIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesenjangan partisipasi perempuan dalam pendidikan tinggi masih menjadi tantangan di berbagai wilayah, termasuk di lingkungan pesantren. Padahal, pendidikan tinggi merupakan instrumen penting bagi pemberdayaan perempuan agar mampu berperan aktif dalam pembangunan di era global. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran santriwati Pesantren Putri Diniyyah Putri, Lampung, terhadap pentingnya melanjutkan pendidikan tinggi sebagai bagian dari strategi pemberdayaan perempuan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui sosialisasi interaktif dan reflektif yang mencakup ceramah motivatif, diskusi kelompok, serta sesi refleksi bersama alumni pesantren yang telah menempuh pendidikan tinggi. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan tingkat pemahaman dan motivasi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kesadaran dan aspirasi santriwati terhadap pendidikan tinggi, disertai penguatan nilai-nilai keislaman yang mendukung semangat belajar sepanjang hayat. Kegiatan ini menegaskan bahwa pesantren memiliki potensi strategis sebagai ruang pembentukan kesadaran kritis perempuan dan pusat pemberdayaan yang berakar pada nilai-nilai moral dan spiritual Islam.