Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Vietnam’s Hedging Strategy in the US–China Trade War: Geo-economic Response During the First Trump Administration Fatharani, Fitri; Choiruzzad, Shofwan Al Banna
Global South Review Vol 7, No 2 (2025): Global South Review
Publisher : Institute of International Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/globalsouth.96751

Abstract

The United States–China trade war placed Vietnam in a strategic yet vulnerable position, as a non-involved country that significantly benefited from trade and investment relocation. This situation contributed to Vietnam’s relative capability growth and created new space for asserting its role in regional economic and political structures. This article analyzes Vietnam’s foreign policy strategy in response to the rivalry between two great powers by applying a geo-economic approach and qualitative research methods. The findings reveal that Vietnam adopts a hedging strategy by undertaking active neutrality, contradictory policy—simultaneously accepting and rejecting dominance—and by diversifying its global partnerships to preserve policy autonomy. Vietnam’s hedging reflects both a function of national interest protection and an effort to leverage the opportunity created by relative capability enhancement amidst structural uncertainty. Thus, hedging emerges as a relevant geo-economic instrument for middle states in navigating major power competition while maintaining strategic space and sovereign decision-making.
Peran Ijtima Ulama Dunia 2025 Bagi Soft Diplomacy Indonesia Fitria, Arie; Suharyadi, Irsyaad; Fatharani, Fitri; Inndi Akilah Radhwa Birchly R.J, Unique
Islam Universalia: International Journal of Islamic Studies and Social Sciences Vol 7 No 3 (2026): Islam Universalia
Publisher : Cyber Media Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56613/islam-universalia.v7i3.321

Abstract

Artikel ini bertujuan mengkaji peran Ijtima Ulama Dunia atau World Ulama Gathering dalam mendukung soft diplomacy Indonesia. Setelah vakum selama 16 tahun, kegiatan ini kembali digelar di Provinsi Lampung, Indonesia, pada 28–30 November 2025 dan dihadiri peserta dari 99 negara atas prakarsa Jamaah Tabligh Indonesia. Sebagai forum global, apa kontribusi Ijtima Ulama Dunia terhadap politik luar negeri Indonesia, khususnya dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia? Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis dokumen dengan memadukan teori soft diplomacy dan konsep multi-track diplomacy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ijtima Ulama Dunia tidak hanya kegiatan spiritual, tetapi juga berfungsi sebagai platform dialog strategis antar-pemimpin dan komunitas Islam global. Dalam kerangka multi-track diplomacy, Ijtima Ulama Dunia melibatkan tiga dari sembilan jalur diplomasi, yaitu pemerintah, warga negara (masyarakat sipil), dan aktor keagamaan. Keberhasilan penyelenggaraan kegiatan ini turut memperkuat citra Indonesia sebagai negara yang damai, toleran, dan bersatu, khususnya di mata komunitas Islam global, serta mendukung strategi nation branding Indonesia. Dengan demikian, disimpulkan bahwa Ijtima Ulama Dunia berkontribusi terhadap implementasi soft diplomacy Indonesia, terutama dalam ranah diplomasi keagamaan.
Paradiplomasi sebagai Strategi Inovasi Pemerintahan Daerah: Penjajakan Kerja sama Lampung - Zagreb Suharyadi, Irsyaad; Fitria, Arie; Fatharani, Fitri
Journal of Government and Social Issues (JGSI) Vol 5 No 1 (2025): Desember
Publisher : Government Science Department , Faculty of Social and Political Science - University of Lampung. Journal of Government and Social Issues (JGSI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jgsi.v5i1.44

Abstract

This study analyzes the dynamics of paradiplomacy between Lampung Province and Zagreb City, Croatia. The findings indicate that the LampungZagreb relationship has met the determinant cause and favorable condition stages but has not yet reached the stage of paradiplomatic action that results in formal cooperation. Although the Lampung Provincial Government has demonstrated international engagement and political support, until now there has been no formal agreement, such as a Memorandum of Understanding (MoU) or Letter of Intent (LoI), with the Zagreb Government. The foundation of regional-level international relations between the two regions has only been built through ongoing academic collaboration. Since 2017, collaboration between the University of Lampung, Zagreb University, and Vern University, including joint summer schools, lecturer exchanges, joint research, and the Erasmus+ program, has established a consistent academic network and become a strategic entry point for initiating paradiplomacy. This study provides institutional strengthening of regional foreign cooperation and optimization of established academic networks so that Lampung-Zagreb paradiplomacy can develop into a model of regional government innovation with the potential to be replicated in other regions in Indonesia.
Penguatan Kesadaran Pendidikan Tinggi Bagi Santriwati Diniyyah Putri Lampung: Strategi Pemberdayaan Perempuan dalam Era Global Putri, Rara Gusnita; Fatharani, Fitri; Suharyadi, Irsyaad; Wulandari, Ayu; Soma Ferrer, Vincensius
Ragom Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Ragom: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Program Studi Hubungan Internasional FISIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesenjangan partisipasi perempuan dalam pendidikan tinggi masih menjadi tantangan di berbagai wilayah, termasuk di lingkungan pesantren. Padahal, pendidikan tinggi merupakan instrumen penting bagi pemberdayaan perempuan agar mampu berperan aktif dalam pembangunan di era global. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran santriwati Pesantren Putri Diniyyah Putri, Lampung, terhadap pentingnya melanjutkan pendidikan tinggi sebagai bagian dari strategi pemberdayaan perempuan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui sosialisasi interaktif dan reflektif yang mencakup ceramah motivatif, diskusi kelompok, serta sesi refleksi bersama alumni pesantren yang telah menempuh pendidikan tinggi. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan tingkat pemahaman dan motivasi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kesadaran dan aspirasi santriwati terhadap pendidikan tinggi, disertai penguatan nilai-nilai keislaman yang mendukung semangat belajar sepanjang hayat. Kegiatan ini menegaskan bahwa pesantren memiliki potensi strategis sebagai ruang pembentukan kesadaran kritis perempuan dan pusat pemberdayaan yang berakar pada nilai-nilai moral dan spiritual Islam.