Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Fraud Detection through Internal Control Systems, Organizational Culture and Ethical Behavior Tiara Rani Santoso; Dwi Hayu Estrini; Ayu Sarah Sulistyawati; Agnes Ivena Engracia
E-Jurnal Akuntansi Vol. 35 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Testing the tendency to commit fraud can be seen from several factors, namely the internal control system, organizational culture and ethical behavior as well as testing the role of accounting information systems in ethical behavior against fraud. Primary data was collected through a survey of 146 respondents given to employees of the Semarang Commissariat Bank Perkreditan Rakyat. Data analysis uses multiple regression path analysis using WarpPLS software. The research results reveal that internal control, organizational culture and ethical behavior have a significant negative effect on the tendency to commit fraud. These results indicate that there is a partial mediation effect on the ethical behavior variable. However, the effectiveness of the accounting information system does not have a moderating effect on ethical behavior on the tendency to commit fraud. This is due to pressure, opportunity and rationalization from employees themselves which can influence the tendency to commit fraud.
Mekanisme Whistleblowing System dalam Memitigasi Motivasi Fraud pada Indikasi Kecurangan Laporan Keuangan Najmuddin, Ahmad Bebin; Estrini, Dwi Hayu; Sulistyawati, Ayu Sarah
-
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecurangan laporan keuangan masih menjadi permasalahan serius di sektor perbankan karena dapat menimbulkan kerugian finansial yang signifikan dan menurunkan kepercayaan publik. Tujuan riset ini untuk menganalisis pengaruh target keuangan, kurang efektifnya pengawasan dan pergantian auditor terhadap kecurangan laporan keuangan dan menguji peran whistleblowing system sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel perusahaan sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021–2024. Pemilihan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling, sehingga diperoleh 168 unit data. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares (PLS) meliputi inner dan outer model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa target keuangan berpengaruh positif terhadap kecurangan laporan keuangan, sedangkan kurang efektifnya pengawasan dan pergantian auditor tidak memiliki pengaruh signifikan. Whistleblowing system terbukti mampu memoderasi hubungan antara target keuangan dan kecurangan laporan keuangan dengan memperlemah pengaruh tekanan keuangan terhadap perilaku kecurangan. Whistleblowing system tidak mampu memoderasi hubungan kurang efektifnya pengawasan dan pergantian auditor terhadap kecurangan laporan keuangan. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan fraud triangle dan implikasi praktis bagi perusahaan perbankan dalam memperkuat pencegahan kecurangan laporan keuangan.