Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Fraud Detection through Internal Control Systems, Organizational Culture and Ethical Behavior Tiara Rani Santoso; Dwi Hayu Estrini; Ayu Sarah Sulistyawati; Agnes Ivena Engracia
E-Jurnal Akuntansi Vol. 35 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Testing the tendency to commit fraud can be seen from several factors, namely the internal control system, organizational culture and ethical behavior as well as testing the role of accounting information systems in ethical behavior against fraud. Primary data was collected through a survey of 146 respondents given to employees of the Semarang Commissariat Bank Perkreditan Rakyat. Data analysis uses multiple regression path analysis using WarpPLS software. The research results reveal that internal control, organizational culture and ethical behavior have a significant negative effect on the tendency to commit fraud. These results indicate that there is a partial mediation effect on the ethical behavior variable. However, the effectiveness of the accounting information system does not have a moderating effect on ethical behavior on the tendency to commit fraud. This is due to pressure, opportunity and rationalization from employees themselves which can influence the tendency to commit fraud.
DAMPAK PENGUNGKAPAN ESG, KOMITE AUDIT DAN PENGALAMAN KERJA TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN Teddy Gunawan; Melisa Anggraini; Ayu Sarah Sulistyawati
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 10 No 1 (2026): Edisi Januari - April 2026
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v10i1.7218

Abstract

Pengungkapan Environmental, Social, and Governance (ESG) serta keberadaan komite audit yang efektif semakin dipandang sebagai mekanisme penting dalam meningkatkan kinerja keuangan dan akuntabilitas perusahaan, khususnya di negara berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pengungkapan ESG dan komite audit terhadap kinerja keuangan perusahaan serta menilai apakah pengalaman kerja komite audit memoderasi hubungan tersebut. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini menganalisis data panel dari 84 perusahaan di negara-negara berkembang di Asia Tenggara selama periode 2015–2023. Analisis regresi berganda digunakan dengan bantuan STATA untuk menguji hipotesis yang diajukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan ESG dan komite audit berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kinerja keuangan, sedangkan pengalaman kerja komite audit berpengaruh positif dan signifikan. Namun demikian, pengalaman kerja komite audit tidak memoderasi hubungan antara pengungkapan ESG, komite audit, dan kinerja keuangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan pengalaman kerja anggota komite audit merupakan hal yang penting untuk memperbaiki kinerja keuangan perusahaan serta berkontribusi pada literatur tata kelola perusahaan melalui penyediaan bukti empiris dari negara-negara berkembang di Asia Tenggara.