Raida Kartina
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

APLIKASI PUPUK KALSIUM DAN LIQUID ORGANIC BIOFERTILIZER TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT Ratih Rahhutami; Raida Kartina; Rianida Taisa; Wika Anrya Darma; Ferziana Ferziana
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 3 (2023): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i3.3077

Abstract

The quality of soil and the availability of nutrients an important role in increasing the gowth and yield of tomato plants. The purpose of this study were to determine the effect of calcium fertilizer, LOB and the interaction between the two as well as to obtain the best concentration of calcium, LOB and a combination of both on the gowth and yield of tomato plants. This study used factorial complete goup randomized design. The first factor was the concentration of calcium: 0 g / l (Ca0) and 2 g / l (Ca1). The second factor was the concentration of LOB: 0 ml/l (P0), 5 ml/l (P1), 10 ml/l (P2), 15 ml/l (P3), and 20 ml/l (P4). The data obtained were analyzed variously at the level of 5%, if there was a significant effect followed by the DMRT test. The results showed that the application of calcium 2 g / l has not been able to increase the gowth and yield of tomato plants and the higher the concentration of LOB given the gowth and yield of tomato plants will increase. The best combination was shown in the treatment of 0 g/l Ca and 15 ml/l LOB. INTISARI Kualitas tanah dan ketersediaan unsur hara berperan penting dalam peningkatan pertumbuhan dan hasil tanaman tomat. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pupuk kalsium, LOB dan interaksi antara keduanya serta untuk mendapatkan konsentrasi terbaik dari kalsium, LOB dan kombinasi keduanya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat.Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) faktorial. Faktor pertama adalah konsentrasi kalsium: 0 g/l pupuk kalsium (Ca0) dan  2 g/l pupuk kalsium (Ca1). Faktor kedua adalah konsentrasi LOB: 0 ml/l LOB (P0), 5 ml/l LOB (P1), 10 ml/l LOB (P2), 15 ml/l LOB (P3), dan 20 ml/l LOB (P4). Data yang diperoleh dianalisis ragam pada taraf 5%, jika terdapat pengaruh nyata dilanjutkan dengan uji DMRT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi kalsium 2 g/l belum mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman tomat dan semakin tinggi konsentrasi LOB yang diberikan pertumbuhan dan hasil tanaman tomat akan semakin meningkat. Kombinasi terbaik ditunjukkan pada perlakuan 0 g/l Ca dan 15 ml/l LOB.
PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN CAISIM (Brassica Juncea L.) YANG DIAPLIKASIKAN BEBERAPA JENIS PUPUK ORGANIK CAIR DENGAN INTERVAL WAKTU YANG BERBEDA Rianida Taisa; Priyadi Priyadi; Raida Kartina
Jurnal Agrotek Tropika Vol 12, No 2 (2024): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 12, Mei 2024
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v12i2.8627

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menguji beberapa jenis pupuk organik cair yang terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman caisim; 2)menganalisis interval waktu pemberian pupuk organik cair yang terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman caisim, dan 3) mengidentifikasi interaksi antara jenis pupuk organik cair dan interval waktu pemberian terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman caisim.  Penelitian ini disusun secara faktorial dalam Rancangan Acak Kelompok.  Faktor pertama adalah jenis pupuk organik cair yang terdiri dari POC 1 dan POC 2,.  POC 1 dibuat dari daun lamtoro 10 kg, bonggol pisang 10 kg,   tanaman rebung 5kg, buah maja 1 buah, air kelapa 1 L, air 20 L, em4 600 ml, serta molase 600 ml.  Sedangkan POC 2 dibuat dari serasah tanaman kacang tanah 10 kg, cangkang telur 5kg, buah maja 1 buah, jagung muda 5kg, air kelapa 10 L, EM4 600 ml, dan molase 600 ml. Faktor kedua yaitu interval pemberian POC (0, 1 kali, 2 kali, dan 3 kali seminggu).  Homogenitas data diuji dengan Uji Barlette, dan aditivitas data dengan Uji Tukey, kemudian dilakukan analisis sidik ragam, dan dilakukan uji nilai tengah dengan menggunakan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5%.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis pupuk organik cair tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman caisim, semakin banyak interval waktu aplikasi POC menyebabkan penurunan terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman caisim, terdapat interaksi yang negatif antara jenis POC dan interval waktu aplikasi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman caisim.