p-Index From 2021 - 2026
2.148
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Lentera
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

DIBALIK TINGGINYA MAHAR PEREMPUAN ACEH PIDIE: SEBUAH POTRET MANIFESTASI PERLINDUNGAN TERHADAP KAUM PEREMPUAN DI ACEH Saiful Ramadhan; Bunga Fonna
Lentera : Jurnal Ilmiah Sains, Teknologi, Ekonomi, Sosial, dan Budaya Vol 5 No 6 (2021): Lentera, Desember 2021
Publisher : LPPM Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel penelitian ini berkenaan dengan masalah mahar didalam masyarakat Aceh Pidie yang merupakan suatu kewajiban bagi setiap laki-laki ketika ingin menikahi seorang perempuan dengan memberikan sejumlah emas atau dalam satuan mayam sebagai bukti keseriusannya terhadap wanita tersebut. Perempuan Aceh Pidie terkenal dengan maharnya yang sangat tinggi. Mahar perempuan Aceh Pidie menduduki peringkat pertama di dalam penentuan mahar terbanyak di Aceh. Artikel penelitian ini akan menguak fakta-fakta dibalik tingginya mahar perempuan Aceh Pidie. Sumber data pada penelitian ini yaitu data yang diperoleh dengan melakukan wawancara terhadap para informan serta sumber tertulis dari beberapa perpustakaan, buku-buku, dan internet.Selanjutnya semua data yang ada diolah dan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fakta dibalik tingginya mahar tersebut adalah sebuah perwujudan kearifan lokal berupa perlindungan terhadap kaum perempuan di Aceh Pidie pasca menikah.
KESELARASAN IMTAQ DAN IPTEK: MEMBANGUN EPISTEMOLOGI PENDIDIKAN ISLAM DAN SAINS BERDASARKAN PARADIGMA QURANI Saiful Ramadhan; Muhammad Iqbal; Muhammad Rizal
Lentera : Jurnal Ilmiah Sains, Teknologi, Ekonomi, Sosial, dan Budaya Vol 5 No 6 (2021): Lentera, Desember 2021
Publisher : LPPM Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan iptek telah memunculkan kesadaran yang kuat pada sebagian pelajar kita akan pentingnya memiliki keahlian dan keterampilan. Utamanya untuk menyongsong kehidupan masa depan yang lebih baik, dalam rangka mengisi era milenium ketiga yang disebut sebagai era informasi dan era bio-teknologi. Hal itu, sekurang-kurangnya telah memunculkan sikap optimis, generasi pelajar kita umumya telah memiliki kesiapan dalam menghadapi perubahan itu. Di sisi lain, memunculkan kekhawatiran terhadap perkembangan perilaku khususnya para pelajar dan generasi muda kita, dengan tumbuhnya budaya kehidupan baru yang cenderung menjauh dari nilai-nilai spiritualitas. Semuanya ini menuntut perhatian ekstra orang tua serta pendidik khususnya guru atau dosen, yang kerap bersentuhan langsung dengan siswa. Kemajuan IPTEK merupakan tantangan yang besar bagi kita. Apakah kita sanggup atau tidak menghadapi tantangan ini tergantung pada kesiapan pribadi masing-masing. Diantara penyikapan terhadap kemajuan IPTEK terdapat tiga kelompok diantaranya yaitu: Kelompok yang menganggap IPTEK moderen bersifat netral dan berusaha melegitimasi hasil-hasil IPTEK moderen dengan mencari ayat-ayat Al-Qur’an yang sesuai.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI PADA MATERI LATAR BELAKANG DAN PROSES MASUKNYA BANGSA BARAT KE INDONESIA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASID LEARNING (PBL) SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2018/2019 DI SMA NEGERI 2 LHOKSEUMAWE Saiful Ramadhan
Lentera : Jurnal Ilmiah Sains, Teknologi, Ekonomi, Sosial, dan Budaya Vol 5 No 6 (2021): Lentera, Desember 2021
Publisher : LPPM Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dengan judul “Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas XI pada Materi Latar Belakang dan Proses Masuknya Bangsa Barat ke Indonesia Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Semester I Tahun Pelajaran 2019/2020 di SMA Negeri 2 Lhokseumawe” yang dilatar belakangi oleh pentingnya penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam menyampaikan materi. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa Kelas XI pada materi Latar Belakang dan Proses Masuknya Bangsa Barat ke Indonesia melalui model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Semester I Tahun Pelajaran 2019/2020 di SMA Negeri 2 Lhokseumawe. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas, dengan dua siklus penelitian yang masing-masing siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, observasi, hasil wawancara, dan refleksi. Instrumen penelitian berupa tes dan lembar observasi. Penelitian ini menggunakan 1 kelas yaitu siswa Kelas XI IPA.4 SMA Negeri 2 Lhokseumawe Tahun Ajaran 2019/2020 yang berjumlah 31 siswa. Penelitian ini dilakukan dengan cara memberikan pre-test pada siswa untuk mengetahui kemampuan awal siswa sebelum pembelajaran, selanjutnya dikenakan perlakuan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada materi Proses Masuknya Bangsa Barat Ke Indonesia selama 2 jam pelajaran dengan 1 kali pertemuan. Setelah selesai pembelajaran, diberikan post-test untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa. Tes akhir tindakan siklus I diperoleh siswa yang tidak mencapai nilai kriteria ketuntasan minimal (KKM) berjumlah 8 orang (25,81%) sedangkan siswa yang mencapai nilai kriteria ketuntasan berjumlah 23 orang (74,19%), hasil observasi terhadap aktivitas peneliti pada tindakan siklus I mencapai skor 68,67% dan hasil observasi terhadap aktivitas siswa pada tindakan siklus I mencapai 67,34%. Sedangkan tes akhir tindakan siklus II diperoleh siswa yang tidak mencapai nilai kriteria ketuntasan minimal (KKM) berjumlah 3 orang (9,68%) sedangkan siswa yang mencapai nilai kriteria ketuntasan berjumlah 28 orang (90,32%), Hasil observasi terhadap aktivitas peneliti pada tindakan siklus II mencapai skor 87,34% dan hasil observasi terhadap aktivitas siswa pada tindakan siklus II mencapai 84,66%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi proses masuknya Bangsa Barat ke Indonesia di kelas X SMA Negeri 2 Lhokseumawe.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK-PAIRSHARE (TPS) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI BILANGAN BULAT DAN PECAHAN PADA KELAS VII/4 SMP NEGERI 2 PEUSANGAN TAHUN PELAJARAN 2019/2020 Saiful Ramadhan
Lentera : Jurnal Ilmiah Sains, Teknologi, Ekonomi, Sosial, dan Budaya Vol 5 No 6 (2021): Lentera, Desember 2021
Publisher : LPPM Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu penyebab rendahnya kualitas pendidikan matematika adalah kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan di sekolah selama ini berorientasi pada guru. Di sisi lain, pada pembelajaran matematika sendiri juga ditemukan keragaman masalah sebagai berikut:Keaktifan siswa dalam mengikuti pembelajaran masih belum tampak, para siswa jarang mengajukan pertanyaan, walaupun guru sering meminta agar siswa bertanya jika ada hal-hal yang belum jelas dan kurang paham, peaktifan dalam mengerjakan soal-soal latihan pada proses pembelajaran juga masih kurang, kurangnya keberanian siswa untuk mengerjakan soal di depan kelas. Untuk mengatasi permasalahan di atas, salah satu usaha yang harus dilakukan guru matematika adalah mengoptimalkan keberadaan siswa sebagai objek dan sekaligus subjek pembelajaran. Karena itu penulis mencoba mengadakan suatu penelitianTindakan kelas yang berjudul” Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa pada Materi Bilangan Bulat dan Bilangan Pecah Kelas VII/4 SMP Negeri 2 Peusangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar dan lembar observasi. Sedangkan pengolahan data menggunakan persentase, kriteria waktu ideal, dan deskripsi skor rata-rata terhadap kemampuan guru mengelola pembelajaran. Hasil pengolahan data pada siklus I menunjukkan bahwa siswa belum tuntas dalam belajar, hal ini terlihat dari hasil belajar siswa yang hanya 73,33% siswa yang tuntas belajar. Namun pada siklus II pembelajaran kooperatif tipe TPS sudah efektif untuk diterapkan. Hal ini berdasarkan hasil penelitian pada siklus II yang menunjukkan bahwa ada tiga aspek efektivitas dari empat aspek yang dinilai efektif, dengan syarat aspek ketuntasan belajar terpenuhi yaitu ketuntasan belajar (siswa tuntas sebanyak 86,67%), kemampuan guru mengelola pembelajaran (setiap aspek berada pada kategori baik dan sangat baik), dan aktivitas siswa (baik). Berdasarkan hasil-hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa “Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share dapatMeningkatkan Prestasi Belajar Siswa pada Materi Bilangan Bulat dan Bilangan Pecah Kelas VII/4 SMP Negeri 2 Peusangan”.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DIRECT INSTRUCTION DALAM UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATERI PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL DI KELAS VIII/5 SMP NEGERI 2 PEUSANGAN TAHUN PELAJARAN 2019/2020 Saiful Ramadhan
Lentera : Jurnal Ilmiah Sains, Teknologi, Ekonomi, Sosial, dan Budaya Vol 5 No 6 (2021): Lentera, Desember 2021
Publisher : LPPM Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan pengalaman penulis selama melaksanakan kegiatan pembelajaran bidang studi matematika di SMP Negeri 2 Peusangan,penulis melihat bahwa bahwa hasil belajar siswa Kelas VIII/5 di sekolah tersebut pada materi persamaan linear dua variabel masih rendah. Alternatif pemecahan masalah yang penulis pilih dalam pelaksanaan penelitian ini adalah dengan cara melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran direct instruction. Pendekatan yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas. Data dalam penelitian ini meliputi (1) hasil tes dan (2) hasil pengamatan (observasi), Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII/5 SMP Negeri 2 Peusangan tahun pelajaran 2019/2020 yang berjumlah 26 orang. Berdasarkan hasil pelaksanaan penelitian yang telah penulis lakukan di kelas VIII/2 SMP Negeri 2 Peusangan tahun pelajaran 2019/2020 menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada materi persamaan linear dua variabel dapat ditingkatkan dengan menggunkan model pembelajaran direct instruction. Hal ini terlihat dari hasil pelaksanaan tes peneliti lakukan, dimana pada pelaksanaan tes awal diperoleh persentase ketuntasan sebanyak 23,08% meningkat menjadi 61,53% pada pelaksanaan siklus I, kemudian meningkat lagi menjadi 84,61% pada pelaksanaan siklus II. Selanjutnya ditinjau dan hasil observasi yang dilakukan oleh 2 pengamat menunjukkan bahwa aktivitas guru mencapai 87,5% ada peningkatan dari siklus I yang hanya 70%. Aktivitas siswajuga mengalami peningkatan mencapai 82,5% sementara siklus I hanya 68,75%. Dari hasil-hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran direct instruction dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materiSistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) di kelas VIII/5 SMP Negeri 2 Peusangan pelajaran 2019/2020.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATERI AKHLAK TERPUJI MELALUI PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DI KELAS II MIS ABEUK JALOH Saiful Ramadhan
Lentera : Jurnal Ilmiah Sains, Teknologi, Ekonomi, Sosial, dan Budaya Vol 6 No 3 (2022): LENTERA, MEI 2022
Publisher : LPPM Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakang oleh rendahnya hasil siswa pada materi akhlak terpuji sehingga peneliti menggunakan model Discovery Learning untuk mengatasi permasalah tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahi peningkatan hasil belajar materi akhlak terpuji melalui pembelajaran Discovery Learning di Kelas II MIS Abeuk Jaloh. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian PTK. Subjek penelitian siswa kelas II MIS Abeuk Jaloh berjumlah 14 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes soal dan aktivitas guru dan siswa. Teknik analisis data menggunakan persentase ketuntasan hasil belajar siswa dan aktivitas. Tahap-tahap penelitian perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil menunjukkan bahwa pada hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 64,29% meningkat menjadi 85,71% pada siklus II. Sedangkan pada aktivitas guru pada siklus I sebesar 81% meningkat menjadi 89% siklus II. Pada aktivitas siswa siklus I sebesar 77% meningkat menjadi 88% pada siklus II. Maka dapat disimpulkan bahwa proses pembelajaran yang dilaksanakan menggunakan model Discovery Learning dapat meningkat hasil belajar siswa kelas II MIS Abuek Jaloh pada materi akhlak terpuji.