Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Dalam Peningkatan Kompetensi Profesional Pendidik Yohamintin Yohamintin; Johar Permana; Diding Nurdin; Suharjuddin Suharjuddin; Ahmad Hafidh Alkaf; Yayah Huliatunisa
Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Continuing Professional Development Program has not received a good response. Elementary school teachers are still not optimal in carrying out research, self-development, creating innovative works, and scientific publications. This study evaluates the professional development program in terms of the principal's role in improving the professional competence of teachers; and to evaluate the process of continuous professional development in improving the professional competence of educators. This study uses a qualitative descriptive approach with a case study design. The subject of this research is the principal and the teacher who teaches at the school. The results showed: 1) that the majority of teachers did not have a structured plan; 2) Implementation of class action research is still low; 3) The development of innovation works to support learning is still low; 4) Implementation of self-development by attending scientific activities on a medium scale; 5) Implementation of scientific paper publications is still very low; 6) Policy support is needed to hold continuous professional development training programs on an ongoing basis; 7) the role of the principal is needed in supervising teacher performance and improving professional competence. In contrast to previous research, this research raises the problems faced by schools with the evaluation of the professional development program and shows the impact and also solutions that can be taken by schools in an effort to improve school quality.
Efisiensi Kinerja Guru: Implementasi Model 3 Miles Stone Improvement Melalui Pelatihan Penguatan Kompetensi Guru SD Yohamintin Yohamintin; Suharjuddin Suharjuddin; Faridatul A’la; Dianita Widya Syaqina; Hasna Khalisahah Fadhilah; Ahmad Hafidh Alkaf
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jabdimas.v9i1.9971

Abstract

Peningkatan mutu pendidikan sangat erat kaitannya dengan kualitas kinerja guru sebagai ujung tombak dalam proses pembelajaran. Guru tidak hanya berperan sebagai penyampai materi, melainkan juga sebagai fasilitator, motivator, sekaligus teladan bagi peserta didik. Namun, masih banyak guru menghadapi kendala dalam penguasaan teknologi, inovasi metode mengajar, dan evaluasi diri berkelanjutan. Di sisi lain, sebagian guru juga belum aktif mengikuti pelatihan daring maupun workshop digital yang sebenarnya dapat meningkatkan keterampilan pedagogik dan penguasaan teknologi pendidikan. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah penguatan kompetensi guru melalui penerapan Model 3 Miles Stone Improvement (MSI) di SDN Teluk Pucung VI Kota Bekasi. Program difokuskan pada tiga aspek, yaitu penyusunan Individual Development Plan (IDP), pelatihan konsep deep learning, serta pemanfaatan aplikasi Canva sebagai media pembelajaran interaktif. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tahapan persiapan dan perencanaan, pelaksanaan kegiatan, evaluasi kegiatan, dan analisis dan pelaporan kemudian dalam tiga sesi pelatihan disertai Pre-Test dan Post-Test untuk menilai efektivitas program. Hasil kegiatan menunjukkan seluruh guru (100%) telah memiliki rencana pengembangan diri, dengan 60,9% berkeinginan melanjutkan studi formal. Pemahaman guru terhadap deep learning meningkat hingga 95,7% dan pengetahuan mencapai 97,3%, sedangkan pemahaman HOTS–LOTS naik menjadi 73,9%. Pelatihan juga memperkuat penerapan 8 dimensi profil lulusan serta penyusunan IDP, meski penelitian tindakan kelas masih perlu ditingkatkan. Dengan demikian, program ini berkontribusi pada peningkatan efisiensi kinerja guru sekaligus memperkuat kesiapan guru menghadapi tantangan pendidikan abad 21.