Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Transformasi Digital Dalam Pengembangan Diklat Untuk Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Aulia Damanik; Nurdahyanti Nurdahyanti; Zuchairunnisa Zuchairunnisa; Abdul Fattah Nasution
Imamah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/jmpi.v2i1.518

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menghadirkan inovasi teknologi disruptif yang mengaburkan batas fisik, digital, dan biologis di semua sektor, serta mengubah cara manusia hidup dan bekerja. Terobosan teknologi menciptakan peluang di bidang ekonomi, sosial, dan pengembangan diri pribadi, namun kecerdasan buatan akan mengambil alih pekerjaan manusia. Kesiapan pembangunan SDM sangat diperlukan untuk menghadapi tantangan di era disrupsi 4.0. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, menganalisis, dan mengkaji strategi pembangunan SDM Kementerian Keuangan dalam menghadapi tantangan di era disrupsi 4.0. Penelitian ini menggunakan jenis metode penelitian kepustakaan dengan pendekatan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi keberhasilan pembangunan SDM bukan sekedar pelatihan, pendidikan, pembinaan, rekrutmen, perubahan sistem, kesempatan, dan penghargaan. SDM Kementerian Keuangan harus meningkatkan kreativitas dan mengubah pola pikir tetap ke pola pikir berkembang, agar siap beradaptasi dan merevolusi diri terhadap perkembangan teknologi yang pesat, sehingga akan tercipta SDM yang unggul, kreatif, dan inovatif, serta adaptif terhadap gempuran revolusi industri 4.0 yang sedang menuju era Society 5.0.
Analisis Visi Misi Lembaga Pendidikan: Studi Kasus MAN 1 Medan Rangga Hasibuan; Isnaini Sapitri Br Purba; Wisnu Fadhilla; Abdul Fattah Nasution
Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya Vol. 3 No. 4 (2024): Desember : Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpbb.v3i4.4617

Abstract

This research examines how the vision and mission in the management of educational institutions, with a focus on MAN 1 Medan. The background of this research stems from the need to improve the quality of human resources in the era of rapid development of science and technology. The method used is a literature study, by collecting and analysing various current literature on the vision and mission of education. The research findings show that a clear and relevant vision serves as a strategic guide in decision-making and educational policy development. In addition, a well-defined mission helps in formulating concrete steps to achieve the vision. The study also emphasises the importance of involving all stakeholders in the vision and mission formulation process so that they can be internalised and accepted by all members of the school community. The purpose of this study is to provide a better understanding of how an effective vision and mission can improve the quality of education and produce globally competitive graduates.
Dampak Penerapan Reward dan Punishment Terhadap Semangat Belajar Siswa di MTs. Ira Dhea Arsita; Nadia Nazah; Zaidan Kholis; Abdul Fattah Nasution
Pedagogik Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/pedagogik.v4i1.1824

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara pemberian reward dan punishment terhadap motivasi belajar siswa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis Pre-Experimental Design dengan bentuk One-Shoot Case Study. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX sebanyak 39 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis uji-T. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian reward dan punishment berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa. Hal tersebut dapat dilihat dari skor rata-rata angket motivasi pertemuan awal dan pertemuan akhir siswa yaitu untuk pertemuan awal sebesar 63,15 sedangkan pada pertemuan akhir sebesar 78,23. Berdasarkan selisih tersebut mengindikasikan bahwa motivasi belajar siswa setelah pemberian reward dan punishment memiliki perbedaan yang signifikan. Hal ini terbukti dengan hasil analisa data statistik "Uji t-Test' yaitu diperoleh nilai tretung (17.230)> tabel (1.686). Hal tersebut membuktikan bahwa hipotesis awal diterima.